Redaksi Kilas

Dianggap Ada Kecacatan, Aksi Damai Aliansi Ormawa Tuntut BEM KBM IPI Garut DIbekukan

KILASGARUTNEWS.id|Bertempat di Aula gedung G kampus Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut,  Aliansi Ormawa (IPI) Garut melakukan aksi audiensi damai untuk menuntut perubahan kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM). Aksi ini dilakukan karena kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja BEM KBM yang dianggap tidak memuaskan dan banyak kecacatan dalam menjalankan peran dan fungsi sebagai lembaga organisasi tertinggi di kampus Institut Pendidikan Indonesia garut.Senin (13/1/2025).

Aliansi organisasi mahasiswa (ORMAWA) yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas ( BEM F), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Badan Otonomi Mahasiswa (BOM). Melengserkan Badan Eksekutif Mahasiswa BEM KBM IPI Garut Kabinet Dwipantara periode 2024/2025.

Menurut ketua panitia audiensi, Ahmad Pauji, Aliansi ormawa IPI Garut merasa kecewa dengan kinerja BEM yang tidak transparan dan tidak responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. “Kami menuntut perubahan kepemimpinan BEM KBM ipi garut yang lebih transparan, akuntabel dan responsif,” ujar Ahmad Pauji.

Aksi audiensi berjalan damai dan dihadiri oleh 72 orang dalam kelompok pemohon dari Aliansi ormawa ipi garut, pemohon DPM KBM IPI Garut dan tergugat dari BEM KBM IPI Garut beserta jajarannya. 

Mereka membawa gugatan dan pamflet dengan tulisan “Turunkan BEM KBM Kabinet Dwipantara” dan “Kita Butuh Perubahan”. Mahasiswa juga menyampaikan pernyataan yang menuntut perubahan kepemimpinan BEM KBM IPI Garut.

Adapun tuntutannya :

  1. Membekukan/melengserkan Badan eksekutif mahasiswa (BEM KBM) IPI Garut
  2. Menuntut rektor Institut Pendidikan Indonesia Garut untuk segera mencabut SK kepengurusan BEM KBM Kabinet Dwipantara periode 2024/2025
  3. Menuntut DPM KBM IPI Garut untuk membacakan pencabutan SK kepengurusan BEM KBM IPI Garut sesuai dengan keputusan forum rapat audiensi.

Menurut Fikri korlap Aliansi Ormawa berdasarkan hasil keputusan sidang paripurna maka Aliansi ormawa sepakat untuk menuntut Rektor IPI Garut mencabut SK kepengurusan BEM KBM IPI garut periode 2024/2025. Ujarnya. 

Pihak Aliansi ormawa IPI garut mendesak kepada lembaga yaitu pak Rektor untuk segera mungkin mencabut SK BEM KBM IPI Garut periode 2024/2025. 

“Hifni Ketua himadikpolkum menegaskan tiada ada mediasi antara ormawa dengan BEM KBM IPI Bahkan lembaga. Maka berdasarkan keputusan tersebut, BEM KBM IPI garut secara resmi dibekukan,” Pungkasnya.

(Deden Kurnia).

Kilas Garut News

Recent Posts

Kasus Curas Pelajar di Leuwigoong, Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satu Lainnya Diburu

KILASGARUTNEWS.id|Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyasar seorang pelajar berusia 12 tahun di wilayah Kecamatan…

1 jam ago

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan

KILASGARUTNEWS.id|Sejumlah pejabat utama dan kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di lingkungan Polres Garut mengalami pergantian jabatan…

2 jam ago

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyalurkan dana hibah kepada sembilan pondok pesantren melalui Program Santri Hebat…

4 jam ago

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

KILASGARUTNEWS.id|Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina, memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut…

4 jam ago

Bupati Garut Hadiri Pelepasan Diklat BCKS 2026, Masa Depan Pendidikan Jadi Perhatian

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melepas peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bakal Calon Kepala Sekolah…

4 jam ago

382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mempercepat penanganan pascakebakaran Pasar Andir di Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong. Upaya…

4 jam ago