Pemkab Garut Serahkan Bantuan Pertanian, Bupati Syakur: Petani Harus Sejahtera - Kilas Garut News

Pemkab Garut Serahkan Bantuan Pertanian, Bupati Syakur: Petani Harus Sejahtera

Avatar photo

- Reporter

Senin, 17 November 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Apel Gabungan di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Garut dirangkaikan dengan Penyerahan Bantuan Alsintan, Penghargaan dan Asuransi Pertanian, bertempat di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (17/11/2025).

Syakur mengajak seluruh jajaran ASN untuk memanfaatkan sisa waktu di tahun 2025 dengan memberikan kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat, keluarga, dan diri sendiri.

“Mumpung di tahun 2025 kita akan terus mendorong upaya kita dalam membantu masyarakat,” ujar Syakur.

Apel ini dirangkaikan dengan penyerahan berbagai bantuan untuk sektor pertanian dan masyarakat, sebagai wujud komitmen Pemkab Garut di penghujung tahun 2025.

Baca Juga :  Kobarkan Semangat Persatuan, Polres Garut Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97

Penyerahan Penerima Simbolis Bantuan Alsintan, penghargaan dan Asuransi Pertanian yang diserahkan dalam apel gabungan tersebut meliputi Bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) seperti Traktor, Pompa Air, Corn Sheller, dan Power Trasher, Bantuan Premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), Bantuan Premi Asuransi Mikro (ASMIK), Pengahargaan Insan Pertanian Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.

Bupati secara khusus menyoroti pentingnya bantuan asuransi bagi petani. “Jadi, kalau gagal panen, maka akan ada sedikit pengganti. Paling tidak masyarakat tidak akan kehilangan semuanya, masih ada harapan atau modal untuk bisa melakukan kegiatan di masa panen berikutnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar

Menurutnya, hal tersebut bertujuan agar masyarakat Kabupaten Garut, terutama para petani, dapat menikmati proses pembangunan dan apa yang mereka geluti dapat memberikan kebermanfaatan bagi keluarga.

Bupati menegaskan, penyerahan bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong Kabupaten Garut agar tetap menjadi salah satu sumber pangan Jawa Barat.

“Ini karena salah satu kekuatan bangsa adalah bagaimana bangsa tersebut mampu secara mandiri menyiapkan kebutuhan pangan,” tegas Bupati.

Di akhir amanatnya, Syakur menyatakan keinginannya untuk mendorong agar pertanian di Kabupaten Garut dapat meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan, demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.

(dk)

Berita Terkait

BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD
Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan
Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan
Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas
Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz
Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih
Rambu Sudah Terpampang, Pelanggaran Masih Terjadi: Warga Soroti Pengendara Lawan Arus di Jalan Siliwangi Garut
Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:17 WIB

BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!