Redaksi Kilas

Dedi Mulyadi dan Bupati Syakur Hadiri Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Tegaskan Dakwah Harus Hadir untuk Kemanusiaan

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri puncak peringatan Milad ke-109 ‘Aisyiyah yang digelar di Aula Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Senin (22/6/2026).

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta jajaran pimpinan wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Jawa Barat. Peringatan milad tahun ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kontribusi panjang ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Islam tertua di Indonesia yang konsisten bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial-kesehatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan rasa bahagianya dapat hadir di tengah-tengah kader ‘Aisyiyah. Ia memuji konsep dakwah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang dinilainya melampaui batas mimbar konvensional.

“Nah ini yang paling keren adalah pemahaman dakwah itu bukan mimbar. Muhammadiyah memahami dakwah itu bahwa manusia warga Indonesia harus mendapat lentera atau cahayanya matahari. Karena harus mendapatkan lentera dan cahayanya matahari, maka lentera itu harus tumbuh dalam sistem nilai pendidikan yang berkembang dari mulai pelosok desa sampai pusat kota. Maka gerakan dakwah Muhammadiyah adalah gerakan menghilangkan kebutaan,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi menegaskan bahwa sejak era sebelum kemerdekaan, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah memelopori pendidikan formal modern, bukan sekadar pola tradisional. Dari rahim pendidikan inilah lahir para teknokrat, pengelola keuangan, politisi, hingga penggerak tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Di akhir pidatonya, ia mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk meniru langkah nyata ini.

Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Gubernur Jabar sekaligus mengungkapkan rasa bangganya terhadap eksistensi ‘Aisyiyah di Kabupaten Garut. Ia menyebut ‘Aisyiyah telah melahirkan tokoh-tokoh besar bangsa, termasuk beberapa menteri.

Selain mengapresiasi kontribusi ‘Aisyiyah di bidang pendidikan khususnya dalam pengelolaan sebagian dari 2.600 PAUD di Garut, Bupati juga menitipkan pesan krusial terkait tantangan kesehatan di daerahnya. Ia meminta sinergi ‘Aisyiyah yang selama ini telah aktif membangun klinik kesehatan untuk membantu pemerintah menyosialisasikan program kesehatan masyarakat.

Beberapa poin krusial yang dititipkan oleh Bupati Garut kepada kader ‘Aisyiyah terkait penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), penanganan stunting secara masif dari tingkat keluarga, pencegahan dan edukasi penyakit menular seperti campak dan penyakit paru-paru.

“Jadi tolong dijelaskan kepada masyarakat supaya mereka lebih aware lagi terhadap upaya kita pemerintah untuk meningkatkan kondisi kesehatan masyarakat di Kabupaten Garut,” tutur Syakur.

Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Barat, Ia Kurniati, menerangkan bahwa usia ‘Aisyiyah genap 109 tahun pada 19 Mei 2026 lalu. Pada milad kali ini, tema yang diusung adalah “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian.”

Ia juga mengingatkan kembali kedekatan historis antara Garut dengan gerakan ini. Menurutnya, Garut merupakan daerah pertama di Jawa Barat yang menerima estafet perjuangan Muhammadiyah langsung dari pusatnya di Yogyakarta. Ia pun secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para keturunan tokoh pendiri ‘Aisyiyah di Garut seperti Ibu Yati, Ibu Yeti, dan Ibu Nani.

Menutup rangkaian sambutan, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Yadi Janwari, mengingatkan bahwa Milad ke-109 ‘Aisyiyah ini beriringan dengan Milad ke-113 Muhammadiyah. Menandakan kedua organisasi telah bergerak lebih dari satu abad.

Yadi berpesan agar seluruh kader terus meningkatkan kualitas diri dan kecerdasan demi memberikan kontribusi yang jauh lebih besar bagi masa depan bangsa dan negara.

(dk)

Kilas Garut News

Recent Posts

Emas Kedua untuk Garut! Putri Yaasin Sastrianie Taklukkan Lawan di Final Muay Thai

KILASGARUTNEWS.id|Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kontingen Kabupaten Garut. Atlet Muay Thai putri, Putri Yaasin Sastrianie, sukses…

12 jam ago

Berawal dari Pelacakan GPS, Polsek Tarogong Kidul Bongkar Jejak Curanmor Lintas TKP

KILASGARUTNEWS.id|Jajaran Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Polres Garut, berhasil membongkar aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor)…

12 jam ago

Polres Garut Selidiki Dugaan Penculikan Balita 2 Tahun di Tarogong Kaler Sejumlah Saksi Diperiksa

KILASGARUTNEWS|Dugaan penculikan terhadap seorang balita berusia 2 tahun berinisial SIA menggegerkan warga Perumahan Bumi Malayu…

16 jam ago

BPJS PBI Dinonaktifkan? Dinsos Garut Buka Peluang Pendaftaran Kembali, TKSK Turun Verifikasi

KILASGARUTNEWS.id|Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan sosial dan kesehatan secara adil,…

22 jam ago

Ops Cipkon di Leles, Satresnarkoba Polres Garut Sita 28 Botol Miras, Diduga Dijual Lewat COD

KILASGARUTNEWS.id|Peredaran minuman beralkohol tanpa izin kembali menjadi perhatian jajaran Polres Garut. Kali ini, Satuan Reserse…

23 jam ago

Cegah Banjir dan Bangun Kepedulian Lingkungan, Polres Garut Bersama Warga Gelar Aksi Green Policing di Suci Kaler

KILASGARUTNEWS.id|Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan tidak cukup hanya dengan imbauan. Dibutuhkan aksi nyata dan kebersamaan. Semangat…

24 jam ago