Diduga Masih Adanya Pungutan Liar, Wabup Garut Cek Pemutihan Pajak Kendaraan di Samsat Garut - Kilas Garut News

Diduga Masih Adanya Pungutan Liar, Wabup Garut Cek Pemutihan Pajak Kendaraan di Samsat Garut

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 26 Maret 2025 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meninjau langsung pelayanan di Kantor Samsat Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Selasa (25/3/2025).

i

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meninjau langsung pelayanan di Kantor Samsat Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Selasa (25/3/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meninjau langsung pelayanan di Kantor Samsat Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Selasa (25/3/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran program pelayanan “pemutihan” pajak kendaraan bermotor, sebagai program Kado Pemprov Jabar untuk membebaskan tunggakan pajak kendaraan bermotor.

Saat menyapa masyarakat yang hadir, Putri Karlina menyoroti antusiasme warga yang sejak pagi menunggu pelayanan pembebasan tunggakan pajak kendaraan bermotor. Ia menegaskan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Warga Papandayan Geger Penemuan Bayi Perempuan, Polsek Cisurupan Polres Garut Menduga Dikubur dan Dibuang Dengan Sengaja 

Selain itu, Putri juga meminta kepada masyarakat yang akan mendapatkan pelayanan untuk meminta solusi terbaik jika terjadi kendala-kendala pada saat pelaksanaan pembayaran, khususnya dalam sisi administrasi.

“Tadi saya sudah nitip ke orang Samsat supaya dipermudah. Karena intinya kan bapak ibu mau bayar, ada niat baik masa dipersulit,” katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak segan melaporkan jika menemukan pungutan liar (pungli). Putri Karlina juga meminta masyarakat memastikan kelengkapan dokumen sebelum mengakses layanan pemutihan pajak agar proses berjalan lancar.

Baca Juga :  Komitmen Pemkab Garut Bangun Rutilahu Telah Melebihi Target Sebanyak 3.000 Rumah Per Tahun

“Bapak ibu intinya saya menitipkan kepada Samsat Kabupaten Garut supaya melayani bapak ibu dengan sepenuh hati, tapi bapak ibu juga harus memenuhi apa yang menjadi kewajiban dan harus memenuhi apa yang menjadi persyaratan,” ujarnya.

Di akhir kunjungan, Wakil Bupati mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program pemutihan pajak yang berlangsung dari 20 Maret hingga 6 Juni 2025.

“Mumpung ada hadiah dari Pak Gubernur Jawa Barat, ayo manfaatkan kesempatan ini. Lunasi pajak kendaraan bermotor tahun berjalan agar tidak menunggak di tahun berikutnya,” tandasnya.
(red)

Berita Terkait

BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD
Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan
Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan
Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas
Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz
Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih
Rambu Sudah Terpampang, Pelanggaran Masih Terjadi: Warga Soroti Pengendara Lawan Arus di Jalan Siliwangi Garut
Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut
Berita ini 265 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:17 WIB

BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!