Kilas Garut News-Kepolisian Sektor Leles melaksanakan kegiatan pemberian Materi kepada para Siswa dan Siswi yang bertempat di MTS-MA Al Mu’amalah Kecamatan Leles Kabupaten Garut pada hari Senin (15/08/2022) pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai.
Waka Polsek Leles IPTU H. Anas Nasrudin hadir sekaligus memberikan arahan serta materi kepada Siswa dan Siswi dalam rangka Upacara Bendera yang diselenggarakan pada hari Senin. Materi yang disampaikan meliputi Bullying, Kedisiplinan Sadar Hukum, Kenakalan Remaja, Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan terlarang hingga pembahasan tentang Tata Tertib Berlalu Lintas.
“Dengan pelaksanaan kegiatan ini kami harapkan seluruh pelajar khususnya Siswa dan Siswi MTS-MA Al Mu’amalah mendapatkan pengetahuan serta wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya kedisiplinan untuk mentaati peraturan hukum dan tata tertib berlalu lintas agar tidak berakibat kepada hal-hal yang dapat merugikan dirinya ataupun orang-orang di sekitarnya” ungkap Kapolsek Leles IPTU Erwin Hermansyah SIP.
“Pemberian materi tersebut merupakan langkah yang dilakukan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan para Siswa/i, hal ini dilakukan untuk menciptakan generasi muda penerus bangsa yang sehat dan bebas narkoba” lanjutnya.
Kegiatan pemberian materi dalam rangka Upacara Bendera hari Senin kepada Siswa dan Siswi yang bersekolah di MTS-MA Al Mu’amalah Leles berjalan lancar dengan situasi aman dan kondusif.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).











