Staf Khusus Kementerian Pertanian RI Kunjungi Situ Sukarame - Kilas Garut News

Staf Khusus Kementerian Pertanian RI Kunjungi Situ Sukarame

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Staf Khusus Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) Ir .H .Nandang Sudrajat, MH tengah melaksanakan kunjungan dalam rangka Program Pompanisasi antisipasi El Nino dan Lahan Tadah Hujan ke beberapa lokasi tempat di kabupaten Garut, Jawa barat,pada Sabtu (10/8/2024).

Dalam kunjungan tersebut mendapat sambutan sekaligus mendampingi,diantaranya Wakil Ketua DPRD Garut fraksi Partai Gerindra,H Enan, Ketua Tani Merdeka Jabar, Yudi Setia Kurniawan, Kadis Pertanian Kabupaten Garut ,Ir. Haeruman,Camat Leuwigoong, Hj. Dedeh Rosyada, BA,Danramil 1109/Leles diwakili Danpos Leuwigoong ,Peltu TB Sumpena, Kades Sukarame Kecamatan Leles,Garut,H.Isep Bhasir.,dan lainnya.

Hal ini disampaikan Nandang Sudarajat saat meninjau titik – titik lokasi sumber mata air Situ Sukarame, didampingi Kepala Dinas Pertanian Hareruman, Kepala Desa Sukarame, Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut Rohman dan Kepala bidang Rahmat serta ketua kelompok tani yang ada di desa Sukarame, Sabtu 10 Agustus 2024.

Menurutnya, debit air yang ada di Situ Sukarame dapat dimanfaatkan sebagai solusi guna mengatasi potensi kekeringan dikala terjadi kemarau panjang.

Baca Juga :  Polres Garut Bersama Satgas PRC Brimob Amankan Pelaku Pemalakan Angkot di Jalan Raya Leles

Disampaikan Nandang, dalam upaya mengatasi kekeringan di Indonesia, Kementerian Pertanian meluncurkan beberapa program untuk mengatasi kekurangan air di daerah, ada pompanisasi, pipanisasi, normalisasi sungai dan waduk/situ serta program yang lainnya.

” Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi kekeringan yang diakibatkan kemarau panjang yang akan terjadi” kata Nandang.

Salah satunya, pemanfaatan Situ Sukarame yang ada di desa Sukarame kecamatan Leles, menurutnya, apabila situ ini dipelihara dengan baik, akan mampu mengatasi kekurangan air di beberapa desa dan kecamatan yang ada di sekitar wilayah ini.

”Kami mencoba memanfaatkan kondisi Situ Sukarame ini melalui program pipanisasi yang akan menghubungkan Situ sukarame ke Situ Sarkanjut yang ada di desa Dungus Siku kecamatan Leuwigoong” ucapnya.

Ditempat yang sama,Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman mengatakan,
Kalau dibangunnya pompanisasi akan banyak manfaatnya, bisa meningkatkan ipm tanaman pertanian, misalnya sawah gulufug IP nya jadi IP 2 minimal setahun 2 kali atau 3 kali.

Lebih lanjut Haeruman menuturkan, Cibatu, Leuwigoong itu daerah yang tiap tahun mengalami kekeringan. Kalau pembangunan pompanisasi ini sudah berjalan insyaallah semua biasa terairi ,dan bila irigasi ini mengalir besar tentu daerah Cibatu bisa terairi. Bahkan ke daerah daerah lain ,mungkin sampai ke kecamatan Selaawi bisa kalau saluran irigasinya sudah ada.

Baca Juga :  PJ Bupati Garut Kunjungi Situ Bagendit, Penataan Peta Wisata Harus Terorganisir

“Cuman kata dia, kalau daerah-daerah yang tidak bisa dibuatkan irigasi ataupun pipanisasi diharapkan ada bantuan dari pemerintah pusat melalui pembangunan sumur tanah dalam,”katanya.

Sementara itu, Kepala desa Sukarame, kecamatan Leles, kabupaten Garut, H .Isep Bashir turut menyampaikan,dengan adanya kunjungan dari kementrian pertanian RI,saya berharap bisa terealisasi untuk pembangunan pipanisasi,untuk pengerukan nya yang akan bermanfaat bagi 3 kecamatan.

H. Isep memaparkan, untuk merealisasikan debit air disini distabilkan adanya sepboar yang ada di desa dungusiku,maka dari desa duwusiku sebagai embung untuk pengairan sawah yang ada di 2 kecamatan.

H.Isep menjelaskan, dari kementrian pertanian barusan menyampaikan bahwa pembangunan pompanisasi ini akan disegerakan,maka kami juga berharap segera untuk memberikan manfaat terhadap masyarakat terutama dari 3 kecamatan itu. (Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi
585 Pendaki Serbu Papandayan, Polisi Ingatkan Wisatawan Waspada Curanmor
Aksi Heroik Polisi Selamatkan 4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karangpapak
Diserbu Ribuan Wisatawan, Polisi Perketat Patroli di Kawasan Wisata Darajat Garut
Remaja Tewas Terseret Ombak di Pantai Selatan Garut, Sempat Dievakuasi dalam Kondisi Kritis
 Sat Polairud Polres Garut Perketat Patroli Siaga Penuh Antisipasi Laka Laut di Pantai Selatan
Patroli Laut Ditingkatkan, Sat Polairud Garut Jaga Keamanan Wisata Pantai
LKSA Ibu Aledja Anggapradja Garut Produksi Dendeng Sapi & Lele Prime, Hasil Penjualan Dukung Keberlangsungan Anak Yatim dan Kas Panti
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:56 WIB

Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:29 WIB

585 Pendaki Serbu Papandayan, Polisi Ingatkan Wisatawan Waspada Curanmor

Senin, 23 Maret 2026 - 15:58 WIB

Aksi Heroik Polisi Selamatkan 4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karangpapak

Senin, 23 Maret 2026 - 11:58 WIB

Diserbu Ribuan Wisatawan, Polisi Perketat Patroli di Kawasan Wisata Darajat Garut

Senin, 23 Maret 2026 - 11:08 WIB

Remaja Tewas Terseret Ombak di Pantai Selatan Garut, Sempat Dievakuasi dalam Kondisi Kritis

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

TMMD 128 di Cidahu, TNI dan Warga Sulap Jalan Rusak Jadi Layak

Sabtu, 25 Apr 2026 - 13:31 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!