Dari 1.3 Juta Bidang Tanah di Kabupaten Garut, Baru 34% Yang Terdaftar - Kilas Garut News

Dari 1.3 Juta Bidang Tanah di Kabupaten Garut, Baru 34% Yang Terdaftar

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 8 Juni 2022 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Garut menyelenggarakan acara Konsultasi Publik Program Percepatan Reforma Agraria (PPRA), yang dilaksanakan di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (7/6/2022).

Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Pemkesra, Suherman, mewakili Bupati Garut, dalam sambutannya menyampaikan terkait Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut yang meraih predikat BB untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), dan ia menyebut bahwa penghargaan ini juga tak lepas dari kerja keras semua pihak, salah satunya BPN Garut.

“Terlebih-lebih kami haturkan terima kasih kepada BPN Garut, yang terus terang saja dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat lewat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap)nya yang sangat luar biasa, dan ini dapat dirasakan oleh masyarakat, dan ini salah satu yang akan mengangkat martabat perekonomian masyarakat, terutama kepastian hukum (pertanahan) masyarakat semakin yakin dan jelas,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi acara ini, karena menurutnya masih banyak kantor-kantor pemerintahan yang belum tersertifikatkan, sehingga ia berharap melalui kegiatan ini para peserta yang hadir mampu memberikan informasi yang lebih akurat, sehingga permasalahan terkait kantor yang belum mendapatkan sertifikat dapat diselesaikan dalam waktu yang relative singkat.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pasca Libur Lebaran, Bupati Gatut Ingatkan Kedisiplinan dan Kesiapan Mitigasi Bencana

“Oleh karena itu mudah-mudahan melalui forum ini, kebetulan dari Kanwil sudah hadir, kemudian program ini didukung, saya mohon kepada bapak dan ibu baik tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan lakukan dengan sebaik mungkin, dan ini harus lebih ditransparankan kepada masyarakat, jangan sampai ada hal yang kita tidak harapkan, karena ini program ini sangat mulia,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Garut, Nurus Sholichin, menjelaskan bahwa saat ni jumlah persil tanah yang ada di Kabupaten Garut diperkirakan ada sekitar 1.346.110 bidang, sedangkan yang sudah terdaftar baru 34 persen atau berada di angka 459.0543 bidang.

“Jadi masih banyak sekali, jadi sementara di PTSL 2022 ini ada PTSL PM (Partisipasi Masyarakat), di mana ini target kita untuk yang PTSL PM peta bidangnya itu ada 10.009 bidang, dan 100.000, jadi ada 110.000, jadi masih jauh sekali kalau melihat road map kita menuju 2024 kabupaten lengkap itu minimal setiap tahunnya itu harus 285.000 bidang (yang tersertifikatkan),” katanya.

Baca Juga :  Polsek Tarogong Kidul Hadiri Upacara Bhakti Karya Praja Satuan Praja Utama Angkatan XXX IPDN Tahun Akademik 2022/2023 di Kabupaten Garut

Ia menuturkan bahwa Bupati Garut memiliki cita-cita sebelum dirinya selesai masa jabatan menjadi Bupati Garut, Kabupaten Garut bisa terpetakan semua.

“Mudah-mudahan nanti dengan kegiatan ini bisa berjalan lancar dan insya Allah nanti dari Pemda siapa tahu bisa ada hibah, bisa melaksanakan kegiatan ini menuju (kapupaten lengkap), karena cita-cita dari pak bupati itu bagaimana pas saya selesai kata pak bupati, 2024 Kabupaten Garut bisa terpetakan semuanya,,” tuturnya.

Ia mengatakan kegiatan Konsultasi Publik PPRA hari ini, mengusung tema “Peran Strategis Pengumpul Data Pertanahan (atau) Puldatan dalam PTSL PM Untuk Percepatan Kesejahteraan Masyarakat Jawa Barat”, dengan harapan nantinya program PTSL PM tersebut bisa berjalan lancar.

“Mudah-mudahan acara konsultasi publik ini bisa berjalan lancar, dan lebih-lebih lagi dalam pelaksanaan pendaftaran sistematis lengkap partisipasi masyarakat ini nanti bisa berjalan juga dengan lancar, baik dari penyuluhan, kemudian pembekalan, pelatihan puldatan, sampai dengan produk-produk terakhir bisa sesuai yang kita harapkan semua,” tandasnya.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan
Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan
Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah
Dibina, Bukan Dipenjara: Cara Humanis Polsek Cibatu Tangani Pelajar Penjual Miras
Antara Data dan Realita, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) AL Usman Kembali Salurkan Kursi Roda 3 in 1 Bagi Penyandang Disabilitas di Karangpawitan
Dari Polisi untuk Kemanusiaan, Donor Darah di Garut Disambut Antusias
Program MBG di Garut Terus Dievaluasi untuk Pelayanan Maksimal
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:02 WIB

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA

Sabtu, 18 April 2026 - 11:58 WIB

Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 18 April 2026 - 11:14 WIB

Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan

Sabtu, 18 April 2026 - 11:11 WIB

Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah

Sabtu, 18 April 2026 - 08:41 WIB

Antara Data dan Realita, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) AL Usman Kembali Salurkan Kursi Roda 3 in 1 Bagi Penyandang Disabilitas di Karangpawitan

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:11 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!