Banyak Lansia Duafa Belum Pernah Terima Bantuan, Untuk Memastikan Anggota DPRD Garut Ini Akan Blusukan - Kilas Garut News

Banyak Lansia Duafa Belum Pernah Terima Bantuan, Untuk Memastikan Anggota DPRD Garut Ini Akan Blusukan

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 8 Juni 2022 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Berdasarkan info warga,menurut anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan, bahwa di wilayah Kecamatan Garut kita ada ratusan orang lanjut Usia (lansia) yang memang belum pernah menerima bantuan dari manapun, dan besok ia berjanji akan blusukan turun ke lapangan untuk mencari kebenaran”jelasnya kepada wartawan saat menggelar reses masa sidang II tahun 2022 di Aula kantor Kelurahan Margawati,kecamatan Garut Kota,Kabupaten Garut. Selasa (07/6/2022).

Usai Reses,lanjut Yudha mengungkapkan, reses ini merupakan hari ketiga di tiga lokasi. Kemarin saya di desa Sukamurni, Desa Sukamaju Kecamatan Cilawu berikut hari ini di Kelurahan Margawati,dan besok di kelurahan Sukamantri. Kemudian lanjut ke Desa Mekarsari serta terakhir di Desa Wanajaya Kecamatan Wanaraja”terang Yudha

Untuk hari ini di Kelurahan Margawati memang yang pertama itu adalah infrastruktur,dan Tadi ada beberapa Jalan Poros yang menghubungkan beberapa Kampung, beberapa RW kemudian juga yang perbatasan dengan Kecamatan Cilawu. Mereka membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah. Karena mereka sangat terbatas. Sesuai dengan yang tertentu di undang-undang pemerintahan daerah nomor 23 tahun 2014 bahwa,pasilitas umum sarana prasarana fisik di kelurahan itu sebenarnya harus menjadi perhatian khusus dari SKPD terkait,dan kita akan komunikasikan dengan Disperkim dan Dinas PU PR,Bapeda,dan kepala TPAPD berkaitan masih banyaknya pembangunan yang diperlukan.”ujarnya

Kemudian yang ke dua juga,lanjut Yudha, tadi ada beberapa dari pemerintahan RW curhat juga termasuk dari ibu -ibu kader bahwa di kelurahan Margawati ini masih banyak lansia yang tidak mendapatkan bantuan apapun.”Lansia duafa. Maka saya tantang besok dari pagi sebelum reses akan turun blusukan untuk menipentalisir apakah berapa lansia,dan saya akan menta dinas Capil ijin perekaman,karena ada beberapa warga penduduk yang tidak memiliki data penduduk”

Baca Juga :  Polres Garut Kawal Guru PPPK Saat Audiensi di Gedung DPRD Garut

“Nah,ini harus menjadi perhatian yang serius.,dan saya besok akan blusukan untuk memastikan apakah memang benar hal itu ada”agar nanti ada perbaikan dari dinas terkait. Karena menanggulangi kemiskinan itu harus berbasis data maka nantinya bila ada bantuan itu pastinya akan tepat sasaran”.

Selain itu juga,tambah Yudha,barusan saya menampung aspirasi masukan dari ibu -ibu kader posyandu yang ada di luar Margawati. Mereka ingin ada sesi semacam Parenting class khusus orang -orang tua yang balita stunting. Hanya saja saat ini kan belum selesai karena penimbangan di kelurahan Margawati baru 4 RW dan besok 8 RW. Tapi kalau di kelurahan Cimuncang sudah tahu dan Cimuncang itu tinggi juga kita prihatin,dan harus ada perhatian dari pemerintahan daerah. Karena Cimuncang ini dari 706 balita yang ditimbang 246 stunting sekitar 34% tinggi yang tentu kita sangat prihatin di kecamatan Garut kota ini.

