‎Wabup Garut Ajak ASN Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik di Era Digital - Kilas Garut News

‎Wabup Garut Ajak ASN Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik di Era Digital

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 13 November 2025 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memimpin kegiatan Sosialisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta Penyusunan Daftar Informasi yang Dikecualikan. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom dari Command Center, Rabu (12/11/2025).
‎
‎Acara tersebut dihadiri oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta lebih dari 500 peserta yang terdiri atas sekretaris perangkat daerah, sekretaris kecamatan, kepala sekolah, dan kepala desa se-Kabupaten Garut.
‎
‎Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyoroti bahwa disrupsi teknologi dan perkembangan media sosial telah menjadikan setiap orang berpotensi menjadi jurnalis. Kondisi ini, menurutnya, menuntut adanya penyesuaian besar dalam pengelolaan informasi publik.
‎
‎”Dengan tantangan seperti ini, harus ada penyesuaian yang dilakukan oleh kita semua,” tegas Wakil Bupati. “Satu sisi kita harus tanyakan dulu kepada diri kita, sudah seberapa transparan kita para SKPD, kepala sekolah, para pejabat kecamatan?”
‎
‎Ia menekankan pentingnya transparansi dalam meningkatkan kepercayaan publik (trust) terhadap pemerintah, sebagaimana telah dirasakan dampak positifnya di tingkat provinsi. Wakil Bupati juga berpesan agar seluruh instansi pemerintah daerah mulai menerapkan langkah-langkah keterbukaan informasi, termasuk mengaktifkan media sosial kedinasan, bukan hanya media pribadi.
‎
‎”Percuma kalau kepalanya cuma 2, Bupati dan Wakil Bupati, apa yang dilakukan, apa yang diinovasikan tidak dilanjutkan oleh sekian belas ribu ASN,” pungkasnya, seraya meminta agar berbagai inisiatif, termasuk pengelolaan aduan melalui aplikasi Garut Hebat, direspons dengan sungguh-sungguh dan konsisten.
‎
‎Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menanggapi tingginya permintaan informasi publik di Garut. Ia menyebut bahwa Garut termasuk wilayah di Jawa Barat yang paling sering beracara dengan Komisi Informasi Provinsi.
‎
‎”Ini dimungkinkan karena ada beberapa sebab. Yang pertama adalah kesalahan kita, artinya kita tidak bisa menyajikan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Kedua, masyarakat Garut peka dibandingkan kabupaten/kota lain, hampir semua persoalan di Kabupaten Garut itu selalu dalam genggaman pengawasan semua,” jelas Sekda Nurdin Yana.
‎
‎Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap sepele, dan berharap masukan dari Komisi Informasi Jawa Barat dapat memperkaya wawasan serta mendorong agar PPID bertindak sesuai ketentuan. Ia juga menekankan pentingnya distribusi informasi yang terpusat melalui PPID utama agar tidak terjadi penyebaran informasi di berbagai titik.
‎
‎Sementara itu, Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Dang Sani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Pemkab Garut sebagai PPID utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
‎
‎Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman, mengoptimalkan pengelolaan dokumentasi, dan meningkatkan kesiapan PPID pelaksana—baik di SKPD, kecamatan, sekolah, maupun desa—dalam menghadapi permohonan serta potensi sengketa informasi.
‎
‎”Hasil dan evaluasi dari kegiatan ini diperoleh beberapa hasil penting, di antaranya peningkatan pemahaman PPID pelaksana mengenai regulasi dan standar layanan informasi publik, serta terbentuknya kesadaran mengenai pentingnya dokumentasi dan manajemen informasi yang baik,” tutup Dang Sani, berharap seluruh PPID pelaksana dapat memperkuat implementasi keterbukaan informasi.

Baca Juga :  Peringati Hari Pramuka ke-60, Kwarcab Garut Gelar Upacara di SOR Ciateul

(dk)
‎

Berita Terkait

BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD
Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan
Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan
Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas
Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz
Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih
Rambu Sudah Terpampang, Pelanggaran Masih Terjadi: Warga Soroti Pengendara Lawan Arus di Jalan Siliwangi Garut
Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:17 WIB

BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!