DPRD Prov Jabar Fraksi PAN Enjang Tedi Dampingi Guru P1 PPPK Tapi Batal Penempatan - Kilas Garut News

DPRD Prov Jabar Fraksi PAN Enjang Tedi Dampingi Guru P1 PPPK Tapi Batal Penempatan

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 11 Maret 2023 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Jawa Barat fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Enjang Tedi dampingi para guru honorer yang masuk P1 PPPK tapi dibatalkan penempatannya. 

Menurut Enjang Tedi menuturkan, sebanyak 29 Guru P1 PPPK Batal Penempatan di SMA SMK yang ada di Garut, mereka dianggap gagal lolos sebagai ASN padahal sebelumnya sempat dinyatakan mendapat penempatan.”tuturnya kepada awak media.Jum’at (10/3/2023).

Para guru yang termasuk dalam Prioritas Satu (P1) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengadukan nasibnya ke Anggota DPR Jabar.Para guru honorer yang mengadukan nasibnya tersebut sempat dinyatakan lolos P3K, namun menjelang penetapan namanya dicoret dan dinyatakan tidak lolos”. Jelasnya.

Baca Juga :  Kodam III/Siliwangi Jalin Silaturahmi Dengan Mitra Strategis TNI AD

Lanjut Enjang Tedi, berencana untuk mendengar aspirasi para guru honorer gagal lolos PPPK itu. Maka akan melakukan pendampingan terhadap para guru tersebut.

Pihaknya,kata Enjang sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan meminta agar Pemerintah Pusat tetap meloloskan PPPK yang sempat masuk P1 dan dinyatakan lolos kemarin.

Pembatalan lolosnya para guru yang berjumlah 3.34 ribu (tiga ribu tiga puluh empat) itu merupakan kebijakan pemerintah pusat.”ungkapnya

Menurut salah salah seorang guru honorer yang dibatalkan penempatan sebagai P1 PPPK tahun 2022, mengaku tidak percaya bahwa dirinya yang sempat dinyatakan lolos tapi batal mendapat penempatan sebagai guru PPPK.

Baca Juga :  Penertiban Knalpot Bising di Wilayah Hukum Polsek Leuwigoong

“Saya termasuk dari tiga ribu sekian Prioritas Satu (P1) PPPK yang sempat dinyatakan mendapat penempatan tapi dibatalkan”. Katanya.

Kemudian, lanjut ia, dari 5 orang yang mendapat penempatan (di sekolah yang ia tuju), kenapa hanya saya seorang yang dibatalkan? harapan saya yang sempat dibatalkan agar kembali mendapatkan penempatan dan dicabut pembatalan itu. Saya orang kecil pak yang hanya bisa mengadu kepada para pemimpin” keluhnya.

Berita Terkait

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil
Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!