Bupati Garut Jadi Pembicara Dalam Rakernas Kemenkes RI - Kilas Garut News

Bupati Garut Jadi Pembicara Dalam Rakernas Kemenkes RI

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 24 Februari 2023 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Rudy Gunawan menjadi salah satu pembicara dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) dengan tema “Implementasi Pilar Transformasi Layanan Primer” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2023).

Selain Bupati Garut, pembicara lainnya, yaitu Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, dr. Maria Endang Sumiwi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Ati Pramudji, dan Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Lice Eka Putra.

Dalam paparannya, Bupati Garut mengungkapkan bahwa Kabupaten Garut memiliki jumlah penduduk yang banyak, maka dari itu pihaknya mencoba menyelesaikan persoalan dari hal yang mendasar seperti kemiskinan dan kesehatan masyararakat.

Ia mengungkapkan, tidak semua masyarakat memiliki akses ataupun keuangan yang baik untuk dapat berobat di fasilitas kesehatan, meskipun saat ini 92% masyarakat di Kabupaten Garut sudah mendapatkan perlindungan melalui BPJS. Maka dari itu, imbuh Rudy, pihaknya ingin memperkuat posisi puskesmas, sebagai bagian bahwa puskesmas memiliki tanggung jawab untuk mengobati masyarakat.

“Tapi puskesmas pun jaraknya jauh dari masyarakat, maka pendekatan-pendekatan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan di antaranya adalah transformasi kesehatan primer dengan membuat Posyandu Prima, menurut saya saya hampir 10 tahun jadi bupati ini adalah langkah yang tepat,” ucap Bupati Garut.

Baca Juga :  Mayat di Selokan Bikin Heboh, Polisi Pastikan Tanpa Luka Kekerasan

Pihaknya sangat mendukung apa yang telah diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), yaitu adanya Posyandu Prima yang dapat mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Nah tentu kita yang sekarang berada di sektor kesehatan, bagaimana ini orang miskin bisa didekatkan, maka dengan adanya integrasi kesehatan primer yang dibangun dengan sistem yang kemarin diuji oleh Ibu Dirjen dari Kecamatan Banjarwangi,” ucapnya.

Adanya pembangunan sistem interagrasi kesehatan primer yang dibangun di Kecamatan Banjarwangi, lanjut Rudy, sangat menguntungkan bagi masyarakat. Ia menambahkan, bahwa posyandu prima sendiri merupakan organisasi yang dibentuk oleh masyararakat, serta pembangunannya dilakukan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD).

Rudy mengungkapkan, dalam hal ini pihaknya hanya mengisi sumber daya manusia (sdm) ataupun tenaga kesehatan yang di angkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan diberi tugas untuk membina posyandu yang ada di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Melalui Kadispora Pemkab Garut Buka Resmi Sekaligus Lepas Kontingen Paperda VI Jawa Barat Tahun 2022

“Kita hanya mengisi sumber daya manusianya, untuk mengisi sumber daya itu maka di Kabupaten Garut ada 1.700 orang yang kita angkat menjadi PPPK, untuk mengisi nanti tenaga-tenaga kesehatan yang ada di posyandu prima dan memberikan tempat untuk bisa membina posyandu-posyandu yang ada di Kabupaten Garut. Kami 1.700 orang, yang tadinya gajinya satu juta, satu juta setengah, sekarang empat juta, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Bupati Garut menerangkan, posyandu prima ini memiliki dampak yang luar biasa. Dalam posyandu prima ini, imbuh Rudy, pihaknya dapat memberikan pelayanan dengan sistem yang terintegrasi dari Kemenkes RI, yang dapat melayani ibu hamil, anak-anak, bahkan lansia.

“Kami (juga) mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 11%, karena kami membeli susu di tengah perjalanan, kami membuat dari BTT membeli susu 8 miliar karena di posyandu diberikan insentif, dan kami pun melakukan pengukuran (balita), dan menimbang badan (balita), sehingga kami by name by address,” tandasnya.

Berita Terkait

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil
Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!