KILASGARUTNEWS.id|Forum Komunikasi Honorer Nakes dan Non Nakes (FKHN) kabupaten Garut menggelar acara silaturahmi dan Tasyakur Binikmat, Curahkan rasa haru dan bahagia atas pengangkatan ASN PPPK di lingkungan tenaga kesehatan kabupaten Garut.
Acara tersebut digelar dan dilaksanakan di ballroom hotel Santika,jalan Cipanas baru, kecamatan Tarogong Kaler, kabupaten Garut Jawa barat.Senin (17/4/2023).

Dalam rangkaian acara silaturahmi dan Tasyakur bin nikmat juga diisi dengan acara sosialisasi tentang zakat yang diprakarsai oleh lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut.
Disampaikan Ketua FKHN Kabupaten Garut,Mul Mulyana,SKM mengatakan,kegiatan ini terselenggara karena temen temen (ASN -Nakes) merasa bersyukur adanya pengangkatan dan diberikan SK pada hari ini 17 April 2023 ini.
Dengan hal itu, Mul menyebutkan, hari ini mereka dan kita semua sangat bergembira yang tentu sangat bersyukur. Kemudian acara ini juga ditandai dengan berbagi rezeki bersama anak yatim sebagai bentuk curahan kegembiraan kita.”sebutnya.
Lanjut Mul Mulyana menjelaskan,acara ini diikuti oleh sekitar 800 orang sesuai dengan daftaran yang hadir pada kesempatan ini. Selain itu juga dihadiri oleh Sekretaris Dinkes Kabupaten Garut dr.hj Leli,ketua Baznas Garut Abdulah Effendi,dan lainnya.
Setelah adanya pengangkatan ini,Mul Mulyana berharap,untuk teman-teman dalam bekerja supaya lebih semangat,lebih efektif lagi,lebih bekerja keras lagi,dan bisa menunjukan pekerjaan yang berkualitas,dan lebih baik lagi,juga patuh terhadap segala aturan pemerintah sesuai ketentuan .”harapnya.
Terkait dengan kehadiran ketua Baznas dan jajarannya,Mul Mulyana menambahkan,betul sekali acara ini diwarnai dengan sosialisasi tentang zakat oleh Baznas Garut,hal itu juga sesuai dengan arahan pak bupati bahwa memang kita itu harus membayarkan zakat sesuai dengan petunjuknya.”
“Saya harapkan untuk teman-temen semua bisa mengerti dan memahami tentang pentingnya zakat, hingga nanti bisa membayar zakat ke Baznas sesuai dengan arahan pemerintah kabupaten Garut.”Harapnya.
Di Tempat terpisah, Ketua Baznas Kabupaten Garut Abdullah Effendi mengungkapkan,kita mensosialisasikan zakat kepada para ASN PPPK Nakes formasi yang hari ini baru diangkat.
Demikian hal itu juga bahwa kita melaksanakan tugas dan fungsi sesuai yang diarahkan oleh pemerintah daerah (Bupati Garut).
“Kebetulan tadi saat pelantikan bupati menghimbau agar ASN PPPK ini membayar zakat ke baznas”tuturnya.
Sebelumnya ASN PPPK Nakes ini,kata Effendi,mereka sudah datangi kantor Baznas untuk berkoordinasi meminta pemaparan tentang bayar zakat karena PPPK ini merupakan ASN ruang lingkup kesehatan kabupaten Garut.
Sesuai regulasi bahwa ASN itu ada dua yaitu PNS dan ada PPPK. Maka,pertama mereka juga harus berzakat,bahkan pak bupati sudah berkomunikasi yaitu menanyakan melalui whatsapp bagaimana perkembangan zakat di lingkup ASN. Termasuk kepada guru dan nakes yang sekarang sudah dilantik .”terangnya
Effendi berharap,mudah -mudahan dari sekitar 1.600 semuanya ada yang mau berzakat. Karena kalau melihat tadi kata pak bupati sudah mencapai nishab,jadi pada intinya yang nanti akan ditindak lanjuti ke tiap tiap wilayahnya,atau ke UPZ selaku koordinatornya.” Jelasnya.
“Nah pada kesempatan ini saya diundang oleh ketua FKHN Garut yaitu pak Mul Mulyana untuk hadir sekaligus sosialisasi tentang zakat. Karena sebentar lagi perbup tentang ASN zakat yang di sana adanya tentang kewajiban ASN untuk berzakat,dan sekarang sudah turun dari biro hukumnya lalu nanti kita akan musyawarahkan bersama -sama bagian hukum Baznas dan SKPD yang lainnya.
Mudah – mudahan karena dengan kesadaran berzakat dan Baznas bertambah dananya,mudah -mudahan dengan sesuai undang -undang nomor 23 tahun 2011 pasal 3 ayat 2 yaitu meningkatkan manfaat zakat untuk menuju kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan khususnya di kabupaten Garut.”paparnya.
Pihaknya mengharapkan dengan adanya tenaga baru PPPK baik dari guru dan nakes mudah -mudahan ini akan tercapai lah kinerja pengumpulan sesuai targetnya yaitu 16 miliar.. (Agus*).