Nah,nanti kita akan sampai kan aspirasi dari kader -kader posyandu yang ada di Margawati mereka ingin ada sesi farating Klass khusus ibu -ibu yang balita turun stunting. Kita nanti akan komunikasi ke pemerintahan Daerah, ke ke Dinkes apakah dimungkinkan dan sebagai anggota dewan juga yang inyaalloh juga kan seperti beberapa waktu lalu tentu akan ada edukasi terhadap warga yang kecilnya nanti kita akan ada pemberian makanan tambahan juga. Yang paling penting edukasi itu”tandas Yudha

Terutama edukasi yang paling penting itu mungkin dari beberapa yang nanti saya minta pemerintah kelurahan bikin proposalnya.Seperti tadi kan ada bangunan Posyandu, ada jalan lingkungan, ada juga Teteh itu kan ada cuman TPT ada juga gak ada inase kita minta Kelurahan untuk bikin proposalnya ada saya Masukkan akun SPPD juga membutuhkan proposal dari bapaknya kelurahan itu saja terima kasih

Baca Juga :  Ibu Empol Mengundurkan Diri Jadi Penerima PKH,Yudha Puja Turnawan dan dr.Helmi Hormati dan Apresiasi

Masih ditempat yang sama,kepala kantor Kelurahan Margawati Kecamatan Garut Kota,Yudi Sugiarto mengaku,kami atasnama pemerintahan kelurahan tentunya sangat mengapresiasi sekali atas kehadiran anggota DPRD Garut fraksi PDI Perjuangan,apresiasi setinggi -tinggunya terhadap Bapak Yudha Puja Turnawan”

“Saya apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bapak dewan yang sudah mencurahkan baik segala tenaga termasuk materi untuk warga,khususnya di kelurahan Margawati, dari RW 1 sampai 27 ke arah yang lebih baik, tentu kita sangat apresiasi setinggi-tingginya”ujar Yudi

Dengan adanya Reses ini,Yudi berharap, mudah-mudahan ada perubahan, sedikitnya untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkat perekonomian UMKM di Kelurahan Margawati sesuai dengan yang mereka ajukan pada hasil musrembang tingkat RW dan dilaksanakan di kelurahan setiap akhir tahun.”

Demikian juga semua yang menjadi aspirasi masyarakat senantiasa dapat ditindaklanjuti baik melalui Pemda Garut salahsatunya bantuan untuk penanganan ibu-ibu kader dimana ada 100 sebuah Posyandu dari jumlah 2.700.

Mudah-mudahan warga masyarakat Margawati terdongkrak hingga dapat mengurangi angka dari kemiskinannya, baik dari sisi kesehatan, perekonomian, maupun kebutuhan lain”harapnya

Sekali lagi saya sampaikan,atas segala bentuk kepedulian serta bantuan yang tengah diberikan oleh bapak Yudha Puja Turnawan,kami atas nama warga kelurahan Margawati mengucapkan banyak terimakasih”ucapnya

“Anggota DPRD Dapil 1 fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan hari ini Sudah ketiga harinya menggelar Reses masa sidang II tahun 2022 dengan mengusung tema,”Ayo Dukung Percepatan Penurunan Stunting dan Penurunan Angka Kemiskinan di Garut”(Agus*).

Berita Terkait

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan
Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan
Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah
Dibina, Bukan Dipenjara: Cara Humanis Polsek Cibatu Tangani Pelajar Penjual Miras
Antara Data dan Realita, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) AL Usman Kembali Salurkan Kursi Roda 3 in 1 Bagi Penyandang Disabilitas di Karangpawitan
Dari Polisi untuk Kemanusiaan, Donor Darah di Garut Disambut Antusias
Program MBG di Garut Terus Dievaluasi untuk Pelayanan Maksimal
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:02 WIB

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA

Sabtu, 18 April 2026 - 11:58 WIB

Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 18 April 2026 - 11:14 WIB

Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan

Sabtu, 18 April 2026 - 11:11 WIB

Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah

Sabtu, 18 April 2026 - 08:41 WIB

Antara Data dan Realita, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) AL Usman Kembali Salurkan Kursi Roda 3 in 1 Bagi Penyandang Disabilitas di Karangpawitan

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:11 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!