KILASGARUTNEW.id|Purwa Burhanudin atau yang biasa akrab disapa Mas Pur adalah anak bungsu dari pasangan Bapak Ero Rosid dan Ibu Hasanah. Sejak kecil, kegemarannya dalam membaca dan menulis selalu mengantarkannya menjadi Juara kelas baik semasa SD/sederajat di MI Al-Irsyad, jenjang SMP/sederajat di MTs. Al-Irsyad, SMA/sederajat di MAN 1 Garut dan hingga kali ini menjadi Wisudawan Terbaik di Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial, Bahasa dan Sastra Institut Pendidikan Indonesia. Rabu (28/12/2022).
Pantauan Kilasgarutnews.id saat dilaksanakannya acara wisuda, Purwa Burhanudin, S.Pd lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99 dengan masa studi tercepat 3,5 tahun serta mendapatkan lebih dari 70+ penghargaan tingkat lokal hingga Internasional, tidak menutup diri untuk selalu ikut andil dalam organisasi.
Lebih dari belasan Organisasi baik kemahasiswaan dan masyarakat yang Mas Pur ikuti, nampaknya tidak mengganggu tekad bulat ia dalam terus menorehkan prestasi demi prestasi. Dimulai menjadi Duta Pendidikan, Ajudan Millenials Gubernur Jawa Barat, Mahasiswa LKKM-TL tingkat Nasional, hingga melancong mewakili Indonesia di beberapa ajang Internasional seperti Singapura, Malaysia hingga Thailand.
Mas Pur akrab sarapannya menuturkan, satu hal yang menjadi motivasi seorang Maspur ini, yakni “upaya serta usahakan menjadi sosok seorang Raja, meskipun itu hanya di kawanan semut.” Hal tersebut dibuktikan, meskipun berkuliah di kampus swasta di Kabupaten Garut namun dapat membesarkan kampus dengan namanya.
Dalam moment Sidang Senat Terbuka Wisuda IPI ke-V. Mas Pur berhasil mendapatkan beasiswa penuh biaya tetap untuk melanjutkan di Program Pascasarjana Institut Pendidikan Indonesia. Selain mendapatkan beasiswa, selempang bertuliskan “The Best Graduate” juga menghiasi toga yang ia kenakan hari ini.
Satu hal, yang ingin Maspur berikan kepada semuanya. Jangan lupakan proses, jangan khianati proses. Karena sebuah proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh disertai do’a dari orang terkasih adalah kunci dari semua kunci yang ada di Dunia ini. Terakhir, jangan pernah untuk membenci diri sendiri. Kamu semuanya Istimewa, semua orang tercipta dan diciptakan dengan keistimewaan yang berbeda. Jadi stop bandingkan diri kamu dengan orang lain. Karena semuanya punya masa/waktu tertentu dalam mencapai kesuksesan.(Deden Kurnia).












