Garut Masih Di Level 3, Meski BOR Rumah Sakit Berada Dibawah 15 Persen - Kilas Garut News

Garut Masih Di Level 3, Meski BOR Rumah Sakit Berada Dibawah 15 Persen

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 17 Agustus 2021 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Bupati Garut, Rudy  Gunawan menerangkan terkait BOR (Bed Occupancy Rate) pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Kami ini sekarang (BOR) itu dibawah 15 persen ya, jadi kami ini tetap masih menggunakan rumah sakit 500 ya dan beberapa rumah sakit itu kami sekarang kan 700, pasien kita sekarang hanya sekitar 90 orang lah,” kata Rudy Gunawan saat diwawancarai di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (16/8/2021).

Baca Juga :  Pemkab Garut Apresiasi Pelantikan Pengurus DPC APKESMI 2025-2030, Dorong Penguatan Kapasitas dan Inovasi Puskesmas

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini kasus terkonfirmasi Covid-19 sudah menurun drastis sehingga pasien Covid-19 berkurang drastis.

“Artinya bahwa yang terkonfirmasi dan mempunyai gejala berat itu sudah berkurang meskipun kita sekarang kan ke isoter tidak boleh laga ada yang di rumah (melakukan isolasi) secara mandiri. Dan karena rumah sakit kosong, bisa dimasukkan ke rumah sakit tapi misalnya terjadi apa-apa,” ujarnya.

Dengan berkurangnya BOR rumah sakit ini, Rudy optimis bahwa pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Garut bisa turun ke level 2 bahkan ke level 1. Namun demikian, berdasarkan laporan yang diterima dari pemerintah pusat, Garut masih berada di Level 3.

Baca Juga :  Total Denda Pelanggar Selama PPKM Darurat di Garut Capai 100 juta Rupiah Lebih

Sementara itu disisi lain, Bupati Garut menyebutkan bahwa saat ini ketersediaan vaksin di Kabupaten Garut dinyatakan dalam keadaan aman.

“Vaksin aman, vaksin kami mulai di drop dari yang dinas kesehatan, TNI dan Polri jadi perlu disampaikan bahwa kebijakan bapak presiden bahwa pelaksanaan vaksinasi itu tanggungjawabnya dibagi oleh tiga pihak. Oleh Dinas Kesehatan, oleh TNI, oleh Polri tetapi pelaksanaannya dilaksanakan di kabupaten secara bersinergi,” pungkasnya.

Sumber : garutkab.goid.

Berita Terkait

Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H, Bupati Garut Ajak Warga Berani Berubah dan Kenalkan Program Garut Berhaji
AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan
Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas
Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum
Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka
Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 22:07 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H, Bupati Garut Ajak Warga Berani Berubah dan Kenalkan Program Garut Berhaji

Senin, 1 Juni 2026 - 12:44 WIB

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan

Senin, 25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas

Senin, 25 Mei 2026 - 22:09 WIB

Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum

Kamis, 30 April 2026 - 12:53 WIB

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!