Minyak Goreng Langka, Bupati Garut Sebut Masyarakat Tidak Melakukan Panic Buying - Kilas Garut News

Minyak Goreng Langka, Bupati Garut Sebut Masyarakat Tidak Melakukan Panic Buying

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 16 Maret 2022 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Bupati Garut, Rudy Gunawan, didampingi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut, melakukan peninjauan ketersediaan minyak goreng di sebuah distributor minyak goreng kemasan premium yang berlokasi di Jalan Sudirman, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (16/3/2022).

Bupati Garut mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dalam menyikapi langkanya minyak goreng di lapangan. Ia mengatakan, pihaknya akan memastikan ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Garut, terlebih ketika menjelang bulan puasa dan idul fitri.

“Jadi kami harap masyarakat Garut jangan terlalu panik dengan masalah yang berhubungan minyak goreng ini, jadi sekarang ini ada dua persoalan. Pertama, mungkin saja stok itu berada di rumah tangga ya, karena panik (ada yang) beli 2 beli 3 beli 4 gitu, tapi di sisi lain kita pastikan untuk wilayah Kabupaten Garut menjelang bulan puasa dan idul fitri kami (akan) melakukan pengecekan,” imbaunya.

Rudy menegaskan, di Kabupaten Garut tidak ada supplier maupun distributor yang menimbun minyak, apalagi saat ini sudah ada Satgas Pangan bentukan dari Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Baca Juga :  Polisi Menduga Kebakaran di Karyamekar Kebocoran Gas Elpiji, Dua Rumah Rusak Dua Orang Alami Luka Bakar

“Jadi saya mohon masyarakat juga tidak usah panik dan kita akan melakukan langkah-langkah di lapangan, tentu ini juga kita sudah melakukan koordinasi karena sekarang itu ada Satgas Pangan dari Mabes Polri, jadi pengendaliannya untuk yang ya nimbun-nimbun dan lain sebagainya saya kira tidak ada lah, di Garut itu tidak ada penimbunan semuanya dilakukan begitu barang datang juga diitukan (didistribusikan) ke masyakarat,” katanya.

Dalam kesempatan ini juga, Bupati Garut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polres Garut yang senantiasa memberikan informasi terkait ketersediaan maupun keberadaan minyak goreng kepada Dinas Perindustian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM).

Di tempat lain, Kepala Disperindag ESDM Garut, Nia Gania Karyana, setelah mendampingi Bupati Garut meninjau ketersediaan minyak goreng di salah satu distributor di Jalan Sudirman, selanjutnya pihaknya melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan peninjauan ketersediaan minyak di Pasar Ciawitali Garut.

Menurutnya, peninjauan ke Pasar Ciawitali ini dilaksanakan utamanya untuk memastikan terlebih dahulu ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Garut. Berkaitan dengan harga minyak di pasaran, menurutnya akan bergantung pada posisi hulu.

Baca Juga :  69 Pejabat Jabatan Adminitrasi di Lingkungan Pemkab Garut Resmi di Kukuhkan Rudy Gunawan

“Ingat harga akan bergantung pada posisi hulu jika di hulunya mahal ke hilirnya tetap mahal, maka saya berterimakasih kepada jajaran Polres (dan) Kodim yang telah membantu kami untuk melakukan sidak, yang jelas tadi Pak Kaporles meyampaikan kepada kami Pak Gania jangan sampai terjadi antrian (di masyarakat),” ucapnya.

Gania mengungkapkan bahwa Disperindag ESDM Garut ini memiliki dua fungsi dalam hal ketersediaan minyak goreng ini, yakni menjaga distribusi agar tetap lancar dan menjaga kestabilan harga. Terakhir ia berharap ke depannya dengan adanya ketersediaan minyak di pasaran, harga minyak goreng bisa turun dengan sendirinya.

“Jadi disparitas  (perbedaan) harga ini tergantung harga pokok produksi, ya mudah mudahan setelah ada pernyataan Pak Kapolri, Kemendag, kemudian Dirjen, ini ketersediaan dulu yang harus banyak, kalau ketersediaan banyak insaaloh harga akan dengan sendirinya juga trun gitu ya.” tandasnya.(Deden Kurnia/pemkab garut).

Berita Terkait

Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas
Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum
Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka
Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Polres Garut dan Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Jembatan Putus di Pakenjeng
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas

Senin, 25 Mei 2026 - 22:09 WIB

Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum

Kamis, 30 April 2026 - 12:53 WIB

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Kamis, 23 April 2026 - 20:38 WIB

Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!