Kabupaten Garut Raih Peringkat Madya Pada Kabupaten Layak Anak Tahun 2021 - Kilas Garut News

Kabupaten Garut Raih Peringkat Madya Pada Kabupaten Layak Anak Tahun 2021

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 29 Juli 2021 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memberikan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021 kepada 275 Kabupaten/Kota. Penghargaan KLA diberikan kepada daerah yang mempunyai komitmen tinggi untuk mendukung pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, melalui proses evaluasi yang dilakukan oleh tim dari Kemen PPPA, tim dari Kementerian/Lembaga dan tim independen.

Evaluasi dilakukan untuk mengukur capaian kinerja pelaksanaan 24 indikator yang telah ditetapkan yang pada akhirnya bermuara kepada Penghargaan KLA yang terdiri dari 5 peringkat, yaitu: Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA

Dalam penghargaan ini sendiri, Kabupaten Garut mendapatkan Peringkat Madya bersama 7 kabupaten kota lainnya di Jawa Barat. Prestasi ini tidak lepas dari kemajuan yang dicapai Kabupaten Garut, di mana pada tahun 2019 lalu Kabupaten Garut berada di peringkat pratama, yang artinya pada tahun sekarang mengalami peningkatan peringkat dari Pratama ke Madya.

Dalam kesempatan ini, Menteri PPPA Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, menguraikan, dalam KLA tahun ini perolehan total penghargaan   KLA mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Kadisdik Garut : Selamat Hardiknas Tahun 2021, Serentak, Bergerak, Wujudkan Merdeka

“Tahun 2021 ini, perolehan total penghargaan KLA mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2019, dari 249 menjadi 275 Kabupaten/Kota. Tentunya, perolehan ini merupakan hasil dari menguatnya peran seluruh pihak dalam memenuhi hak dan melindungi anak-anak di Kabupaten/Kota masing-masing,” ujar Menteri Bintang dikutip dari Siaran Pers Kemen PPPA RI terkait Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2021.

Ia berharap penghargaan yang didapatkan oleh daerah ini tidak menjadi tujuan akhir, melainkan menjadi penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak di daerah masing-masing.

“Semoga penghargaan ini tidak hanya dilihat sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak di daerah masing-masing,” ucapnya.

Ia juga berharap setiap daerah yang mendapatkan prestasi baik dalam KLA ini mampu menjadi inspirasi dan membagikan praktik-praktik baiknya kepada daerah lain.

“Besar harapan saya bahwa daerah yang telah mendapatkan prestasi baik dapat menjadi inspirasi dan dapat membagikan praktik-praktik baiknya bagi daerah lain, sehingga kita dapat maju bersama sebagai satu Indonesia,” harap Bintang.

Baca Juga :  Bangunan dan Perahu Nelayan Hancur Akibat Gelombang Tinggi Air Laut, Kasat Polairud Polres Garut : Wisatawan dan Nelayan Selalu Waspada dan Berhati-hati 

Bintang menuturkan dengan dengan kerja sama antar pemangku kepentingan, bukan tidak mungkin Indonesia mampu menuju Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045.

“Dengan bergandeng tangan, di mana seluruh pemangku kepentingan menciptakan lingkungan yang positif, suportif dan ramah anak; yakinlah Indonesia akan bangkit menjadi negara yang maju dan hebat, menuju Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045.  Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Indonesia Maju.” tandasnya

Berikut beberapa daerah di Jawa Barat yang mendapatkan penghargaan dalam Penghargaan KLA Tahun 2021 :

Peringkat Pratama :
1. Kab. Majalengka
2. Kab. Cianjur
3. Kab. Sukabumi
4. Kab. Purwakarta
5. Kab. Bekasi
6. Kab. Tasikmalaya
7. Kab. Kuningan
8. Kota Tasikmalaya
9. Kab. Ciamis
10. Kab. Cirebon

Peringkat Madya :
1. Kab. Karawang
2. Kota Bogor
3. Kab. Sumedang
4. Kota Bandung
5. Kab. Garut
6. Kota Cirebon
7. Kab. Bogor
8. Kota Banjar

Peringkat Nindya :
1. Kota Bekasi
2. Kota Depok
3. Kota Sukabumi

Berita Terkait

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Polres Garut dan Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Jembatan Putus di Pakenjeng
KKL Pasis Seskoad di Garut, Perkuat Ketahanan Nasional Hadapi Bencana
Bupati Garut Resmikan Aula LPTQ, Cetak Generasi Qurani Berprestasi
Tanah Longsor di Cihurip, Jalur Garut–Pameungpeuk Sempat Tak Bisa Dilalui
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Kamis, 23 April 2026 - 20:38 WIB

Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai

Minggu, 12 April 2026 - 08:07 WIB

Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar

Sabtu, 11 April 2026 - 09:29 WIB

Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut

Kamis, 9 April 2026 - 20:25 WIB

Polres Garut dan Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Jembatan Putus di Pakenjeng

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!