KILASGARUTNEWS.id|Kelompok 17 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Institut Teknologi Garut (ITG) memulai pelaksanaan program kerja di Desa Sukasenang, Bayongbong yang dilaksanakan sejak tanggal 1 -31 Agustus 2023.
Program KKN ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya ITG dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, dengan salah satu program kerja yang fokus pada bidang Pendidikan. Selasa (1/8/2023).
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Pak Nadiem Anwar Makarim, menggarisbawahi pentingnya interaksi dan kualitas pembelajaran di dalam kelas. Ia menyatakan bahwa “Teknologi adalah tools, hanya suatu alat. Kualitas pembelajaran dalam kelas, interaksi antara guru dan murid itu esensinya.
Sejalan dengan visi tersebut, kelompok 17 KKN ITG memilih tema “Mengajar Ceria” untuk program kerja Pendidikan mereka. Tujuan utama dari program ini adalah untuk memberikan semangat belajar kepada anak-anak yang bersekolah di RA Al-Musthofa, MI Al-Musthofa, serta SDN 1 & 2 di Desa Sukasenang.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Kelompok 17 KKN ITG merancang serangkaian kegiatan yang penuh semangat dan interaktif. Kelompok 17 berkomitmen untuk membantu meningkatkan motivasi belajar anak-anak melalui pendekatan yang ceria dan inovatif. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain yaitu pembelajaran interaktif.
Adapun untuk pelaksanaannya yaitu Mahasiswa KKN berkolaborasi dengan guru-guru di sekolah untuk menyelenggarakan pembelajaran interaktif dengan menggunakan media yang menarik. Kami Kelompok 17 menggabungkan elemen permainan, serta teknologi ringan untuk membuat suasana belajar lebih menyenangkan.
Cerita Inspiratif juga menjadi sebuah alternatif Kami untuk membuat siswa/I lebih interaktif. Dalam aktualisasinya Mahasiswa KKN Kelompok 17 berbagi cerita inspiratif dan motivasi kepada anak-anak, mendorong mereka untuk memiliki mimpi dan tekad yang kuat dalam meraih pendidikan yang lebih baik.
Program “Mengajar Ceria” ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan anak-anak di Desa Sukasenang. Kami sebagai kelompok 17 dengan antusiasme menghadirkan semangat belajar yang baru dan menyenangkan bagi anak-anak. Selain itu, kerja sama erat dengan guru-guru setempat juga menjadi kunci keberhasilan program ini.
Pihaknya berharap bahwa semangat belajar yang telah ditanamkan melalui program “Mengajar Ceria” ini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif dalam perjalanan pendidikan anak-anak di Desa Sukasenang.
Dengan keterlibatan aktif dalam masyarakat, kelompok 17 KKN ITG berharap dapat melanjutkan kontribusi bermanfaat dalam berbagai bidang untuk kemajuan bersama demi Pendidikan yang lebih baik.
“Terima kasih atas perhatian dan dukungannya. Semoga program “Mengajar Ceria” ini dapat membantu meningkatkan motivasi belajar anak-anak sehingga dapat menciptakan generasi masa depan yang lebih baik melalui Pendidikan”ucap ketua koordinator KKN ITG.
(Deden Kurnia*).












