PJ Bupati Garut Barnas Adjidin Berharap Program Pesiar Bisa Menjangkau Lapisan Masyarakat Hingga Pelosok, 6 Desa Jadi Pilot Project - Kilas Garut News

PJ Bupati Garut Barnas Adjidin Berharap Program Pesiar Bisa Menjangkau Lapisan Masyarakat Hingga Pelosok, 6 Desa Jadi Pilot Project

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 24 Juli 2024 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJ Bupati Garut Barnas Adjidin

i

PJ Bupati Garut Barnas Adjidin

KILASGARUTNEWS.ikd|BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) Tasikmalaya, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, mulai mengimplementasikan Program Pesiar (Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi) untuk memperluas kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga ke tingkat desa.

Program ini bertujuan mencapai Universal Health Coverage (UHC)_  atau cakupan kesehatan semesta di Kabupaten Garut dengan kepesertaan minimal 98?ri jumlah penduduk. Saat ini, UHC di Kabupaten Garut baru mencapai 90,47%, dengan 2.491.458 jiwa terdaftar dalam program JKN dari total penduduk 2.753.949 jiwa.

Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tasikmalaya, Erry Endry, dalam sambutannya di acara Forum Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Pesiar di Kantor DPMD Kabupaten Garut, Rabu (24/7/2024), menyampaikan bahwa data ini bersumber dari data kependudukan semester II tahun 2023.

“Ada sekitar 2,4 juta penduduk Kabupaten Garut yang sudah terlindungi jaminan kesehatan, namun masih ada 262.491 jiwa yang belum terdaftar sebagai peserta JKN,” ujarnya.

Baca Juga :  Demi Memastikan Pelayanan Optimal Kepada Masyarakat, PJ Bupati Sebut Dokter dan Bidan Harus Berkolaborasi Tanpa Cela 

Erry menilai bahwa keterlibatan pemerintah daerah dapat mempercepat cakupan kepesertaan JKN. Dia berharap Program Pesiar ini bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang tinggal di pelosok.

Program ini melibatkan tokoh masyarakat dan agen Pesiar yang ditunjuk langsung oleh pemerintah desa untuk melakukan pemetaan data penduduk, penyisiran wilayah, advokasi, hingga sosialisasi yang melibatkan aparat desa. Hasil dari kegiatan Pesiar ini akan dijadikan dasar untuk pendaftaran peserta JKN.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah Kabupaten Garut dalam memastikan Pesiar terlaksana di seluruh desa, demi mewujudkan program JKN yang berkualitas dan berkesinambungan,” ucapnya.

Tujuan dari forum koordinasi hari ini adalah untuk mencapai pemahaman yang sama dalam mendukung program JKN melalui implementasi Pesiar, serta memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemangku kepentingan dengan BPJS Kesehatan.

Selain itu, forum ini bertujuan untuk mewujudkan partisipasi pemerintah daerah dan desa dalam sosialisasi keberhasilan implementasi program JKN, mempermudah koordinasi antar instansi dalam menyelesaikan kendala operasional di lapangan, serta memudahkan akses layanan kesehatan bagi penduduk.

Baca Juga :  PT.KAI Hadirkan Kereta Api Logistik di Kabupaten Garut

Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas penyelenggaraan Program Pesiar. Ia menekankan pentingnya program JKN melalui BPJS Kesehatan agar seluruh masyarakat bisa terjamin kesehatannya. Barnas juga berharap program ini mampu meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti kewajibannya dan segera mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan agar terlindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan dalam kehidupan,” tandasnya.

Dalam Program Pesiar, ada enam desa di Kabupaten Garut yang menjadi pilot project, yaitu Desa Banyuresmi Kecamatan Banyuresmi, Desa Bungbulang Kecamatan Bungbulang, Desa Ngamplang Kecamatan Cilawu, Desa Cisitu Kecamatan Malangbong, Desa Mekargalih Kecamatan Tarogong Kidul, dan Desa Sindangratu Kecamatan Wanaraja. Setiap desa akan memiliki tiga agen Pesiar yang akan menjalankan tugasnya di desa masing-masing.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil
Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!