KILASGARUTNEWS|Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kecamatan Cisurupan, perlunya mewaspadai adanya bencana banjir dan longsor, untuk itu Petugas patroli Polsek Cisurupan Kanit Intel Ipda Bangbang Sudarsono dan KSPKT Aipda Budi melaksanakan Patroli Imigasi Bencana di Wilayah Hukum Polsek Cisurupan di sejumlah sungai-sungai rawan terjadinya banjir dan longsor, untuk mendeteksi sejak dini antisipasi terjadinya banjir dan longsor. Pukul 15.25 s/d 16.35 WIB, Sabtu, 26/11/2022.
Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisurupan sejak pagi, hingga terjadinya longsor di beberapa titik lokasi di wilayah Kecamatan Cisurupan.
Kali ini anggota Polsek Cisurupan melaksanakan patroli Imigasi bencana di beberapa sungai yang ada di wilayah hukum Polsek Cisurupan.
Petugas patroli mengecek perkembangan debit air yang mengalir di beberapa sungai yang ada di Wilayah Cisurupan untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir. Petugas memantau debit air di sejumlah sungai tidak ada peningkatan debit air. Petugas juga menghimbau agar warga masyarakat tetap waspada akan bahaya banjir.
Kapolsek Cisurupan Iptu Iwan Soleh. P, MSi, menuturkan “Patroli tersebut dilaksanakan dari jam 12.00 WIB s/d 15.30 WIB, mengingat hujan mengguyur di Cisurupan dengan Intensitas ringan sampai sedang dan rute patroli dari Mapolsek Cisurupan-Ciharemas-Cidatar-Pasar Cisurupan-Jln Gudang-Pertigaan Andir Ds.Tambakbaya Kec Cisurupan-Kp.Ciening Desa Sirnagalih Berbatasan dengan Desa Tambakbaya” tuturnya.
Untuk Sungai Ciharemas kata Kapolsek, debit air masih normal tidak ada luapan air ke jalan raya Cisurupan Cikajang.
Masih kata Kapolsek, Jembatan Ciharemas yang sudah lama terllihat adanya retakan di pinggir jalan dan longsoran, sekarang juga terjadi longsoran dan akibatnya kendaraan R4 waktu melintasi jembatan kalau dipaksakan bila berpapasan akan menimbulkan getaran dan takut terjadi longsoran yang mengakibatkan terputusnya jembatan makanya untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan yang melintasi jembatan satu persatu /satu arah satu arah. Deket Pertigaan Jalan Gudang yang biasa ada genangan air tadi waktu patroli tidak ada genangan air.
Jembatan Ciharemas tersebut menurut Camat Cisurupan sudah lama diajukan dan sampai sampai Warga Audiensi ke DPRD Kab Garut untuk dibangunkan jembatan yang layak dan sampai sekarang tidak ada realisasinya.
“Jembatan Ciharemas merupakan aset jalan Garut menuju Garut selatan dan apabila terputus jembatan tersebut, maka yang dari arah Garut menuju Selatan akan terputus dan hanya ada satu Jalan yaitu Bayongbong -Cigedug dan jalannya agak kecil dan bila R4 besar melintas harus ada yang berhenti untuk memberikan jalan”pungkasnya.(Deden Kurnia).











