Pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut Gelar Silaturahmi Budaya, Sembari Bahas Sejarah Garut Dari Masa Ke Masa - Kilas Garut News

Pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut Gelar Silaturahmi Budaya, Sembari Bahas Sejarah Garut Dari Masa Ke Masa

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 16 Februari 2025 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG) mengadakan acara silaturahmi budaya dengan tema

i

Pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG) mengadakan acara silaturahmi budaya dengan tema "Mapag Garut Balik Ka Jati Diri na". Acara tersebut dilaksanakan di area wisata Kampung Bareto kecamatan Cisurupan Garut,pada Kamis malam (13/2/2025) .

KILASGARUTNEWS.id|Pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG) mengadakan acara silaturahmi budaya dengan tema “Mapag Garut Balik Ka Jati Diri na”. Acara tersebut dilaksanakan di area wisata Kampung Bareto kecamatan Cisurupan Garut, pada Kamis malam (13/2/2025).

Demi meriahnya acara tersebut pengurus DAKG juga melangsungkan acara potong tumpeng yang diawali dengan sajian beberapa tampilan menarik berupa, tari – tarian yang diiringi alat musik tradisional, berbudaya masyarakat adat kabupaten Garut.

Demikian hal itu diungkapkan Ketua Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG), Cepi Kusuma, S.Pd (Abah Cepi) kepada awak media pada Sabtu 15 Februari 2025.

“Alhamdulillah rangkaian demi rangkaian acara saat itu berlangsung lancar dan sukses”ucapnya.

Tentu Kami atas nama pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut sangat apresiasi, dan mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir pada kesempatan acara silaturahmi budaya yang digelar pada, Kamis malam (13/02).”tambahnya.

Dalam kegiatan ini kami berdiskusi bersama masyarakat adat serta membahas dan memaparkan terkait sejarah kigarut (kakarut). Awal sejarah Garut dari masa ke masa diantaranya, ada ngawiwitan atau pangistrenan. Pangistrenan adalah tangkal kayu wangi yang merupakan sebagai identitas kabupaten Garut pada sebelumnya.

Baca Juga :  Seni Bela Diri Prestasi dan Budaya, Buchori: Pencak Silat Alat Pemersatu Masyarakat

“Masyarakat Adat adalah Kelompok sosial yang memiliki asal usul leluhur diantaranya, adat istiadat,hukum,dan wilayah adat yang diwariskan secara turun temurun, hingga sampai sekarang masih dipertahankan di kehidupan sebagaimana yang tercantum dalam UUD 1945 Pasal 18 B ayat (2”katanya.

Artinya, negara mengakui dan menghormati kesatuan masyarakat hukum adat berikut hak – haknya.

Lebih lanjut Abah Cepi menjelaskan, Dewan Adat Kabupaten Garut adalah  sebagai lembaga yang berperan diantaranya, menjaga,mengembangkan dan, menegakan adat istiadat pada komunitas atau daerah.

Menurut Abah Cepi maka,perlu membuat sebuah diskusi budaya untuk penguatan terhadap sebuah sistem adat yang sudah berkembang. 

Oleh karena itu maka, kami pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut senantiasa saat itu mengundang para ibu dan bapak, saudara,budayawan,dan para tokoh untuk hadir dalam acara silaturahmi budaya tersebut.”tuturnya.

Baca Juga :  Masyarakat Sangat Antusias Akses Layanan Publik dan Saksikan Wayang Golek di Bale Pakuan

Didalam kegiatan atau acara silaturahmi budaya saat itu,sambung Abah Cepi memaparkan,DAKG juga mengadakan acara pengukuhan yaitu,ada sebanyak 23 lembaga dari lembaga adat desa.

Lembaga adat desa itu merupakan sebagai motor diantaranya, untuk pemahaman kebudayaan, memelihara situs cagar budaya,dan untuk meningkatkan nilai – nilai dari tradisi yang salah satunya, kesenian, dan kebudayaan di setiap desa.Maka dengan hal itu akan tercipta ekonomi kreatif.

Adapun hal terpenting dalam pembentukan identitas Garut secara keseluruhan akan tercapai dalam waktu yang tidak lama.

“Kami selaku pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut tentu kami memiliki target bahwa, di setiap desa masing – masing ada lembaga adat desa, insyaallah dalam waktu dekat ini kami juga akan mengukuhkan kembali yaitu sebanyak 67 lembaga adat desa yang ada di kabupaten Garut”‘pungkasnya.

(Agus)

Berita Terkait

Pesan Damai dari Bupati Garut Syakur Amin Ajak Warga Rawat Persatuan Saat Cap Go Meh 2577/2026
Festival Nabeuh Bedug 2026 Resmi Digelar, Gratis dan Berhadiah dalam Rangka Hari Jadi Garut ke-213 
Bupati Garut Pimpin Prosesi Sakral HJG ke-213, dari Mapag Hurip hingga Ziarah Para Leluhur
Kapolres Garut Cup Lestarikan Budaya, Pererat Silaturahmi Lewat Seni Ketangkasan Domba
Peringati 77 Tahun Wafat R.A. Lasminingrat, Sahabat Museum R.A.A Adiwijaya Gelar Pasanggiri Nga-Dongeng
Staf Ahli Dedy Sebut Anugerah Budaya Tahun 2025 Sejalan dengan Visi Garut Hebat
Masyarakat Sangat Antusias Akses Layanan Publik dan Saksikan Wayang Golek di Bale Pakuan
Dukung Kreativitas Anak Muda, Wabup Garut Hadiri Pentas Seni Ngabuburit Sa’alam Ramadhan XXIV
Berita ini 221 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:07 WIB

Pesan Damai dari Bupati Garut Syakur Amin Ajak Warga Rawat Persatuan Saat Cap Go Meh 2577/2026

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:44 WIB

Festival Nabeuh Bedug 2026 Resmi Digelar, Gratis dan Berhadiah dalam Rangka Hari Jadi Garut ke-213 

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:57 WIB

Bupati Garut Pimpin Prosesi Sakral HJG ke-213, dari Mapag Hurip hingga Ziarah Para Leluhur

Senin, 1 September 2025 - 09:49 WIB

Kapolres Garut Cup Lestarikan Budaya, Pererat Silaturahmi Lewat Seni Ketangkasan Domba

Sabtu, 26 April 2025 - 11:12 WIB

Peringati 77 Tahun Wafat R.A. Lasminingrat, Sahabat Museum R.A.A Adiwijaya Gelar Pasanggiri Nga-Dongeng

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

TMMD 128 di Cidahu, TNI dan Warga Sulap Jalan Rusak Jadi Layak

Sabtu, 25 Apr 2026 - 13:31 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!