Bupati Garut Pimpin Apel Harganas, Ingatkan Bahaya Gawai dan Pentingnya Kehangatan Keluarga - Kilas Garut News

Bupati Garut Pimpin Apel Harganas, Ingatkan Bahaya Gawai dan Pentingnya Kehangatan Keluarga

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin pelaksanaan Apel Gabungan dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang dilaksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (29/6/2026).

Apel gabungan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis Keputusan Bupati Garut tentang pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mencapai Batas Usia Pensiun (BUP), sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian aparatur sipil negara kepada Pemerintah Kabupaten Garut.

Dalam amanatnya, Bupati Garut membacakan arahan tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. Ia menegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga.

“Hari ini adalah momentum refleksi nasional, sebuah jeda kultural untuk kita semua menengok kembali ke dalam rumah kita masing-masing. Memeriksa kembali pilar-pilar penyangga domestik kita dan bertanya pada diri kita sendiri, sudahkah keluarga kita menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan siap melahirkan generasi pemenang,” ujar Abdusy Syakur Amin saat membacakan amanat Menteri Kependudukan.

Baca Juga :  Hari Kesaktian Pancasila Diperingati di Garut, Kapolres Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila

Peringatan Harganas tahun ini juga mengingatkan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak. Kehadiran fisik, keterlibatan aktif, dan kedekatan emosional seorang ayah dinilai memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter serta kesehatan mental anak.

Pemerintah turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai fenomena Fatherless Country, yakni kondisi ketika sosok ayah hadir secara fisik, tetapi tidak hadir secara psikologis maupun emosional dalam kehidupan anak. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan kerentanan emosional, menurunkan rasa percaya diri, serta membuat anak lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak membiarkan penggunaan gawai mendominasi kehidupan keluarga karena dapat mengurangi interaksi sosial, empati, dan kualitas komunikasi antaranggota keluarga.

“Jangan biarkan meja makan kita sunyi tidak ada obrolan karena semua anggota keluarga sibuk menatap layar HP masing-masing. Wahai para ayah, letakkan gawai Anda saat berada di rumah. Peluk anak-anakmu, ajak mereka berdialog, dengarkan keluh kesah mereka, dan jadilah sahabat terbaik bagi mereka,” tegasnya.

Menteri Kependudukan melalui amanat yang dibacakan Bupati Garut juga mengajak seluruh masyarakat untuk membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi terwujudnya sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Secara Simbolis Bupati Garut Serahkan Seribu Pasang Sepatu Untuk Siswa-Siswi Yatim Piatu

Rangkaian apel ditutup dengan penyerahan secara simbolis Keputusan Bupati Garut tentang Pemberhentian PNS yang mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) periode Juni. Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang para aparatur negara, acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis.

Adapun para pensiunan PNS yang menerima keputusan tersebut diantaranya;

1. Hj. Nonoh Kusniati, S.Kep., Ners (Perawat Ahli Madya – UOBK RSUD dr. Slamet Garut, Dinas Kesehatan)
2. Arif Rahman Hidayat, S.Si., Apt. (Apoteker Ahli Madya – UPT Puskesmas Sukamerang, Kec. Kersamanah)
3. Ami Sukarsah, S.Pd. (Guru Ahli Madya – SDN 3 Langensari, Kec. Tarogong Kaler)
4. Sopian, S.E. (Analis Angkutan Darat – Dinas Perhubungan)
5. Amin Hendrayana (Pengadministrasi Perkantoran – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi)

Pemerintah Kabupaten Garut mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala jasa, tenaga, dan pikiran yang telah dicurahkan oleh para purnabakti demi kemajuan Kabupaten Garut.

(wan)

Berita Terkait

Dandim 0611/Garut Kawal Aksi Spektakuler, 1.000 Meter Merah Putih Membentang di Kawah Papandayan
Falah Ramdani Resmi Dilantik Jadi Kades Cimanganten, Bupati Garut Tekankan Amanah dan Pelayanan Publik
Stand UMKM Kodim 0611/Garut Jadi Sorotan di Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026
Dandim 0611/Garut Didampingi Ibu Ketua Persit Hadiri Gelar Senja dan Penurunan Duplikat Bendera Pusaka Peringatan HUT RI ke-81
Dandim 0611/Garut Hadiri Pemberian Remisi, 503 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Pengurangan Masa Tahanan
Bupati Syakur Serahkan Remisi HUT RI, 503 Napi Lapas Garut Dapat Pengurangan Masa Pidana
Peduli Pengemudi Ojol, Kapolres Garut Turun Langsung Bagikan Oli Gratis
Bupati Garut Kukuhkan 35 Paskibraka 2026, Pesan Tegas: Jadikan Kehormatan sebagai Tanggung Jawab
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Dandim 0611/Garut Kawal Aksi Spektakuler, 1.000 Meter Merah Putih Membentang di Kawah Papandayan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Falah Ramdani Resmi Dilantik Jadi Kades Cimanganten, Bupati Garut Tekankan Amanah dan Pelayanan Publik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Stand UMKM Kodim 0611/Garut Jadi Sorotan di Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Dandim 0611/Garut Hadiri Pemberian Remisi, 503 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Pengurangan Masa Tahanan

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Bupati Syakur Serahkan Remisi HUT RI, 503 Napi Lapas Garut Dapat Pengurangan Masa Pidana

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!