KILASGARUTNEWS.id|Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menghadiri acara Istighosah dan Doa Bersama dalam rangka Haol Akbar Pondok Pesantren Fauzan yang berlokasi di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Sabtu (24/1/2026).
Nurdin Yana menyampaikan apresiasi mendalam kepada pimpinan pondok pesantren atas kontribusi besarnya dalam membantu program pemerintah. Menurutnya, keberadaan pesantren sangat krusial, terutama dalam aspek pendidikan dan pembinaan mental spiritual masyarakat.
“_Dina danget ieu seja ngahaturkeun nuhun ka pimpinan pasantren anu tangtos ku naon rupi ngalakuken program-program anu insha Allah ngabantos pamarentah dina berbagai halna terutami aspek mental, kalih aspek-aspek pendidikan anu sakieu ageungna, anu sakieu ahengna, kangge kamaslahatan Kabupaten Garut_ (Pemerintah sangat berterima kasih kepada pimpinan pesantren atas program-program yang dijalankan. Hal ini sangat membantu pemerintah, terutama dalam aspek mental dan pendidikan yang luar biasa demi kemaslahatan Kabupaten Garut),” ujar Nurdin Yana.
Ia menambahkan bahwa tanpa kehadiran lembaga pendidikan agama seperti pesantren, pemerintah akan kesulitan dalam membentuk karakter dan akhlak mulia di tengah masyarakat. Ia berharap pesantren terus mencetak generasi yang tidak hanya berorientasi pada urusan duniawi, tetapi juga memiliki orientasi akhirat.
“_Mudah-mudahan almarhum-almarhumah anu parantos ngaretakkeun fondasi kangge ieu pendidikan insha Allah sakali deui teu saukur orientasi dunia tapi juga akherat, mudah-mudahan ngajantenkeun wasilah_ (Mudah-mudahan melalui momentum haol ini, kita semua mendapatkan pengingat (tazkiroh). Kita doakan para almarhum dan almarhumah yang telah meletakkan fondasi pendidikan di sini agar amal jariahnya menjadi wasilah bagi kita semua),” tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut, KH. Atjeng Abdul Wahid, menekankan pentingnya mengharap keberkahan dari para guru dan ulama (masyayikh).
Ia mengutip pesan dari ulama besar, Imam Asy-Sya’rani, mengenai adab seorang murid terhadap gurunya. KH. Atjeng mengingatkan para santri bahwa setinggi apa pun ilmu yang dimiliki, seorang murid tidak boleh merasa lebih hebat dari gurunya.
“Ini ulama hebat, tingal di Mesir dalam kitab-kitabnya beliau katakan seorang murid, seorang santri, sehebat apapun ilmu dirinya dia tidak boleh merasa lebih hebat dari gurunya,” tegas KH. Atjeng di hadapan para jamaah dan santri yang hadir.
Acara Haol Akbar ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh ribuan jemaah, tokoh agama, serta jajaran unsur pimpinan daerah, sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pendiri Pondok Pesantren Fauzan dalam menyebarkan syiar Islam di Kabupaten Garut.
(dk)
KILASGARUTNEWS.id|Semangat gotong royong ditunjukkan jajaran Polsek Cisurupan bersama unsur pemerintah, petugas penanggulangan bencana, relawan, dan…
KILASGARUTNEWS.id|Peredaran gelap narkotika dan obat-obatan tertentu di Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan. Dalam pengungkapan kasus…
KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026 di Mapolres Garut, Senin (26/10/2026).…
KILASGARUTNEWS.id|Gelombang besar menerjang perahu nelayan Muara Jaya di perairan Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Minggu…
KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat,…
KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut terus memperketat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui Kegiatan Kepolisian…