35 Pegawai Ikuti Pelatihan Audit Mutu Internal ISO 9001:2015, Sekretaris BPKAD Garut : Ini Merupakan Langkah Strategis BPKAD Garut - Kilas Garut News

35 Pegawai Ikuti Pelatihan Audit Mutu Internal ISO 9001:2015, Sekretaris BPKAD Garut : Ini Merupakan Langkah Strategis BPKAD Garut

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 30 November 2023 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut menggelar Pelatihan Audit Mutu Internal ISO 9001:2015, di Aula BPKAD, Jalan Kian Santang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (29/11/2023). Kegiatan ini merupakan langkah berkesinambungan setelah pihak BPKAD sebelumnya melaksanakan dokumentasi ISO.

i

Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut menggelar Pelatihan Audit Mutu Internal ISO 9001:2015, di Aula BPKAD, Jalan Kian Santang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (29/11/2023). Kegiatan ini merupakan langkah berkesinambungan setelah pihak BPKAD sebelumnya melaksanakan dokumentasi ISO.

KILASGARUTNEWS.id|Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut menggelar Pelatihan Audit Mutu Internal ISO 9001:2015, di Aula BPKAD, Jalan Kian Santang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (29/11/2023).

Kegiatan ini merupakan langkah berkesinambungan setelah pihak BPKAD sebelumnya melaksanakan dokumentasi ISO.

Audit internal yang menggunakan pendekatan ISO sendiri merupakan salah satu proses audit untuk menambah nilai dan meningkatkan kinerja operasional dari suatu perusahaan ataupun lembaga.

Sekretaris BPKAD Kabupaten Garut, Saepul Hidayat, mengatakan, pelatihan selama dua hari ini melibatkan 35 pegawai yang ditunjuk sebagai tim ISO. Menurutnya, sertifikasi audit mutu ini akan meningkatkan kinerja operasional dan nilai pegawai.

“Jadi harapannya bahwa pegawai-pegawai BPKAD ini kita akan memiliki sertifikasi audit mutu. Nah auditor mutu itu ini sesuai dengan standar ISO,” ucap Saepul.

Tujuan kegiatan ini, kata Saepul, adalah mencapai standar mutu layanan internasional. Harapannya, pelayanan BPKAD Kabupaten Garut dapat memiliki proses yang baik, memenuhi standar lembaga internasional, dan memberikan kepuasan kepada masyarakat.

“Output yang ingin dihasilkan itu yang paling penting adalah adanya kepuasan masyarakat sebetulnya. Jadi masyarakat puas atau masyarakat itu dalam artian pelanggan ya, bisa SKPD dan juga masyarakat, puas terhadap pelayanan yang ada di BPKAD,” katanya.

Baca Juga :  Polsek Garut Kota Giat Pengamanan Gereja GPDI

Konsultan Pendamping dari PT QIMS Intrasindio, Vita Monica Sari, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan implementasi ISO 9001:2015, dengan audit sertifikasi independen sebagai tindak lanjut. Peserta, yang telah lulus sertifikasi audit mutu internal, akan menjadi auditor internal untuk mengawasi kesesuaian di berbagai bidang.

“Yang paling penting adalah pemahaman terhadap semua peserta yang terdiri dari seluruh pejabat struktural dan juga fungsional di BPKAD Garut,” lanjutnya.

Vita memaparkan, tahapan selanjutnya setelah kegiatan ini adalah pelaksanaan audit internal yang dilaksanakan oleh audit internal di BPKAD. Sementara, yang menjadi auditornya sendiri adalah peserta yang memiliki kualifikasi dan sudah lulus sertifikasi audit mutu internal.

“Auditor yang qualified , yang sudah lulus menjadi peserta, mengaudit bidang dengan metode cross audit namanya, jadi audit lintas bidangnya, contoh misalnya kabid bidang anggaran mengaudit Perban misalnya seperti itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Metoda Kolaboratif Membangunkan dan Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat dan Perekonomian

Pelaksanaan audit internal ini, sesuai klausul standar ISO, menjadi tahapan wajib dalam implementasi ISO 9001:2015. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal agar para auditor memahami peran mereka dalam mencari kesesuaian di dalam instansi.

“Jadi bukan maunya konsultan gitu, tapi maunya klausul standar ISOnya, wajib itu ada di klausul 922 audit internal, wajib organisasi melakukan audit internal (atau) evaluasi kan setiap tahun sekali minimal,” ujarnya.

(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Polres Garut Bongkar Produksi Teh Herbal Diduga Tirukan Merek Sehatku Herbal, Empat Tersangka Diciduk
BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD
Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan
Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan
Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas
Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz
Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih
Rambu Sudah Terpampang, Pelanggaran Masih Terjadi: Warga Soroti Pengendara Lawan Arus di Jalan Siliwangi Garut
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Polres Garut Bongkar Produksi Teh Herbal Diduga Tirukan Merek Sehatku Herbal, Empat Tersangka Diciduk

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:17 WIB

BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!