KILASGARUTNEWS.id|Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., meninjau langsung lokasi bencana alam tanah longsor yang terjadi di Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1/2026).
Kunjungan Pangdam III/Siliwangi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab TNI dalam membantu penanganan bencana alam, sekaligus memastikan proses pencarian dan evakuasi korban berjalan optimal di lapangan.
Bencana tanah longsor ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisarua sejak Jumat (23/1/2026) pagi hingga malam hari secara terus-menerus. Akibatnya, sekitar pukul 03.00 WIB terjadi longsoran yang menghancurkan kurang lebih 30 unit rumah warga.
Dalam peninjauan tersebut, Pangdam III/Siliwangi didampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kapolda Jawa Barat, Wakil Bupati Bandung Barat, para Asisten Kasdam III/Siliwangi, para Direktur Polda Jawa Barat, Dandim 0609/Cimahi, Danden Intel Kodam III/Siliwangi, Kapolsek Cisarua, serta Danramil Cisarua.
Berdasarkan data sementara, bencana longsor ini berdampak terhadap 34 kepala keluarga dengan total 113 jiwa. Hingga Sabtu sore, 23 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, 7 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 83 warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Proses pencarian dan evakuasi melibatkan Babinsa Kodim 0609/Cimahi, Bhabinkamtibmas Polres Cimahi, Tim SAR SPN Cisarua, BPBD Kabupaten Bandung Barat, Tagana, serta para relawan. Namun demikian, proses evakuasi terpaksa dihentikan sementara pada pukul 18.30 WIB akibat kondisi malam hari dan faktor keselamatan petugas, dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi.
Pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Bandung Barat masih terpantau cukup tinggi.
(Pendam III/Siliwangi)












