Garut Diterpa Isu Kelangkaan Beras, Satgas Pangan Polres Garut Lakukan Operasi Pasar - Kilas Garut News

Garut Diterpa Isu Kelangkaan Beras, Satgas Pangan Polres Garut Lakukan Operasi Pasar

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 21 Februari 2024 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Pangan Polres Garut giat operasi pasar

i

Satgas Pangan Polres Garut giat operasi pasar

KILASGARUTNEWS.id|Menindaklanjuti informasi dari masyarakat Kabupaten Garut yang mengeluhkan tentang langkanya ketersediaan beras dan naiknya harga beras, Satgas Pangan Polres Garut terjun langsung melakukan investigasi ke lapangan. Rabu (21/02/2024).

Kasatgas Pangan yang juga Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo, S.H., M.M., memimpin langsung kegiatan monitoring dan pengecekan ketersediaan stok komoditi beras di wilayah Kabupaten Garut.

Dalam kegiatan ini Ari didampingi oleh Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Garut, Kabid Pasar Disperindagpas Kabupaten Garut, Anggota Si Humas Polres Garut dan KA UPT Pasar Ciawitali.

Tim Satgas Pangan memulai kegiatan dengan melakukan pengecekan kepada para pedagang beras di Pasar Ciawitali Garut, dari hasil fakta dilapangan rata-rata para pedagang menyediakan 1 ton per jongko berasnya. Mereka menjual jenis beras medium seharga Rp. 15.000,-/kg, dan beras jenis premium seharga Rp. 16.000,/kg.

Penelusuran pun dilanjutkan ke Gudang Bulog Garut, pihak Bulog menyebutkan di Gudangnya masih tersedia sebanyak 10 Ton beras premium dan beras jenis medium sebanyak 500 Ton.

Baca Juga :  1 Kelompok Tani Jagung Mendapat Bantuan Modal Rp.15 Juta, Wabup Garut Helmi Berharap Kedepan Makin Terus Bertambah

Setelah dirasa cukup melakukan pengecekan ke Gudang dan Pasar Tradisional, Ari bersama Tim Satgas Pangan melanjutkan pengecekan ketersediaan beras ke swalayan/mall di Kabupaten Garut.

Satgas Pangan mengunjungi kedua Mall di Kabupaten Garut yakni Toserba Yogya dan Ramayana, menurut pihak Ramayana mereka cukup kesulitan mendapatkan stok beras karena terkendala pengiriman dari supplier namun pihak mall masih bisa menyediakan beras medium SPHP dengan kemasan 5 kg yang dijual seharga Rp. 54.500.

Dari pihak toserba Yogya pun ternyata mengalami kendala yang cukup serupa dengan Mall Ramayana, didalam toserba terpantau tidak terlihat stok beras yang dijual dikarenakan pasokan dari distributor pusat belum sampai hingga saat ini. Terakhir pihak Yogya menjual beras jenis premium seharga Rp. 13.000,00 per kilogramnya.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, Ari mengatakan jika ketersediaan/stok serta stabilitas harga beras di wilayah hukum Polres Garut untuk saat ini stok cukup dan tidak ditemukan kelangkaan.

Baca Juga :  Warga Garut Temukan Mortir Aktif di Perbukitan Tarogong Kaler

“Untuk ketersediaan stok beras di Gudang Bulog dan pasar tradisional masih dalam keadaan aman dan terkendali, memang beberapa toserba, mall atau swalayan mengalami keterlambatan stok karena ada yang didistribusikan dari kantor pusat dan ada juga yang di supply dari luar wilayah Garut.” Ujar Ari.

Ari juga menjelaskan akan terus melakukan operasi pasar secara rutin dengan melibatkan dinas terkait, demi menstabilkan harga beras atau monitoring harga kebutuhan pangan pokok secara berkala di Garut.

“Menanggapi hal tersebut kami dari Satgas Pangan juga telah berkoordinasi dengan pihak Bulog Garut bilamana mall atau toserba membutuhkan stok akan kami sambungkan, kenapa seperti itu? Jelas karena tujuan kami adalah menjamin kenyamanan masyarakat dan memastikan tidak adanya kelangkaan beras atau bahan pokok lainnya di wilayah hukum Polres Garut.” Pungkasnya.

(Deden Kurnia/Humas Polres Garut*).

 

Berita Terkait

Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus
Kapolda Jabar Tinjau Kelompok Tani Mekar Mukti, Dorong Kemandirian Pangan di Garut
Bhabinkamtibmas Pangalengan Pastikan Pertanian dan Perkebunan Warga Tetap Produktif
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Kertasari Aktif Dampingi Petani
Dari Keamanan ke Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Cikancung Bergerak Bersama Warga
Ketahanan Pangan Jadi Fokus, Bhabinkamtibmas Baleendah Pantau Jagung dari Dekat
Lahan Jagung 2 Hektare Jadi Fokus Pendampingan Bhabinkamtibmas Dayeuhkolot
Bhabinkamtibmas Panundaan Bergerak, Lahan Jagung Produktif Jadi Fokus Pendampingan
Berita ini 637 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus

Senin, 15 Juni 2026 - 21:24 WIB

Kapolda Jabar Tinjau Kelompok Tani Mekar Mukti, Dorong Kemandirian Pangan di Garut

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:56 WIB

Bhabinkamtibmas Pangalengan Pastikan Pertanian dan Perkebunan Warga Tetap Produktif

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIB

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Kertasari Aktif Dampingi Petani

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:48 WIB

Dari Keamanan ke Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Cikancung Bergerak Bersama Warga

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!