Apdet Kasus Difteri, Sekdinkes Garut Sebut Sekarang Ada 5 KasusTerkonfirmasi Positif Difteri - Kilas Garut News

Apdet Kasus Difteri, Sekdinkes Garut Sebut Sekarang Ada 5 KasusTerkonfirmasi Positif Difteri

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 22 Februari 2023 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut telah menetapkan bahwa kasus penyakit difteri di Kabupaten Garut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati (Kepbup) Garut nomor 100.3.3.2/KEP.91-DINKES/2023, tanggal 20 Februari 2023, tentang Penetapan KLB Penyakit Difteri.

Sekertaris Dinas Kesehatan (Sekdinkes)Kabupaten Garut,dr.Hj.Leli Yuliani mengatakan,saat ini (sekarang)kasus difteri,kemarin 2 kasus,dan sekarang ada 5 kasus terkonfirmasi positif Difteri,hal itu berdasarkan informasi dari hasil Labkesda provinsi.”ungkap Leli kepada awak media saat ditemui diruang kantornya.Rabu (22/02/2023).

Lebih lanjut Leli menyampaikan,
memang sekarang itu ada perubahan – perubahan, dan yang sudah terkonfirmasi positif difteri. Kemarin 2,usia 7 tahun dan19 tahun,mereka diisolasi mandiri di rumahnya.

Hari ini bertambah jadi ada 5 kasus yang dinyatakan terkonfirmasi positif Difteri, diantaranya,ada 4 dari Desa Sukahurip,dan 1 dari wilayah Tarogong”terangnya.

Kemudian yang dirawat di RSUD dr Slamet itu ada 3 orang,dan yang kontak erat ada 55 orang. Itu variatifnya kebanyakan 15 tahun ke bawah.

Baca Juga :  Polsek Telagasari Polres Karawang Polda Jabar Gelar Patroli PREKAT Malam Hari Di obyek Vital

Leli menyebutkan,nanti hari Senin kita akan lakukan ORI (Out Break Resport Imunisesion), jadi memang imunisasi yang dilakukan karena adanya satu KLB.”

Sebetulnya KLB itu tergantung penyakitnya. Tapi secara umum apabila ditemukan sebagai penyakit yang sudah lama tidak muncul tapi sekarang muncul lagi, misalnya, itu ada peningkatan kasus dalam kurun waktu ,misalnya dalam kurun 3 waktu berturut turut pada peningkatan kasus, nah itu bisa 2X lipat -3 kali lipat. Apalagi ketika ada yang meninggal, itu bisa disebut KLB.”katanya

Kalau untuk Difteri sebetulnya, ketika muncul ada 1 kasus yang positif, itu sudah kLB.
Jadi memang itu macam – macam kriterianya yang disebut KLB.

Baca Juga :  Antisipasi Laka Lantas Polsek Garut Kota Polres Garut Giat Rawan Pagi Jalan Pasundan

Kalau sekarang (siang ini) ada di desa Sukahurip,dan memang ada juga di wilayah lain,di Tarogong namun itu sedang kita evaluasi.

Lanjutnya,bagi masyarakat, yang pertama itu agar untuk melengkapi status imunisasinya, anak-anaknya. Terutama harus dilihat lagi status imunisasinya bagaimana, Nah kalau belum lengkap segera menghubungi Puskesmas ya.

Kemudian juga harus hati-hati. Apabila ada gejala-gejala yang mengarah ke pernapasan atau ke Difteri yang di sana itu seperti demam,ganguan di tenggorokan.

“Nah itu harus segera melapor ke Puskesmas, dan juga di samping itu memang kita harus jaga jaga terhadap protokol kesehatan ya. Karena bakteri itu juga menular lewat percikan ludah, sehingga bisa menular lewat batuk, bersin kemudian berbicara, dan juga penggunaan alat makan bersama,itu juga harus hati – hati”pungkasnya.

Berita Terkait

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan
Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan
Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah
Dibina, Bukan Dipenjara: Cara Humanis Polsek Cibatu Tangani Pelajar Penjual Miras
Antara Data dan Realita, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) AL Usman Kembali Salurkan Kursi Roda 3 in 1 Bagi Penyandang Disabilitas di Karangpawitan
Dari Polisi untuk Kemanusiaan, Donor Darah di Garut Disambut Antusias
Program MBG di Garut Terus Dievaluasi untuk Pelayanan Maksimal
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:02 WIB

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA

Sabtu, 18 April 2026 - 11:58 WIB

Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 18 April 2026 - 11:14 WIB

Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan

Sabtu, 18 April 2026 - 11:11 WIB

Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah

Sabtu, 18 April 2026 - 08:41 WIB

Antara Data dan Realita, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) AL Usman Kembali Salurkan Kursi Roda 3 in 1 Bagi Penyandang Disabilitas di Karangpawitan

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:11 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!