KILASGARUTNEWS.id|Di tengah sorotan publik terhadap kinerja birokrasi, Abdusy Syakur Amin secara resmi melantik dan mengambil sumpah 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, Jumat (20/2/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota. Namun di balik suasana formal tersebut, tersimpan pesan tegas: rotasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari reformasi manajemen ASN berbasis sistem.
Sebanyak 42 pejabat yang dilantik kini mengemban amanah baru dengan tanggung jawab besar: meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Garut. Momentum ini disebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat mesin birokrasi daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menepis anggapan bahwa pelantikan hanyalah agenda rutin tahunan.
“Jadi mohon dipahami bahwa proses ini sudah lama berjalan. Saya selalu menitipkan pesan bahwa apa yang dilakukan senantiasa mengikuti peraturan yang berlaku melalui pendekatan talent management system (sistem manajemen talenta),” tegasnya.
Ia menekankan bahwa seluruh proses telah melalui tahapan ketat sesuai regulasi, dengan pendekatan talent management system yang dirancang untuk memastikan promosi jabatan dilakukan secara objektif, terukur, dan berbasis kapasitas.
Menurutnya, sistem ini menjadi jawaban atas tuntutan publik terhadap birokrasi yang profesional dan bebas dari praktik subjektif.
Lebih jauh, Bupati Garut memberikan peringatan keras sekaligus motivasi kepada para pejabat baru. Ia mengingatkan bahwa tantangan birokrasi ke depan tidak ringan, terlebih di tengah dinamika sosial dan tuntutan masyarakat yang semakin kritis.
“Tidak semua orang mendapatkan kesempatan sebaik Anda untuk bisa mengabdikan diri pada bangsa dan negara,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi sorotan karena dilakukan di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik di Garut. Publik kini menunggu gebrakan nyata dari para pejabat baru: apakah rotasi ini akan benar-benar menghadirkan perubahan signifikan atau sekadar menjadi catatan administratif belaka?
Satu hal yang pasti, 42 pejabat baru kini memikul amanah besar. Waktu akan menjadi penentu apakah reformasi berbasis sistem talenta ini mampu menjawab harapan masyarakat Garut.
Berikut daftar nama pejabat yang dilantik hari ini :