Pemkab Garut Fasilitasi 75 Pasangan Lakukan Sidang Isbat Nikah - Kilas Garut News

Pemkab Garut Fasilitasi 75 Pasangan Lakukan Sidang Isbat Nikah

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 15 April 2023 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bekerja sama dengan Pengadilan Agama Kelas IA Garut  menggelar acara Fasilitasi Penyelenggaraan Sidang Itsbat Nikah bagi 75 Pasangan Keluarga Miskin yang dilaksanakan di Ruang Sidang Pengadilan Agama Kelas IA Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum’at (14/4/2023).


Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, yang turut hadir dalam kegiatan ini mengatakan, fasilitasi ini merupakan bentuk upaya tanggung jawab pemerintah daerah, yang digagas oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut, di mana saat ini masih banyak masyarakat yang sudah melakukan pernikahan namun tidak terdaftar di Pengadilan Agama.

“Sehingga ini juga berpengaruh kepada kesejahteraan dalam tanda petik, artinya hal yang sangat dominan tentu kasihan menimpa anak-anak mereka, ketika mengurus aspek administrasi kependudukannya, mereka akan terkendala, karena tidak adanya (dokumen) pernikahan orang tuanya,” ucapnya.

Sekda Garut menerangkan, bahwa dengan adanya data pernikahan yang terdaftar di Pengadilan Agama, maka masyarakat yang sudah menikah dapat memiliki catatan pernikahan yang diakui oleh negara. Tak hanya itu, imbuh Nurdin, permasalahan terkait waris juga nantinya tidak akan ada kendala.

Baca Juga :  Jelang Hari Bhayangkara Ke 77, Polres Garut Gelar Ziarah Tabur Bunga Ke Taman Makam Pahlawan 

Ia berpesan kepada masyarakat yang sudah menikah namun tidak terdaftar di Pengadilan Agama, untuk bisa segera mendaftarkan diri, baik langsung ke Pengadilan Agama ataupun ke DPPKBPPPA Kabupaten Garut, agar bisa difasilitasi.

“Harapannya mudah-mudahan dengan seperti itu warga kita akan sejahtera, jadi kan keluarga itu pernikahan itu punya konsekuensi punya anak dan punya keturunan, dan aspek kependudukan juga berpengaruh,” ucapnya.

Nurdin berharap ke depan persoalan ini selesai, sehingga tidak ada lagi warganya yang menikah tanpa didaftarkan atau mendaftarkan diri ke Pengadilan Agama.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DPPKBPPPA, Iriani, mengatakan, anggaran kegiatan fasilitasi sidang isbat nikah ini berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APND) Kabupaten Garut Tahun 2023, di mana pihaknya memfasilitasi 75 pasangan untuk melakukan sidang isbat nikah.

“Untuk tahun 2023 ini kami mendapat tambahan pasangan suami istri yang memerlukan buku nikah kesahan dalam berkeluarga kita sebanyak 75, 75 pasangan suami istri hari ini dilKe 75 pasangan ini, sebut Iriani, berasal dari 11 kecamatan dan 25 desa di Kabupaten Garut. Pihaknya, imbuhnya , memiliki tenaga motekar untuk mendata calon-calon peserta isbat.

Baca Juga :  Desa Wanakerta Raih Juara Ke 1 Dalam Lomba Desa Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2022

“Sebetulnya kalau sasaran pasangan suami istri yang tidak mempunyai buku nikah itu ribuan, hampir 5000 lebih lah. Dikarenakan anggaran yang didukung atau dibantu oleh pemerintah daerah hanya tahun ini 75 pasang ya jadi alhamdulilah segitu juga, karena ini dilaksanakan tiap tahun,” lanjutnya.

Ia berharap, ke depannya masyarakat dapat lebih mengerti terkait pentingnya memiliki dokumen sah pernikahan. Selain itu, ia juga berharap ke depannya kuota fasilitasi sidang isbat nikah di Kabupaten Garut dapat terus bertambah, karena masih banyak masyarakat miskin yang membutuhkan bantuan pelaksanaan sidang isbat.

Salah satu pasangan pengantin, Sri Dewi Marliana dan Agi Pratama yang bertempat tinggal di Talun Sari, Kecamatan Garut Kota, mengatakan bahwa dirinya telah menikah sejak tahun 2021. Sri mengungkapkan, bersama suaminya merasa sangat senang mendapatkan fasilitasi sidang isbat nikah, sehingga memiliki surat resmi dan bisa membuat kartu keluarga.

“Harapan kedepannya ya rumah tangga semakin sakinah mawadah warahmah begitulah. Segera punya momongan,” tandasnya. (Deden Kurnia*).

Berita Terkait

6 Penumpang Jadi Korban, Truk Bermuatan Beras Bulog Terjun ke Sungai di Garut
Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut
Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian
Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum
Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi
Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda
Resmi Dilantik, PC SEPMI Kabupaten Garut Masa Jihad 2025-2027 Siap Melesat Menuju Garut Hebat
Dukung Program Prabowo, BPJPH Percepat Sertifikasi Halal SPPG di Kabupaten Garut
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:05 WIB

6 Penumpang Jadi Korban, Truk Bermuatan Beras Bulog Terjun ke Sungai di Garut

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:27 WIB

Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:46 WIB

Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:13 WIB

Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi

Senin, 1 Juni 2026 - 12:49 WIB

Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!