BPBD Garut Cetuskan Program SIKAT Guna Penanganan Pasca Bencana - Kilas Garut News

BPBD Garut Cetuskan Program SIKAT Guna Penanganan Pasca Bencana

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menggelar acara Forum Group Discussion (FGD) terkait Sistem Informasi Kebencanaan Terpadu (SIKAT) di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Acara ini berlangsung selama dua hari yaitu pada 4 hingga 5 Agustus 2022.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Garut, Satria Budi menyampaikan, kegiatan ini diikuti oleh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut serta kecamatan yang wilayahnya memiliki kerentanan bencana cukup tinggi.

Baca Juga :  Sebagai Bentuk Kontribusi Terhadap Kemajuan Masyarakat, BNI (Persero) Serahkan 1 Unit Ambulan

Satria berharap, kegiatan ini dapat memberikan informasi serta masukan kepada perwakilan OPD dan kecamatan, guna mempermudah sistem pelaporan kebencanaan, sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka data yang dibutuhkan sudah tersedia.

“Serta menjadi strategi optimalisasi pengelolaan data dan informasi serta diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan, penangganan dan koordinasi, sehingga validitas pelaporan pun lebih cepat, akurat dan efektif,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, SIKAT ini juga merupakan salah satu gagasan yang diusungnya pada proyek perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan VIII LAN (Lembaga Administrasi Negara) RI Tahun 2022.

Baca Juga :  Polsek Cilawu Polres Garut Respon Cepat Evakuasi Pohon Tumbang Yang Menimpa Pengendara

Kalak BPBD Garut menerangkan, dalam kegiatan ini juga peserta diberikan Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (JITUPASNA), sehingga nantinya peserta yang telah mengikuti kegiatan ini bisa memprediksi atau menyusun kebutuhan pasca bencana.

“Yang nantinya akan dijadikan bahan penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P), sebagai bahan bagi dinas teknis untuk percepatan pemulihan serta penanganan pasca bencana pada lokasi terdampak,” tandasnya.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil
Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!