Disperkim Garut Sosialisasikan Program Unggulan Nata Kota Sebagai Upaya Mengatasi Kawasan Kumuh - Kilas Garut News

Disperkim Garut Sosialisasikan Program Unggulan Nata Kota Sebagai Upaya Mengatasi Kawasan Kumuh

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 9 Mei 2023 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Garut menggelar Sosialisasi Nata Kota dengan tema “Strategi Percepatan Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh di Kabupaten Garut”, berlangsung di Gedung Manasik Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (08/05/2023).

Sekretaris Disperkim Kabupaten Garut, Ajid Syayidin, menyampaikan jika program Nata Kota ini merupakan program unggulan guna mengatasi kawasan kumuh di Kabupaten Garut.

Ajid menerangkan, ada 4 kecamatan dan 8 kelurahan di Kabupaten Garut yang masih memiliki kawasan kumuh, yaitu 5 kelurahan di Kecamatan Garut Kota, sedangkan sisanya ada di Kecamatan Karangpawitan, Tarogong Kaler, dan Tarogong Kidul.

“Itu yang harus ditangani terkait beberapa kawasan kumuh, terutama di kawasan kota,” ujar Ajid.

Untuk tahun ini, lanjut Ajid, karena keterbatasan anggaran, pihaknya hanya melaksanakan program Nata Kota ini di satu kelurahan saja, yaitu tepatnya di Kelurahan Sukamenteri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Ia menerangkan, dalam program Nata Kota di Kelurahan Sukamenteri ini akan ada beberapa intervensi yang dilakukan seperti perbaikan jalan lingkungan, drainase, Mandi Cuci Kakus (MCK) umum, pembuatan Ruang Terbuka Publik (RTP), pembuatan tempat sampah, hingga perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang ada di Kelurahan Sukamenteri.

Baca Juga :  Polsek Karangpawitan Polres Garut Giat Jam Rawan Pagi Kamseltibcarlantas

Selain itu, karena di kawasan Sukamenteri ini padat penduduk, maka dalam hal penanganan kebakaran, pihaknya mengantisipasi dengan pemasangan alat-alat pemadam kebakaran ringan, selain masyarakatnya pun dilatih dalam hal penanganan masalah kebakaran.

“Selain itu, penataan lingkungan termasuk juga sampah ya, diharapkan warga masyarakat bisa disiplin, di dalam membuang sampah tidak sembarangan termasuk juga mengurai sampah di beberapa jenis, apakah sampah organik sampah anorganik,” terangnya.

Program Nata Kota ini, papar Ajid, bertujuan untuk menyelesaikan masalah kekumuhan yang ada di Kabupaten Garut, khususnya di wilayah permukiman perkotaan. Sehingga melalui program Nata Kota ini, kawasan kumuh bisa lebih baik dan tertata.

Meski demikian, masyarakat diharapkan turut berpartisipasi baik di dalam membangun, memelihara, secara berkelanjutan, artinya kawasan yang sudah ditata, terus dipelihara.

Baca Juga :  H Alan Partimbang : Selamat Menjalankan Tugas Kepada 50 Anggota Dewan Terpilih Periode 2024-2029

“Misalnya tembok yang sudah diperbaiki atau di gambar mural misalnya jangan dicoret-coret yang tidak ada hubungannya, terus membuang sampah juga diharapkan tertib buang sampah pada tempatnya,” harapnya.

Untuk pelaksanaan program Nata Kota Tahun 2023 di Kelurahan Sukamenteri ini, Disperkim Garut mengeluarkan anggaran sebesar Rp 923.000.000, yang dilaksanakan secara swakelola tipe 1 oleh Disperkim Garut, serta targetnya bisa rampung pada bulan September 2023 nanti.

Sementara itu, Camat Garut Kota, menilai jika Nata Kota ini merupakan program yang luar biasa, dan menurutnya pelaksanaannya harus terpadu guna mensukseskan program ini.

Lurah Sukamenteri, Irwan Sutiawan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Garut yang telah menunjuk daerahnya untuk pelaksanaan program Nata Kota, guna mewujudkan kawasan tidak kumuh di Kelurahan Sukamenteri.

“Dilaksanakan swakelola, dengan memberdayakan potensi SDM di RW 15 ini pekerjaan kalau misalkan kita konsolidasi dengan Disperkim ini kurang lebih hampir 5 bulan,” tandasnya. (red*).

Berita Terkait

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil
Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!