KILASGARUTNEWS.id|Penantian panjang itu akhirnya berujung pada kepulangan yang paling menyakitkan. Iyus, warga Kampung Panyingkiran RT 01 RW 07, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, korban tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8, akhirnya kembali ke tengah keluarganya.
Namun, kepulangannya pagi ini, 3 Oktober 2026, bukan seperti yang selama ini diharapkan. Bukan dengan senyum, bukan dengan sapaan, dan bukan untuk kembali berkumpul bersama keluarga. Iyus pulang dalam keadaan telah tiada.
Tangis pecah. Kesedihan mendalam menyelimuti rumah duka ketika keluarga menerima kedatangan jenazah almarhum. Suasana haru juga dirasakan warga yang sejak awal mengenal Iyus sebagai sosok yang baik, sederhana, dan dekat dengan masyarakat.
Di kampungnya, Iyus bukan hanya dikenal sebagai seorang warga. Almarhum dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua RW 07. Sosoknya dikenal memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
Kepergian Iyus pun meninggalkan luka yang dalam bagi warga Kampung Panyingkiran.
Hari ini, kampung itu kembali menerima seorang warganya. Tetapi bukan untuk menjalani hari-hari seperti biasa, melainkan untuk mengantarkan seorang putra terbaiknya menuju tempat peristirahatan terakhir.
Jenazah almarhum kemudian langsung dimakamkan di TPU Kondang. Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana penuh duka, diiringi doa serta isak tangis keluarga dan warga yang datang memberikan penghormatan terakhir.
Iyus merupakan anak bungsu dari empat bersaudara, putra pasangan Bapak Adang dan Ibu Icah.
Bagi keluarga, kepergian Iyus bukan sekadar kehilangan satu anggota keluarga. Ada sosok anak, saudara, dan orang terkasih yang kini hanya tinggal kenangan.
Tragedi KM Virgo Transport 8 kembali menyisakan kisah pilu. Di balik setiap korban, ada keluarga yang menunggu dengan harapan, ada rumah yang merindukan kepulangan, dan ada orang-orang terkasih yang akhirnya harus belajar menerima kehilangan.
Pagi ini, penantian keluarga Iyus telah berakhir.
Ia telah kembali ke rumahnya.
Tetapi kali ini, untuk selamanya.
Semoga almarhum Iyus mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal kebaikannya, serta dilapangkan alam kuburnya.
Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan, Kang Iyus. Kebaikanmu akan tetap hidup dalam ingatan orang-orang yang pernah mengenalmu.
(red)




























