KILASGARUTNEWS.id|Pilkada Garut Periode 2019 – 2024 yang Digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Garut Menyisakan Jumlah Suara Tidak Terpakai (Golput) 533.093 dari Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 1.801.630 orang.
Mantan Ketua HMI Cabang Garut, Sulton Hidayatullah Menyayangkan Perihal Tidak Maksimalnya Partisipasi Pemilih di Pilkada Garut 2019 – 2024.
“Sangat disayangkan kalau melihat data pilkada garut 2019, partisipasi pemilih hanya 1.2jt dari jumlah DPT 1.8jt lebih” ucap Sulton Hidayattuloh yang dihubungi via telepon, Sabtu, (22/7/2023).
Kendati Demikian, Kata Mantan Ketua HMI Periode 2021 – 2022 Tersebut, Angka Golput untuk Pilkada Garut Kedepan Bisa Ditekan Jumlahnya Turun. KPUD Harus Gencar Memaksimalkan Sosialisasi Melibatkan Lapisan Masyarakat, Hadirnya Polling Penjaringan Bakal Calon Bupati yang Digelar Media Sosial Just Info Garut (JIG) Itu Juga Sangat Membantu Minat Pemilih.
“Untuk pilkada garut berikutnya jumlah pemilih golput harus turun, kerja KPU dalam sosialisasi harus dimaksimalkan, libatkan juga masyarakat, seperti adanya polling JIG penjaringan bakal calon bupati garut bisa membantu bangkitkan minat pemilih” tegasnya.
Sulton Berharap Masyarakat Garut Bisa Menjadi Pemilih Tetap dan Mampu Menggunakan Haknya dengan Baik Dalam Menentukan Bupati dan Wakil Bupati Garut yang di Pilkada yang Akan Digelar November 2024 Mendatang.
(Deden Kurnia*).












