Polsek Tarogong Kidul Polres Garut laksanakan Pengamanan Audensi DPP FPPG Dengan Komisi IV DPRD Garut - Kilas Garut News

Polsek Tarogong Kidul Polres Garut laksanakan Pengamanan Audensi DPP FPPG Dengan Komisi IV DPRD Garut

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 4 Agustus 2022 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Polsek Tarogong Kidul Polres Garut Giat Pengamanan Audensi Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG) dengan Komisi IV DPRD Garut terkait dengan Data DTKS yang semrawut, ASN banyak yang menerima Bansos serta Pendataan Melalui Sistem SIKS NG tidak profesional kental Nepotisme.

Selaku koordinator lapangan (Korlap) dalam audensi itu yakni Asep Nurjaman, dengan peserta sekitar 10 orang yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut Jl. Patriot Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Kamis (4/8/2022).

Kapolsek Tarogong Kidul Kompol Alit Kadarusman mengatakan, Giat pengamanan Audensi dari DPP FPPG Garut dengan Komisi IV DPRD Garut.

” Selama audensi berlangsung situasi aman dan terkendali hingga akhirnya beberapa poin dihasilkan dalam audensi itu.”, ungkapnya

Asep Nurjaman selaku koordinator lapangan menyatakan, esensi/tuntutan kami DPP FPPG Garut adalah Revolusi operator SIKS-NG DESA, karena diduga tidak profesional dan pro aktif. Disinyalir adanya Pembiaran terstruktur dan sistematis oleh instansi-instansi yang berwenang dalam hal ini.

“Lemahnya pengawasan dari atas sampai bawah sehingga terjadi kesemrawutan data DTKS.”ujarnya.

Masih kata Asep, ” Diduga tidak adanya verifikasi yang profesional dengan menerapkan keadilan dan rasa tanggung jawab tinggi dari semua element, mulai dari Desa, Kecamatan, Pedamping PKH dan TKSK serta Dinas Sosial selaku dinas teknis.

“DPRD wajib mengevaluasi kinerja Dinas Sosial dan Pedamping PKH dan TKSK serta memberikan sanksi tegas terhadap Oknum yang disinyalir melakukan tindak penyelewengan wewenang.”, jelasnya.

Baca Juga :  Polsek Tarogong Kidul Polres Garut Giat Pengamanan Audiensi Dari HPDKI Dengan Komisi II DPRD

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Garut Aji Sukarmaji mengatakan, Kaitan dengan ASN yang terindikasi 2800 dari Kemensos 766 data yang harus di verifikasi, hasil temuan BPK 766 yang harus di verifikasi dan di falidasi, 240 telah dilakukan cleansing di kemensos, 516 data BNBA siap dilakukan verifikasi oleh TKSK.

” Kami akan berkoordinasi dengan BKD kaitan dengan ASN yang menerima bantuan.”, terangnya.

Sambung Aji, ” Kaitan dengan PKH, dari kemensos setiap tahun supaya di verivikasi falidasi ASN, ” kami akan datang ke pusat pengelolaan data informasi (Pusdatin) dari Kemensos, kami sudah beberapa kali menyampaikan akan tetapi data tersebut muncul kembali, dari 39 Kecamatan ada datanya di kami.”, sambungnya.

” Terima kasih kepada teman-teman dari FPPG ini sebagai bahan masukan buat kami, kaitan dengan data bansos ini, kita sampaikan ke Pusdatim karena Pusdatim yang menentukannya.”, tandasnya.

Ketua Forum TKS Kabupaten Garut Dedeng. H menjelaskan, Dari 516 data, ada sampel ASN yang menerima bantuan sebelum ditetapkan menjadi ASN. Dari Dirjen data bantuan itu ada 147 ASN di Kabupaten Garut.”, jelasnya.

Di waktu yang sama, Kabid PPI BKD Kabupaten Garut Deni menuturkan, Kaitan dengan ASN yang mendapatkan bantuan kami belum mendapatkan data by name by adres secara rinci apakah betul ASN/ASN nya kapan, kami belum mendapatkan kepastian data dan kami harus cek dengan NIK nya kepada ASN nya tersebut.

Baca Juga :  Rumah Ade Tertimbun Longsor, Polsek Banjarwangi Sebut Akibat Cura Hujan yang Mengguyur Selama 2 Hari   

” Kaitan dengan sanksi terhadap ASN ada bidangnya yaitu bidang disiplin. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Garut tentang masalah data.”, tuturnya.

Sekdis dukcapil Kabupaten Garut Budi Dermawan saat dimintai keterangan mengatakan, Kita sekarang ada jemput bola ke rumah – rumah, kita sudah berusaha yang belum memiliki KTP, KK dan KIA, dari sekolah-sekolah dan pesantren-pesantren juga kita jemput bola.

” NIK hanya untuk satu orang per NIK tidak ada NIK duplikat/ganda.”, katanya.

Lanjut Budi, Mengenai NIK yaitu hanya di berikan oleh satu orang, NIK yang duplikat yaitu ketika perpindahan yang mutasi tidak di pindahkan dari kecamatan ke kecamatan yang lain yang memiliki NIK lama manual dan NIK elektrik yang sekarang sehingga terjadi duplikasi, NIK duplikasi bisa di padamkan dengan manual yang belum terdaftar di elektronik jadi di sebutnya non elektronik.

“Kalau ada warga yang belum memiliki KK / memiliki KK lama, kami akan perbaiki dengan KK baru, akan kami cetak dan kami akan menyerahkan ke instansi lain agar warga tersebut bisa mendapatkan bantuan – bantuan dari Pemerintah.”, pungkasnya.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Baja Fight Academy Garut Perkuat Konsolidasi, Siapkan Deklarasi Akbar hingga Event Imperium Siliwangi Road Temu Tarung 3
Jangan Coba-Coba Pakai Knalpot Brong, Polsek Karangpawitan Gencarkan Razia
Abu Vulkanik Turun, Polres Garut Ingatkan Warga: Lindungi Pernapasan dan Mata
Bupati Garut Soroti Abu Vulkanik, Karhutla, dan Prestasi ASN dalam Apel Gabungan
Polisi Amankan Lokasi Penemuan Benda Diduga Hulu Ledak Mortir di Tarogong Kidul
Demi Lingkungan Sekolah Lebih Aman, SDN 1 Maroko Bangun TPT dari Hasil Penjualan Genteng Bekas
Enam Titik Lahan Terbakar di Rancabango Garut, Blok Cilopang Jadi Prioritas karena Dekat Permukiman
Pariwisata Tumbuh 13,2 Persen, Bupati Garut Dorong Event Diperbanyak untuk Dongkrak Ekonomi dan PAD
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:25 WIB

Baja Fight Academy Garut Perkuat Konsolidasi, Siapkan Deklarasi Akbar hingga Event Imperium Siliwangi Road Temu Tarung 3

Senin, 7 September 2026 - 11:27 WIB

Jangan Coba-Coba Pakai Knalpot Brong, Polsek Karangpawitan Gencarkan Razia

Senin, 7 September 2026 - 10:53 WIB

Bupati Garut Soroti Abu Vulkanik, Karhutla, dan Prestasi ASN dalam Apel Gabungan

Minggu, 6 September 2026 - 10:20 WIB

Polisi Amankan Lokasi Penemuan Benda Diduga Hulu Ledak Mortir di Tarogong Kidul

Sabtu, 5 September 2026 - 20:14 WIB

Demi Lingkungan Sekolah Lebih Aman, SDN 1 Maroko Bangun TPT dari Hasil Penjualan Genteng Bekas

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!