Redaksi Kilas

Dua Hari Penuh Harap dan Tangis, Asep Supriatna Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Cimanuk

KILASGARUTNEWS.id|Duka mendalam menyelimuti keluarga korban hanyut di Sungai Cimanuk. Setelah pencarian intensif selama dua hari penuh harap dan kecemasan, korban atas nama (Alm) Asep Supriatna akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Jasad korban ditemukan di aliran Sungai Cimanuk, tepatnya di wilayah Desa Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Penemuan tersebut dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Garut Kota, Unit Reskrim Polsek Garut Kota, Tim SAR Sat Brimob, serta Tim SAR Basarnas yang sejak hari pertama terus melakukan penyisiran menyusuri derasnya arus sungai.

Sejak pagi, tim menyisir titik-titik yang diduga menjadi jalur hanyut korban. Harapan keluarga masih menggantung, namun takdir berkata lain. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis ini bermula pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di tepi Sungai Cimanuk, Kampung Sanding Lebak, RT 01 RW 01, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota.

Saat itu, korban diketahui sedang bermain seorang diri di sekitar tangga yang berada di tepi sungai.

Ibunda korban, Dewi Yulianti (31), sempat melihat anaknya turun menuju tangga tersebut. Namun beberapa saat kemudian, ketika ia kembali memperhatikan, sang anak sudah tidak terlihat di lokasi.

Diduga korban terpeleset dan terjatuh ke sungai sebelum akhirnya hanyut terbawa arus Sungai Cimanuk yang dikenal memiliki arus cukup deras.

Mendapatkan laporan tersebut, aparat kepolisian bersama tim SAR langsung bergerak cepat melakukan pencarian. Penyisiran dilakukan sejak hari pertama hingga memasuki hari kedua, dengan menyusuri aliran sungai sejauh beberapa kilometer.

Cuaca, arus sungai, serta medan yang tidak mudah menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan. Namun upaya tak dihentikan hingga akhirnya korban ditemukan.

Kapolsek Garut Kota, AKP Zainuri, S.Pd, menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban, proses pencarian secara resmi dinyatakan selesai.

“Kami turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi kami tutup. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa sungai bukanlah tempat bermain yang aman tanpa pengawasan. Sekejap kelengahan dapat berujung pada tragedi yang tak terbayangkan.

Di tepian Sungai Cimanuk, kini yang tersisa hanyalah isak tangis dan duka mendalam keluarga. Harapan yang sempat menyala selama pencarian, akhirnya harus padam dalam kenyataan pahit.

Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak lebih diperketat, terutama di area berisiko tinggi seperti bantaran sungai.

Kilas Garut News

Recent Posts

Dari Polisi untuk Kemanusiaan, Donor Darah di Garut Disambut Antusias

KILASGARUTNEWS.id|Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Polres Garut melalui kegiatan donor darah rutin yang digelar…

17 jam ago

Program MBG di Garut Terus Dievaluasi untuk Pelayanan Maksimal

KILASGARUTNEWS.id|Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Agus Kurniawan, melakukan monitoring pelaksanaan Program Makan…

18 jam ago

Warga Bersyukur, Jembatan Armco Penghubung Dua Kampung di Kadungora Rampung

KILASGARUTNEWS.id|Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur menyelimuti warga Kampung Keramat Kidul dan Kampung Cirandaka saat…

1 hari ago

Edarkan Sabu, Pria di Garut Dibekuk Polisi di Jalan Raya Garut–Tasik

KILASGARUTNEWS.id|Satres Narkoba Polres Garut kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika…

1 hari ago

Polres Garut Serap 17,75 Ton Jagung, Bukti Nyata Dukung Petani Lokal

KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan kegiatan penyerapan hasil panen jagung dari…

2 hari ago

SDN 2 Sukaratu Sucinaraja Buka PPDB 2026/2027, Siap Cetak Generasi Unggul Sejak Dini

KILASGARUTNEWS.id|SDN 2 Sukaratu resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027. Pembukaan pendaftaran…

2 hari ago