Sekda Garut Hadiri Wisuda Akbar 3 Tahfidz Al Qur'an Al-Fath Ngusung Tema "Membangun Masyarakat Madani Melalui Generasi Qurani" - Kilas Garut News

Sekda Garut Hadiri Wisuda Akbar 3 Tahfidz Al Qur’an Al-Fath Ngusung Tema “Membangun Masyarakat Madani Melalui Generasi Qurani”

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 25 Desember 2022 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Mengusung tema “Membangun Masyarakat Madani Melalui Generasi Qurani” Yayasan Daarut Toyyibil Muqorrobiil Garut menggelar Wisuda Akbar 3 Tahfidz Al Qur’an Al-Fath dengan dihadiri Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut Drs.H Nurdin Yana berikut didampingi Lurah Sukamentri Irwan Sutiawan ,Babinsa, dan tokoh elemen masyarakat setempat lainnya yang bertempat di Mesjid Jami Miftahulhuda, Kp.Jangkurang, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, Jawa barat. Ahad (25/12/2022).

Dalam kesempatan wisuda Akbar yang digelar tersebut berlangsung meriah dengan diwarnai oleh Mang lengser berikut rombongan Marawis saat menyambut kehadiran Sekda Garut dengan didampingi Kepala Kelurahan Sukamentri Ridwan,Ketua RW,dan warga setempat yang hadir lainnya sebelum memasuki area penyematan wisuda tersebut.

Sekda Garut H Nurdin Yana menyampaikan,Saya sangat apresiasi,jujur karena saya melihat ini bukan kehidupan hanya urusan dunia tetapi, sampai ke Akhirat. Sehingga tertarik dan banyak introfeksi. Kalau saja saya begitupun punya tanpa kehidupan ini akan berakhir kan dan
inilah kenyataan yang tidak bisa semua orang seperti yang mereka lakukan. Kita semua akan menghadap Allah kita terharu lah”tuturnya

“Yang saya lihat bagaimana mudahnya mereka masuk surganya Allah. Nah itu yang saya pikir itu menjadi cerminan kita semua. Ini kehidupan sungguhan, kalau dunia ini kan petamurgana jadi besok kita akan masuk dan mempertanggungjawabkan hari hari diberikan pinjaman dari Allah kepada kita”apakah
sanggup tidak ketika misalkan hari ini Allah karena kan kematian memiliki kita semua, bukan milik yang sakit atau miliknya yang tua”

Baca Juga :  Patroli Gabungan TNI-Polri di Bandung Dihantam Provokasi Kelompok Anarto

Lanjut Sekda,kita semua bakal mati,dan banyak sekarang dilihat orang yang tidak ada apa-apa kemudian meninggal dunia coba apa yang kita tampilkan pada Allah, saya aja ketika tes apapun itu intasinya apa yang dilakukan, apa keunggulannya,apa kurangnya tentu sama persis ketika menghadap Allah kebaikan apa yang telah dilakukan oleh kita sementara tidak ada lagi di kehidupan lain. Ketika orang hari ini tidak makan masih ada yang nolong tapi besok akan masing masing. Maka sebetulnya kita sirik kepada ibu – ibu yang hari ini punya anak -anak seperti itu mereka sudah bisa mengaji dan menghapal hapalan ayat – ayat suci Al Qur’an .Saya ingin sekali seperti itu yah” ujar Nurdinyana terharu hingga terlihat matanya berkaca -kaca.

Terkait dengan santri yang di Wisuda,menurut Ketua Yayasan dan pesantren Maha Tahfidz Garut Ust.Abdul Rozak menuturkan,ia berharap dan memiliki cita – cita untuk mencetak generasi anak-anak bangsa yang berakhlaqul Qarimah. Minimal mereka punya dasar-dasar keagamaan yang kuat sehingga nanti kedepannya apapun profesi mereka,apapun pekerjaan mereka, mereka punya aqidah yang kuat, sehingga tidak mudah tergoyahkan dengan godaan-godaan. Maka dengan tantangan hari ini itu yang perlu kita jaga.

Baca Juga :  Truk Bermuatan Kayu Batangan Terguling di Jalan Lintas Selatan Garut

Karena hari ini,sebut Abdul Rozak, terus terang bahwa problematika masyarakat itu banyak sekali yang kami lihat, kami kebetulan memang ke bawah kami sudah melihat kegiatan-kegiatan masyarakat hari ini itu sudah zaman digital ya sehingga mereka banyak yang kemerosotan Ahlaaq yah.

Alhamdulillah hari ini ada sekitar 54 orang santri yang melakukan wisuda Akbar dari judz 1 sampai judz 12,dan ini baru tahun kedua. Kalau pendirian pesantren Maha Tahfidz ini sudah 3 tahun ya .Santri pertama itu ada 4 ,sampai kedua 18 orang santri, dan sekarang yang ketiga sekitar 120 santri ,jadi jumlah seluruhnya ada 120 santri itu terdiri ,ada dari luar kota Garut diantaranya ada 15 orang santri dari Purwakarta,jakarta,dan Bandung “jelasnya

Terkait kehadiran pak Sekda Garut, sebagai ketulusan saya tentu kita mengucapkan banyak terimakasih,dan saya berharap agar ada dukungan baik,moril maupun materil ya,karena kita harus Sinergi antara ulama dengan Umarro hal ini betapa pentingnya, betapa perlunya karena tanpa ada dukungan beliau-beliau juga kita bukan apa-apanya, juga bukan siapa-siapa. Dan seperti inilah Perlunya kita bersinergi.”tandasnya.(Agus).

Berita Terkait

Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Polres Garut dan Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Jembatan Putus di Pakenjeng
KKL Pasis Seskoad di Garut, Perkuat Ketahanan Nasional Hadapi Bencana
Bupati Garut Resmikan Aula LPTQ, Cetak Generasi Qurani Berprestasi
Tanah Longsor di Cihurip, Jalur Garut–Pameungpeuk Sempat Tak Bisa Dilalui
40 Menit Pria Ini Tergantung Tersengat Listrik Usai Pasang Baliho
Berita ini 174 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:38 WIB

Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai

Minggu, 12 April 2026 - 08:07 WIB

Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar

Sabtu, 11 April 2026 - 09:29 WIB

Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut

Kamis, 9 April 2026 - 20:25 WIB

Polres Garut dan Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Jembatan Putus di Pakenjeng

Rabu, 8 April 2026 - 21:34 WIB

KKL Pasis Seskoad di Garut, Perkuat Ketahanan Nasional Hadapi Bencana

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

TMMD 128 di Cidahu, TNI dan Warga Sulap Jalan Rusak Jadi Layak

Sabtu, 25 Apr 2026 - 13:31 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!