Usai Bagi Bagi Takjil Sejumlah Tokoh dan Balon Bupati Gelar Diskusi Bersama - Kilas Garut News

Usai Bagi Bagi Takjil Sejumlah Tokoh dan Balon Bupati Gelar Diskusi Bersama

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 4 April 2024 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bertempat di Ruang Rakyat Garut (RRG) RM 33 jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, kabupaten Garut. Sejumlah tokoh melakukan diskusi sambil buka puasa bersama setelah bagi -bagi takjil untuk para pengendara pengguna jalan di sekitar Patriot, pada Selasa ( 02/04/2024).

Usai buka puasa,para tokoh tersebut dan dua kandidat balon diantaranya,Ceng Hilman Umar Bashori,dan Dr (C) Aji Muhammad Iqbal lanjut menggelar diskusi.Taufik yang menjadi pembahasan adalah berbagai pokok penting soal pemerintahan di kabupaten Garut. Hingga berbagai pandangan dan pemikiran dituangkan.

Bagaimana program ke depan yang harus dicanangkan untuk kemajuan Kabupaten Garut.

Berbagai pandangan diantaranya,ada tokoh yang mengkritisi kinerja dari Pemerintah Kabupaten berikut SKPD Garut, di samping itu  ada pula tokoh yang memberikan pembelaan terhadap kinerja Pemkab Garut. 

Ceng Hilman selaku kandidat balon bupati Garut nampak banyak kritisi terhadap kinerja yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut. Bahkan,berpandangan terhadap tata kelola Pemerintah di Kabupaten Garut. Menurutnya, selama ini perlu adanya perbaikan.”ungkap Ceng Hilman. Selasa(2/4/2024)

” Tata kelola pemerintahan ini perlu untuk lebih dikelola lagi secara baik. Karena saya melihat bahwa banyak terjadi adanya tumpang tindih di SKPD,”.Selama ini SKPD terkesan kurang jelas kerjanya dan terkesan tidak nyambung dengan visi misi bupati.

Baca Juga :  DEMA STAI Siliwangi Garut Lantik Kepengurusan Baru Periode 2024-2025

Harusnya,menurut Ceng Hilman, kalau kita punya visi misi yang jelas maka akan disusun menjadi rencana strategis kerja (Renstra). Dan rencana ini akan lari ke dinas mana, dinas mana. Sehingga nanti akan ada kejelasan positioning. Akan ada kejelasan bagaimana langkah-langkah taktis dalam melaksanakan kerja-kerja dalam membantu terhadap apa yang menjadi visi misi bupati” katanya.

Lanjut dikatakan Ceng Hilman, saya melihat banyak sekali tumpang tindih antar SKPD yang satu dengan yang lainnya. Makanya ini harus disusun sejak awal. Pemerintahan yang akan datang harus menyusun pertama dari visi misi,mau ngapain dia 5 tahun yang akan datang?.  Setelah itu nanti diturunkan menjadi renstrannya, rencana strategisnya seperti apa?.Renstra itu nanti diturunkan menjadi wilayah-wilayah kerja secara strategis yang dilakukan oleh SKPD,”ujarnya.

Baca Juga :  Konsumen Kredit Mobil Adukan MUF Garut ke BPSK Garut, Kuasa Hukum Konsumen : Pengadu Merasa di Dzolimi MUF Garut

Ceng Hilman mencontohkan begini, tadi saya mengatakan, masalah produksi saja, misalnya pertanian di bidang peternakan yang itu menjadi kebutuhan pokok masyarakat.  Kita belum ada kejelasan. Sisi ekonomi saja, harusnya kita bisa memanfaatkan, uang itu berputar di dalam. Petani menghasilkan beras, dibelinya oleh masyarakat,  berputar di situ. Akhirnya kan, tidak terjadi karena banyak diimpor dari luar,” jelasnya.

” Ya saya mendapatkan laporan dari teman-teman dan saya juga melihat fakta-fakta banyak sekali pencemaran lingkungan dari pembuangan sampah oleh masyarakat. Nah ini kan seharusnya pemerintah bisa memfasilitasi tidak hanya kemudian sampai di TPA, tapi bagaimana sampah ini bisa berdaya guna dan itu kan ada beberapa teknologi yang bisa digunakan,” ujarnya. 

” Bisa berhasil menjadi pupuk bisa didaur ulang kembali, jadi kan ada nilai ekonominya kembali. Nah inilah yang kemudian tidak ada kejelasan oleh pemerintah., tiba-tiba hanya dikirim ke TPA disiapkan kendaraan untuk mengirim ke TPA, kan itu yang jadi permasalahan ya,” tandasnya. (Agus*).

Berita Terkait

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil
Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!