KILASGARUTNEWS.id|Warga masyarakat Kampung Panyeredan RT 03 RW 06, Desa Sukaratu, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, berharap Pemerintah Kabupaten Garut segera membangunkan Tempat Pemakaman Umum (TPT) untuk Makam Keramat Eyang Uyut. Kondisi makam saat ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah kabupaten Garut. Sabtu (12/7/2025).
Makam Keramat “Eyang Uyut” merupakan situs bersejarah dan memiliki nilai spiritual yang tinggi bagi masyarakat setempat. Namun, kondisi makam yang tidak terawat dan tidak memiliki fasilitas yang memadai membuat warga khawatir akan keberlangsungan makam tersebut.
Warga berharap Pemkab Garut dapat segera mengambil tindakan untuk membangunkan TPT untuk Makam Keramat Eyang Uyut, sehingga makam tersebut dapat terjaga dengan baik dan masyarakat dapat melakukan ziarah dengan nyaman.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Sukaratu Ade Ridwan saat sejumlah awak media menemui di ruangan kerjanya menuturkan, pihaknya akan selalu mendorong dan mendukung keinginan warga masyarakatnya, apalagi ini makam keramat warga setempat.
“saya selaku kepala desa Sukaratu akan selalu mendukung dan mendorong kepada pemkab garut supaya makam keramat “Eyang Uyut” agar segera dibangunkan TPT nya biar warga setempat merasa aman saat akan melaksanakan ziarah, bahkan sampai saat ini kondisi makam sebagian sudah tergerus sehingga beberapa makam sudah tidak terlihat di posisi asalnya,”pungkas Ade Ridwan.
Tokoh Agama sekaligus Tokoh Masyarakat Desa Sukaratu sebut saja H. Tatang Kurnia dirinya sudah menyampaikan perlu ada pembenahan untuk makam keramat “Eyang Uyut” yang sudah tidak terurus ke pihak berwenang dalam hal ini Desa Sukaratu dan Kecamatan Sucinaraja namun sampai saat ini tidak ada realisasinya.
“kepada pemangku kebijakan dalam hal ini Desa Sukaratu dan Kecamatan Sucinaraja harus lebih peka terhadap kondisi makam keramat “Eyang Uyut” saat ini sudah sangat memprihatinkan, tolong segera dibangunkan TPT biar warga merasa nyaman saat lakukan ziarah, jangan sampai saat akan melakukan ziarah makam nya sudah tidak ada karena sudah tergerus” ungkap H. Tatang.
(dk)











