G-Fest Akan Dimeriahkan Fashion Show Busana Batik Garutan Dan Kabaya Sunda - Kilas Garut News

G-Fest Akan Dimeriahkan Fashion Show Busana Batik Garutan Dan Kabaya Sunda

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 3 Desember 2022 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Rangkaian kegiatan Garut Festival (G-Fest) yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Desember hingga 10 Desember 2022 mendatang akan dimeriahkan dengan fashion show Peragaan Busana Batik Garutan dan Kabaya Sunda dengan melibatkan seluruh Dinas, Badan dan Kecamatan.

Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum, Budi Gan Gan Gumilar mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan gagasan Bupati Garut, Rudy Gunawan yang menginginkan pelaksanaan Garut Festival dapat membangkitkan ekonomi di Kabupaten Garut, di mana peningkatan laju pertumbuhan ekonomi ini menjadi salah satu indikator keberhasilan dari Garut Festival.

“Maka pada saat festival ini dilakukan spending yang harus spending ekonomi yang ada di kabupaten Garut itu sangat meningkat tinggi, itu yang menjadi indikator di dalam keberhasilan festival ini,” ucapnya usai menghadiri Techincal Meeting Lomba Peragaan Busana Batik Garutan dan Kabaya Sunda yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (2/12/2022).

Budi Gan Gan  memaparkan, peningkatan laju pertumbuhan ekonomi tersebut dapat dilakukan melalui festival budaya yaitu lomba Batik Garutan yang menjadi salah satu subsektor dari ekonomi kreatif di Kabupaten Garut.

“Garut itu ada 5 yang menjadi fokus kedalam subsektor ekonomi kreatif, salah satunya itu adalah fashion, fashion ini kita genjot bagaimana untuk meningkatkan kreatifitas para pelaku usaha ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Garut untuk meningkatkan mutu nya, untuk meningkatkan penjualannya, dan untuk meningkatkan bagaimana kualitas batik garutan ini bisa diterima tidak hanya oleh orang Garut saja, tapi juga untuk tingkat dunia,” ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Ciampel Polres Karawang Rangkul Pekerja Proyek KCJB Jaga Harkamtibmas

Ia berharap, melalui festival ini Batik Garutan bisa semakin dikenal dan diterima oleh masyarakat, tidak hanya oleh masyarakat Garut tetapi juga dapat semakin mendunia. Selain itu, ia juga berharap, pelaksanaan kegiatan fashion show peragaan busana kebaya dan batik ini dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Disperindag ESDM Garut, Nia Gania Karyana menambahkan, kegiatan lomba peragaan busana atau fashion show ini merupakan rangkaian kegiatan dari Garut Festival (G-Fest) yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Desember hingga  10 Desember 2022 mendatang.

“Nah, kenapa fashion show, tujuannya tidak hanya mempertunjukkan khas Garut misalnya tenun atau batik tetapi lebih ke arah meningkatkan program peningkatan produk dalam negeri,” ucap Nia Gania.

Pada pelaksanaan nanti, imbuhnya, para kepala dinas dan camat memakai batik baru yang merupakan produk lokal Garut, maka itu akan menjadi nilai dukungan terhadap Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Baca Juga :  “Tebar Cahaya Ilahi” YPI Al'Usman dan LAZ Yuk Peduli Salurkan Al-Qur’an untuk Rumah Tahfidz Fadilah Fasya

“Yang kedua, lebih menunjukkan bukan lenggak-lenggoknya yang paling pokok, tetapi beberapa aksesoris yang mungkin akan dibawa dari kecamatan atau SKPD. Nah, sehingga pernak pernik ini menjadi bagian penting, menjadi ciri khas untuk dipromosikan di saat fashion show itu,” tuturnya.

Kadisperindag Garut menambahkan, peragaan busana kebaya nanti akan diperagakan oleh setiap kecamatan di Kabupaten Garut, sementara untuk batik sendiri akan diperagakan oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut.

“Makanya berbeda antara dinas dengan kecamatan, kecamatan lebih diwajibkan berkebaya, sementara para kepala SKPD adalah batik, yang penting batik garutan, batik tulis atau batik yang sejenis batik tulis,” tuturnya.

Terakhir ia menyampaikan, output yang ingin dihasilkan dalam peragaan busana kebaya dan batik ini adalah menciptakan kecintaan kepada produk Garut serta meningkatkan nilai jual dan promosi produk Garut yang bisa ditampilkan melalui fashion show.

“Harapannya semua SKPD, kecamatan bisa mendukung secara penuh kegiatan ini. Dengan demikian kalau kita mendukung berarti kita ikut meningkatkan peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Berita Terkait

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan
Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan
Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah
Dibina, Bukan Dipenjara: Cara Humanis Polsek Cibatu Tangani Pelajar Penjual Miras
Antara Data dan Realita, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) AL Usman Kembali Salurkan Kursi Roda 3 in 1 Bagi Penyandang Disabilitas di Karangpawitan
Dari Polisi untuk Kemanusiaan, Donor Darah di Garut Disambut Antusias
Program MBG di Garut Terus Dievaluasi untuk Pelayanan Maksimal
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:02 WIB

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA

Sabtu, 18 April 2026 - 11:58 WIB

Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 18 April 2026 - 11:14 WIB

Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan

Sabtu, 18 April 2026 - 11:11 WIB

Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah

Sabtu, 18 April 2026 - 08:41 WIB

Antara Data dan Realita, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) AL Usman Kembali Salurkan Kursi Roda 3 in 1 Bagi Penyandang Disabilitas di Karangpawitan

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:11 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!