KILASGARUTNEWS.id|Bertempat di Gedung Lasminingrat, jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut kota,Kabupaten Garut Jawa Barat tengah diadakan kegiatan pelantikan pengurus Pimpinan Cabang (PC) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Se kabupaten Garut pada masa Bhakti 2023 -2028.Kamis (22/6/2023)
Saat kegiatan berlangsung,selain para pengurus PD dan PC DMI Garut,hadir Bupati Garut H Rudy Gunawan,Kabag Kesra Garut, Hj.Mekarwati, Camat Garut kota dan unsur Forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Garut kota lainnya.
Pelantikan yang digelar dengan mengusung tema,”Dalam Upaya Berpartisipasi Aktif Proses Pembangunan,yakni untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa maka Dewan Masjid Indonesia sangat perlu mengoptimalkan peran serta masjid dalam mewujudkan persatuan umat Islam Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Garut,Rudy Gunawan menyampaikan,tentu selaku Bupati Garut saya mengucapkan selamat kepada para pengurus atas pelantikan DMI Se kabupaten Garut.”ucapnya.
Dan ini bagian dari,lanjutnya, bagaimana kita melakukan langkah konkrit dalam rangka menjadikan masjid sebagai tempat beribadah. Masjid adalah bagian terpenting bagi kehidupan umat Muslim. Karena sekarang ini di sekitar masjid banyak rumah -rumah jelek tapi masjidnya itu bagus”ujarnya.
Ia berharap, mesjid adalah bagian yang bisa dijadikan sarana para hablum Minallah dan para habrul minanas,habrull Minnalloh kita mendapatkan 7 derajat, 7 kali kalau kita melakukan shalat berjamaah”harapnya.
Habluminanasnya dimana kita bisa berkomunikasi ditempat yang mulia yaitu di masjid kalau di mesjid insyaallah tidak ada lagi ada kata -kata yang saling menghujat,yang saling menjelekan,atau satu sama lain saling iri dan dengki,karena itu masjid.”ujar Rudy.
Bupati Rudy berpesan,kepada bapak -bapak selaku pengurus dewan masjid di wilayah kecamatan masing -masing bahwa kita harus dan wajib memuliakan masjid itu sebagai hablum minnalloh dan hablum minanar”pesannya.
Saya berharap kata Rudy, jangan lagi ada mesjid yang bocor,jangan ada masjid yang jambannya (WC) bau.
Saya,tambah Rudy,selama 10 tahun jadi bupati Garut,ini perlu dicatat dari berbagai aspirasi baik, Bupati,wakil bupati,dan anggota DPRD tekhnokratif itu untuk membangun masjid lebih dari 100 miliar di kabupaten Garut.
Bupati juga mengatakan,ada masjid Al – Jabar di selatan,itu diminta dari gubernur agar diserahkan ke Garut,dan silahkan nanti oleh DMI bisa diurus lah,dan nanti dikasih anggaran. Karena mesjid bagian dari kehidupan yang tidak boleh tidak diurus.”tandasnya.
Sementara itu Ketua Dewan Muttasya, Rd,H.Aas Kosasih didampingi sekretaris PC DMI Kabupaten Garut,Edi Hariyadi S,Ag.
turut menyampaikan,pertama saya merasa turut bahagia tentu secara pribadi saya mengucapkan, hatur terimakasih kepada pak bupati Garut atas kehadiran di acara pelantikan ini”ucapnya.
Memang seharusnya pelantikan kita ini di tahun 2021 tapi karena pada saat itu sedang adanya pandemi covid 19 sehingga diundur dan terjadilah hari ini yaitu pada hari Kamis tanggal 22 Juni-2023.
Rd Aas berharap,dibentuknya dan dilantiknya pengurus cabang DMI Se kabupaten Garut tentunya,ini dewan masjid sebagai pembinaan. Disamping pembinaannya tidak lepas dari pada istilahnya,DMI itu ada 3 tupoksinya.
Lanjut Aas,pertama Idarroh me managemennya gimana,baik -baik sekali ,mengorganisasikan,dan lain sebagainya. Keduanya Immarroh yaitu memakmurkan masjid,jangan sampai istilahnya,ahli masjid ini ada yang tidak makan ,didorong ekonominya dan lain sebagainya,dan yang ketiga Riayyah, Riayyah itu adalah memelihara jangan sampai kata pak Bupati tadi bahwa,ada WC yang bau dan lain sebagainya.”
Oleh karena itu,tambah Aas,meskipun kami ini istilahnya DMI kabupaten Garut hanya sebagai wadah untuk mendorong agar mesjid -mesjid yang ada di kabupaten Garut bisa terbina dan dibina. Sehingga kami juga bisa bekerjasama dengan forkopimda dan Forkopimcam,sehingga mesjid ini jangan dijadikan untuk sesuatu hal yang jelek bagi bangsa,negara , persatuan dan kesatuan umat.”ujar Rd Aas.
Mengenai yang disampaikan Bupati Garut,Rd Aas mengaku,kita merasa bangga dan bahagia,dan beliau juga barusan mengimpor masukan bahwa,masjid Al-jabar yang ada di selatan Garut itu insyaalloh diberikan kepada pengurus DMI kabupaten yang nanti bisa berkoordinasi dengan Pemda.
Kemudian,masih kata Aas,tadi pak bupati menekankan,jangan sampai istilahnya masjid ini megah tapi jamaahnya itu tidak ada.!
“Walaupun hanya 30 PC DMI Se Kabupaten Garut yang dilantik tapi yang 12 pada kesempatan ini juga hadir,dan mungkin kedepan diharapkan bisa seluruhnya dari 42 kecamatan di kabupaten Garut senantiasa bisa berkelanjutan untuk dilantik”pungkasnya.











