Bappeda Garut Gelar FGD Selaraskan Kegiatan Di APBD Dengan Peningkatan IPM - Kilas Garut News

Bappeda Garut Gelar FGD Selaraskan Kegiatan Di APBD Dengan Peningkatan IPM

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 4 November 2022 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS|Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut menggelar acara _Focus Group Discussion_ (FGD) dengan topik “Membedah Indeka Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut dikaitkan dengan Kegiatan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) termasuk dengan Indikator Turunannya”, berlangsung di Aula Bappeda Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (3/11/2022).

Kepala Bappeda Garut, Didit Fajar Putradi, mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana program dan perencanaan yang dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut keterkaitannya dengan peningkatan IPM Garut.

“Jadi apakah belanja-belanjanya pemerintah daerah, belanjanya teman-teman di perangkat daerah ini sudah juga mempedomani keadaan atau capaian indeks pembangunan manusia kita, baik dari sisi indeks pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi atau daya beli kita,” kata Didit seusai acara.

“Harapannya saya kira semakin banyak perangkat daerah yang melaksanakan urusan pemerintah daerah, semuanya fokus kepada bagaimana meningkatkan IPM kita secara nyata, bukan hanya berorientasi pada angka, tetapi juga benar-benar berdampak nyata dan bernilai guna manfaat bagi masyarakat, dan bagi Kabupaten Garut dan seluruh masyarakat di Kabupaten Garut,” harapnya.

Baca Juga :  Pemkab Garut Komitmen Dukung UMKM, KNCI Harap Perhatian Lebih

Sementara itu, narasumber FGD juga Koordinator Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Samiran, menuturkan FGD ini digelar dalam rangka untuk mengetahui persoalan terkait IPM dan mencari strategi apa yang bisa dilakukan, sehingga IPM Garut bisa lebih cepat bergerak dan bis melesat semua indikatornya.

“Sebenarnya ingin memberikan wawasan, wawasan kepada teman-teman pemerintah daerah tentu OPD/PD, nah selama ini mungkin ada sedikit parsial, artinya indikator pendidikan hanya dinas pendidikan, yang kesehatan hanya (dinas) kesehatan, terkait dengan ekonomi hanya ekonomi. Padahal sebenarnya IPM itu mestinya kolaborasi semua, semua OPD itu sebenarnya terlibat ketika ingin meningkat IPM-nya. Nah itu perlu dibangun sehingga sama-sama loh kolaborasi untuk membangun IPM di Garut,” tandasnya.

Baca Juga :  Polisi Sahabat Anak, Sat Lantas Polres Garut Berikan Sosialisasi Tertib Lalu Lintas

Ia berharap hasil dari FGD bisa diimplementasikan sehingga IPM Garut akan meningkat. Selain itu, ia juga berharap semakin banyak data BPS yang digunakan oleh Pemda Garut untuk perencanaan.

Sebagaimana diketahui dalam IPM ini terbagi dalam 3 indikator utama yang harus diperhatikan, yakni di bidang kesehatan melalui Angka Harapan Hidup (AHH), di bidang pendidikan melalui Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), serta di bidang ekonomi melalui Pengeluaran Perkapita pertahun yang disesuaikan.

Berdasarkan data BPS, Tahun 2021 angka IPM Kabupaten Garut  sebesar 66.45. Sejak 2013 hingga 2021 IPM-nya mengalami perubahan signifikan sebesar 7,8 % atau 1 % per tahun, di mana tahun 2013 IPM Kabupaten Garut sebesar 61,67, kemudian  tahun 2020 meningkat menjadi 66,12. Perubahan pesat inilah yang kemudian mendudukkan Kabupaten Garut ada di ranking ke-1, meski angka IPM bercokol di urutan ke-25 dari 27 kabupaten/ kita di Jawa Barat.(Deden Kurnia).

Berita Terkait

Jangan Coba-Coba Pakai Knalpot Brong, Polsek Karangpawitan Gencarkan Razia
Abu Vulkanik Turun, Polres Garut Ingatkan Warga: Lindungi Pernapasan dan Mata
Bupati Garut Soroti Abu Vulkanik, Karhutla, dan Prestasi ASN dalam Apel Gabungan
Polisi Amankan Lokasi Penemuan Benda Diduga Hulu Ledak Mortir di Tarogong Kidul
Demi Lingkungan Sekolah Lebih Aman, SDN 1 Maroko Bangun TPT dari Hasil Penjualan Genteng Bekas
Enam Titik Lahan Terbakar di Rancabango Garut, Blok Cilopang Jadi Prioritas karena Dekat Permukiman
Pariwisata Tumbuh 13,2 Persen, Bupati Garut Dorong Event Diperbanyak untuk Dongkrak Ekonomi dan PAD
Usai Resmikan PLTMH Curug Rahong, KASAD Lanjutkan Kunjungan ke Banyuresmi dan Serahkan Donasi untuk Masjid
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:27 WIB

Jangan Coba-Coba Pakai Knalpot Brong, Polsek Karangpawitan Gencarkan Razia

Senin, 7 September 2026 - 11:01 WIB

Abu Vulkanik Turun, Polres Garut Ingatkan Warga: Lindungi Pernapasan dan Mata

Senin, 7 September 2026 - 10:53 WIB

Bupati Garut Soroti Abu Vulkanik, Karhutla, dan Prestasi ASN dalam Apel Gabungan

Minggu, 6 September 2026 - 10:20 WIB

Polisi Amankan Lokasi Penemuan Benda Diduga Hulu Ledak Mortir di Tarogong Kidul

Sabtu, 5 September 2026 - 20:14 WIB

Demi Lingkungan Sekolah Lebih Aman, SDN 1 Maroko Bangun TPT dari Hasil Penjualan Genteng Bekas

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!