Bupati Garut Lepas Ratusan Calon Jemaah Haji Kloter 22, Dirjen PHU Ingatkan Jaga Kesehatan dan Ritme Ibadah - Kilas Garut News

Bupati Garut Lepas Ratusan Calon Jemaah Haji Kloter 22, Dirjen PHU Ingatkan Jaga Kesehatan dan Ritme Ibadah

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 11 Mei 2025 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur, mendampingi Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama Republik Indonesia, Hilman Latief, melepas 435 jemaah haji dan 7 orang petugas haji dari Kloter 22 Kabupaten Garut yang berlangsung di Halaman Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu malam (10/5/2025).

i

Bupati Garut, Abdusy Syakur, mendampingi Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama Republik Indonesia, Hilman Latief, melepas 435 jemaah haji dan 7 orang petugas haji dari Kloter 22 Kabupaten Garut yang berlangsung di Halaman Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu malam (10/5/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur, mendampingi Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama Republik Indonesia, Hilman Latief, melepas 435 jemaah haji dan 7 orang petugas haji dari Kloter 22 Kabupaten Garut yang berlangsung di Halaman Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu malam (10/5/2025).

Dirjen PHU Kemenag RI, Hilman Latief, dalam sambutannya menyampaikan bahwa hingga saat ini lebih dari 60 ribu jemaah Indonesia telah tiba di Madinah dan sekitar 5 ribu lainnya telah bergeser ke Mekkah. Ia memastikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar meskipun terdapat dinamika konfigurasi penerbangan di tanah air.

Hilman juga menekankan pentingnya kepatuhan jemaah terhadap regulasi, jadwal ibadah, dan pergerakan agar dapat menjaga stamina hingga puncak ibadah haji di tengah cuaca panas.

“Itu kami pesankan juga kepatuhan jamaah terhadap regulasi, jadwal ibadah, kemudian jadwal pergerakannya dan sebagainya agar jamaah bisa bertahan sampai ke puncak haji yang akan memakan energi cukup banyak karena pas panas sekali, itu aja jadi kita harapkan sama seperti yang disampaikan Pak Bupati ini jamaah juga bisa mengatur ritme ibadahnya terutama sebelum pelaksanaan hajinya,” ucapnya.

Baca Juga :  HAB ke-80 Kemenag RI di Garut, Bupati Tekankan Umat Rukun dan Pelayanan Berbasis Inovasi

Terkait isu haji akbar, Hilman menyatakan belum ada informasi resmi dari Kerajaan Saudi Arabia. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah serta antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji, termasuk layanan ramah lansia.

“Kami menyaksikan antusiasme masyarakat yang luar biasa, para pejabat pemerintah di tingkat kabupaten kota maupun provinsi antusias, dukungan terhadap asrama haji juga sangat baik sekali dan insha Allah ini juga memberikan kenyamanan buat jamaah,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menganggarkan kurang lebih 900 juta rupiah untuk membantu pemberangkatan dan kepulangan jamaah haji.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Barnas Adjidin Berdoa Untuk Keselamatan Calon Haji Garut, Kepada Petugas Haji Berikan Pelayan Terbaiknya   

Pihaknya juga telah memberikan bimbingan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan berkoordinasi dengan Kementerian Agama agar jemaah memahami kondisi di Tanah Suci, termasuk suhu dan kelembaban udara.

“(Pesan untuk jamaah) Tadi disampaikan bahwa tolong jaga kesehatannya, dan jangan diforsir, kita harus menjaga ritmenya sehingga nanti pada saat puncak hajinya ini kita bisa melaksanakan secara optimal,” katanya.

Bupati Garut juga berpesan kepada jemaah untuk menjaga kesehatan, tidak memaksakan diri, serta saling mengingatkan, terutama terkait pola makan agar tetap bugar hingga puncak haji.

“Dan juga tadi jaga kesehatan, saling mengingatkan antar jemaah haji, tentang hidup disana yang agak berbeda dengan kita. Saya sampaikan terutama masalah makanan juga jangan ogoan lah, jadi mereka harus mau makan meskipun agak berbeda dari kita supaya mereka tetap dalam keadaan bugar,” tandasnya.

Berita Terkait

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul
Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Senin, 13 Juli 2026 - 16:11 WIB

Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!