dr.Hj Hani Helmi Budiman Jelaskan Kasus HIP AIDS di Rakor Rutin Yang Digelar TP - PKK Kelurahan Ciwalen - Kilas Garut News

dr.Hj Hani Helmi Budiman Jelaskan Kasus HIP AIDS di Rakor Rutin Yang Digelar TP – PKK Kelurahan Ciwalen

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 21 September 2022 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS | TP PKK tingkat kelurahan Ciwalen Kecamatan Garut Kota tengah menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) dalam rangka Rakor rutin yang kerap dilaksanakan,dan hari ini digelar di aula kantor kelurahan Ciwalen, jalan Guntur Garut, pada Rabu (21/9/2022) siang.

Dikesempatan Rakor tersebut. Hadir istri Wakil Bupati Garut yang juga selaku Wakil ketua Tim Penggerak (TP – PKK) kabupaten Garut,dr.Hj Hani Budiman.

Diihadapan para kader TP PKK ,dr.hj Hani Budiman menegaskan, Kader itu sebagai garda terdepan yang bergerak di lingkungan posyandu wilayah masing masing. Terutama bagi ibu hamil”.

Terkait dengan kasus HIP Aids di Garut,kata Hani, sekarang kan angkanya banyak ditemukan, jadi bukan kasus -kasus baru, dan yang mengkhawatirkan justru banyak diantaranya, ibu rumah tangga. Bahkan ibu hamil.

Sehingga saya merasa perlu bahwa,hal ini harus ditindaklanjuti oleh kader yang memang kader itu garda terdepan,dan di sana ada diantaranya yaitu, pemeriksaan ibu hamil,penyuluhan, pendampingan kepada ibu hamil, dan kebanyakan para ibu rumah tangga kemudian ibu hamil ini banyak yang tidak mengerti, darimana mereka dapatnya, yang ternyata, kebanyakan terdapat dari suaminya yang memberikan dengan berisiko tinggi.

Baca Juga :  TNI – Polri, Pemkab Garut, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Gelar Patroli Gabungan Skala Besar

Artinya apakah mereka para pengguna PSK,pengguna narkoba suntik,dan ada juga yang Lsl yang seksual, dimna dia punya keluarga tapi dia juga melakukan hubungan sexsual dengan sesama laki gitu”.jelasnya.

Lanjutnya,yang kami lakukan sekarang ini pertama memberikan pemahaman dulu kepada kader bahwa,kader harus paham dulu. Kalau pelaksanaan screening itu sudah dilakukan oleh puskesmas yang bekerjasama juga dengan kader di tingkat posyandu. Tapi pemahaman ini yang harus diberikan kepada kader. Jadi kalau kader sudah paham dia akan melakukan perlindungan dan pencegahan di lingkungan wilayahnya masing masing.

“Kalau screening memang sudah kejadian nih dilakukan pemeriksaan kemudian baru ketahuan,ketangkep tapi,kalau ada pencegahan kan berarti kalau ada yang perilaku perilaku yang beresiko itu kan langsung dicegah jangan sampai dia bisa menularkan”

Baca Juga :  Polsek Karangpawitan Lakukan Pengecekan TKP Terhadap Beberapa Rumah Akibat Hujan Lebat Dan Angin Puting Beliung

Mengenai keseluruhan angka HIP Aids di kabupaten Garut,menurut Hani angkanya sudah mencapai sekitar 1.300,angka ini adalah penomena gunung es. Jadi yang screening saja atau yang ke diteks oleh pemeriksaan screening. Tapi dibawahnya lebih banyak sebetulnya, apakah itu karena dia masih masa inkubasi, jadi memang dia belum menimbulkan rasa sakit,itu yang pertama”lanjutnya

Yang kedua memang tidak terditeks,dan tidak terditeks itu karena tidak diperiksa makanya ini fungsi dari kader posyandu inilah yang harus bisa memberikan pemeriksaan terutama di kader posyandu sebagai garda terdepan”pungkasnya

Selain dr hj Hani Budiman,dalam kesempatan acara Rakor Rutin turut hadir,Kapus PKM Guntur,Ketua TP PKK tingkat Kecamatan Garut kota,Dewan Pembina PKK (Lurah Ciwalen) Cecep Nurdiansyah,ketua TP PKK kelurahan Ciwalen,KPA Kabupaten Garut,dan para anggota kader posyandu TP PKK tingkat kelurahan Ciwalen lainnya.(Agus*).

Berita Terkait

Aksi Geber Knalpot Brong Tengah Malam Berakhir di Polsek Tarogong Kaler
Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar
Bupati Garut Siapkan Monitoring Digital, Serapan Anggaran SKPD Dipantau Real-Time
Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan
Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul
Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:12 WIB

Aksi Geber Knalpot Brong Tengah Malam Berakhir di Polsek Tarogong Kaler

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:38 WIB

Bupati Garut Siapkan Monitoring Digital, Serapan Anggaran SKPD Dipantau Real-Time

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:24 WIB

Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!