KILASGARUTNEWS.id|Komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus ditunjukkan. Polsek Sukawening Polres Garut turun langsung ke lapangan mengawal dan memonitor kegiatan serapan hasil panen jagung oleh Perum Bulog Kabupaten Garut di wilayah Kecamatan Sukawening, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan pengawalan dipimpin langsung Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, S.H., bersama anggota, saat proses pengambilan hasil panen jagung milik Gapoktan Mekarjaya yang berlokasi di Kampung Cikendal, Desa Sudalarang, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Hasil panen tersebut selanjutnya didistribusikan ke Gudang Bulog Kabupaten Garut.
Serapan panen jagung dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, sebanyak 5 ton jagung berhasil dikirim ke Gudang Bulog. Sementara tahap lanjutan menyusul dengan serapan 7 ton jagung, yang seluruhnya telah melalui proses pemeriksaan dan dinyatakan memenuhi standar kualitas Bulog (lolos uji mutu).
Dengan demikian, total serapan panen jagung yang berhasil diamankan dan dikawal dalam kegiatan ini mencapai 12 ton jagung, menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian, Bulog, dan petani dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Proses pengangkutan hasil panen turut melibatkan kendaraan patroli Polsek Sukawening dan kendaraan operasional Bulog Kabupaten Garut, sebagai bentuk sinergitas lintas instansi guna memastikan distribusi hasil pertanian masyarakat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu.
Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, S.H. menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini bertujuan untuk menjamin proses serapan berjalan aman, tertib, dan transparan, sekaligus memberikan rasa aman kepada para petani.
“Ini adalah bentuk dukungan Polri terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Sukawening. Dengan total serapan mencapai 12 ton jagung, kami berharap stok pangan tetap stabil dan kepercayaan petani terhadap program pemerintah melalui Bulog semakin meningkat,” tegasnya.
Polsek Sukawening memastikan akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya petani, sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.
(dk)











