Kabupaten Garut Dipilih Menjadi Tempat Dilaksanakannya KTN - Kilas Garut News

Kabupaten Garut Dipilih Menjadi Tempat Dilaksanakannya KTN

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 8 September 2022 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melaksanakan penandatangan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani), dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Buana Mukti tentang Pemanfaatan Hutan dalam rangka Sinergitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme melalui Program Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) di wilayah Kabupaten Garut.

Perwakilan 3 instansi tadi diterima secara langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (7/6/2022).

Bupati Garut menyebut jika kerja sama antara pihaknya dengan BNPT, Perum Perhutani, dan LMDH Buana Mukti merupakan perjanjian kerjasama konkret, dan merupakan bagian dari sinergitas yang baik atau pentahelix di bawah koordinasi BNPT.

“Jadi kesejahteraan itu dinyatakan sebagai salah satu cara untuk bisa menekan angka-angka yang berhubungan dengan intoleransi dan radikalisme,” ujar Bupati Garut ketika diwawancara seusai pelaksanaan penandatangan MoU.

Ia menjelaskan, melalui nota kesepakatan ini, kesejahteraan yang dimaksud dibangun di sekitar hutan terlebih dahulu, sehingga untuk meningkatkan kesejahteraan tersebut memerlukan media tanah, maka di sini hadir Perum Perhutani dan LMDH Buana Mukti.

Baca Juga :  Dilema Bantuan Provinsi Jabar: Lahan Hutan Kota dan Rawan Bencana, Wabup Garut Minta Lokasi SLB Dievaluasi Total

“Kan bukan kami saja yang kata pak jendral tadi, bisa jadi ada NGO-NGO lain yang mau, misal (dari) perbankan (atau) human society yang ada. Nah Garut ini coba, nanti kan misalkan ini ada yang sudah ikrar NKRI ya penyintaslah dari itu (intoleransi dan radikalisme), berkolaborasi supaya mereka juga mendapatkan jaminan kehidupannya,” jelasnya.

Dengan hal tersebut juga, imbuh Rudy, diharapkan para penyintas tadi tidak memikirkan hal lain lagi, namun bisa masuk kembali ke dalam situasi masyarakat yang normal.

“(Seperti) bertani, berternak ikan, termasuk di dalamnya adalah kita ingin membangun memanfaatkan lahan yang ada sesuai ketentuan (dan) dibuatkan sejahtera,” imbuh Rudy.

Sementara itu, Sekretaris Utama BNPT, Mayjen TNI Dedi Sambowo mengatakan, kunjungannya kali ini adalah sebagai bentuk tindak lanjut dari soft launching KTN Harumansari, yang kemudian diimplementasikan dalam bentuk kerja sama dengan Bupati Garut.

Baca Juga :  Polres Garut Jum,at Curhat di Mesjid Fatimah Pakenjeng

“Tujuannya siapa berbuat apa, nanti biar jelas di lapangan, dari bapak apa, dari saya apa, kemudian dari perusahaan nya apa, dan selanjutnya mengatur program kedepannya itu seperti apa,” ucap Mayjen TNI Dedi.

Ia mengatakan, tak hanya di Kabupaten Garut, KTN ini juga dilaksanakan di 5 tempat lainnya diantaranya adalah di Jawa Tengah yang berlokasi di Temanggung dan di Jawa Timur yang berlokasi di Malang.

“Kemudian ada di Nusa Tenggara Barat, dan ada di Sulawesi tengah, itu tepatnya di Morowali. Semua sama kegiatannya, ada warung NKRI, ada KTN, Kawasan Terpadu Nusantara,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan, dipilihnya Kabupaten Garut sebagai tempat dilaksanakannya KTN adalah karena Garut dinilai sebagai salah satu daerah yang sangat baik untuk pengembangan wilayah KTN.

“Indonesia tuh bisa menjadi negara besar karena kita punya sumber daya alam, kita punya sumber daya manusia, udah gitu kita punya daerah yang cukup luas untuk bisa mengelola dan mengerjakan semuanya tadi,” tandasnya.(red*).

Berita Terkait

Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan
Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan
Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas
Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz
Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih
Rambu Sudah Terpampang, Pelanggaran Masih Terjadi: Warga Soroti Pengendara Lawan Arus di Jalan Siliwangi Garut
Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut
HUT ke-81 TNI, Kapolres Garut Sambangi Makorem 062/TN: Sinergitas Makin Erat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!