Hadiri Undangan Sosialisi Satgas Saber Pungli, BEM KBM IPI Paparkan Permasalahan Pungli di Kabupaten Garut - Kilas Garut News

Hadiri Undangan Sosialisi Satgas Saber Pungli, BEM KBM IPI Paparkan Permasalahan Pungli di Kabupaten Garut

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 18 Februari 2022 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, menghadiri undangan Kementrian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Kemenpolhumkam) Republik Indonesia melalui satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saver Pungli) tentang sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 87 tahun 2016 tentang satgas saber pungli yang dilaksanakan di Ballrom Hotel Santika Kabupaten Garut, Jum’at (18/2/2022) acara dibuka resmi oleh Asisten Daerah 1 Suherman.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Irjen Pol Agung Makbul, sebagai sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat yang merupakan narasumber pertama, dilanjut oleh narasumber kedua dari ombudsman jawa barat memaparkan sosialisasi Perpres Nomer 87 tahun 2016 lalu dilanjut dengan sesi kedua yaitu sesi Forum Group Discussion (FGD).

Pada sesi FGD tersebut BEM KBM IPI Garut melalui Presiden Mahasiswa, Firman Yusup dan Menteri Luar Negeri, Nanan Nugraha memberikan pernyataan banyaknya dugaan pungutan liar di kabupaten Garut yang harus segera di sapu bersih.

Baca Juga :  Tanggap Darurat Bencana Jadi Perhatian Khusus Pemkab Garut Diperpanjang 14 Hari ke Depan 

Menurut Firman Yusup, kini kabupaten Garut terkenal dengan kota pungli.

” Garut saat ini terkenal dengan kota pungli, terbukti dengan maraknya dugaan pungutan liar diberbagai bidang baik di bidang pendidikan, pertahanan maupun dalam pelayanan publik, salah satunya dugaan pungutan liar dalam izin operasional dan juga pelayanan pembuatan E-KTP, hal-hal seperti itulah yang harus di sapu bersih secepatnya” katanya

Lanjut Nanan Nugraha selaku menteri luar negeri juga menilai banyaknya pungutan liar ini berawal dari pelayanan pemerintah yang tidak baik.

“Salah satu titik rawan adanya pungutan liar yaitu dalam pelayanan publik, salah satunya pelayanan administrasi kependudukan, banyak aduan kepada saya bahwa sanya masyarakat sangat resah dengan adanya pungutan liar dalam peroses pembuatan Administrasi kependudukan, dan salah satu permasalahan maraknya dugaan pungutan liar ini berawal dari permasalahan pada layanan pemerintah yang tidak baik dan mempersulit, sehingga saya mengatakan bahwa banyaknya pungutan liar selaras dengan bobroknya pelayanan pemerintah kabupaten Garut” pungkasnya.

Baca Juga :  Polres Garut Polda Jabar Mulai Mempersiapkan Diri Menjelang OPS Ketupat Lodaya 2022

Nanan juga mengatakan pihaknya sangat kecewa dengan tidak hadirnya pemerintah daerah pada kegiatan FGD tersebut.

” Saya sangat menyayangkan pada kegiatan yang baik ini, pemerintah daerah kabupaten Garut yang diundang banyak yang tidak hadir, dan Asda 1 pun hanya hadir saat membuka acara saja, padahal saya berharap beliau hadir pada sesi FGD tersubut, dan ketidak hadiran pemerintah kab. Garut ini apakah mereka sudah paham Perpres ini atau bahkan mereka menghindar, untuk berdialog bersama kami.” ujarnya

Berita Terkait

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul
Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Senin, 13 Juli 2026 - 16:11 WIB

Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:24 WIB

Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!