Satgas TMMD Kodim 0611/Garut Giat Penyuluhan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme - Kilas Garut News

Satgas TMMD Kodim 0611/Garut Giat Penyuluhan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 16 Agustus 2022 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-114 Tahun 2022 Kodim 0611/Garut melaksanakan kegiatan non fisik yang kesekian kalinya, dengan menggelar penyuluhan bahaya terorisme dan paham radikalisme kepada masyarakat, bertempat di Aula Desa Ciwangi, Kecamatan Blubur Limbangan, Kabupaten Garut. Selasa (16/08/2022).

Materi disampaikan Kapten Inf Encep Dedi Iskandar yang diwakili Peltu Deden selaku Babinsa Koramil 1108/ Kadungora terkait dengan ideologi dan pemetaan kelompok radikal, indonesia di tengah tantangan global, mengenal ideologi gerakan ke agamaan trans nasional, tipologi kelompok radikal, akar permasalahanan terorisme, potensi dan radikalisme di indonesia, pencegahan terorisme, sejarah dan terosrisme dan penanggulangannya, strategi dan pencegahan terorisme.

Peltu Deden selaku pemateri dalam kegiatan penyuluhan tersebut menyampaikan, bahwa selama kegiatan TMMD selain mengerjakan kegiatan Fisik Pembangunan Jembatan juga dilaksanakan kegiatan Non Fisik salah satunya penyuluhan/Sosialisasi tentang paham Radikalisme dan Teroris.

Baca Juga :  Kapolres Garut Tinjau Bahan Pokok Penting di Pasar Malangbong

“Ini merupakan wujud sinergitas TNI dan Kepolisian dalam memberikan pengetahuan dan upaya pencegahan Paham Radikalisme kepada masyarakat diwilayah Desa Ciwangi.”jelasnya.

Lebih lanjut, Deden menerangkan, Pengertian Radikalisme yaitu merupakan suatu paham yang bisa memengaruhi kondisi sosial politik suatu negara. Radikalisme kini sangat erat kaitannya dengan konsep ekstremisme dan terorisme. Radikalisme adalah paham atau aliran yang terkait dengan perubahan besar dan ekstrem. Radikalisme adalah gerakan yang sudah ada sejak abad ke-18 di Eropa. Kini radikalisme adalah konsep yang banyak ditentang dan diperangi karena banyak terkait dengan kekerasan

“Faktor penyebab Radikalisme diantaranya sikap tidak toleran dan tidak mau menghargai pendapat orang lain, Fanatik dan tidak menghargai keyakinan Agama orang lain.”, terangnya.

Selain itu Kata Deden, ada faktor politik dan faktor sosial yang menyebabkan timbulnya paham radikal. Selain itu faktor psikologis dan pendidikan sangat mempengaruhi seseorang memiliki paham radikal contohnya kegagalan seseorang dalam meraih cita citanya menyebabkan mereka frustasi sehingga timbul sifat Radikal dengan menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan kelompok mereka,”katanya.

Baca Juga :  Adanya Isu Balapan Liar dan Geng Motor, Polsek Tarogong Kaler Polres Garut Lakukan Penutupan Sementara Akses Jalan

Sementara itu Kepala Desa Ciwangi Marpu Nandar menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kodim 0611/ Garut yang telah memberikan penyuluhan pada kegiatan Non Fisik TMMD ke 114 ini.

“Mudah-mudahan apa yang sudah disampaikan menjadi bahan atau ilmu bagi masyarakat, sehingga mereka tau tentang bahaya terorisme dan paham radikalisme, sekali lagi terima kasih Kodim 0611/Garut.”, pungkasnya.

TMMD ke 114 Kodim 0611/Garut merupakan Wujud Kepedulian TNI dalam membangun Desa ke arah yang lebih baik lagi serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa tersebut sehingga terwujudnya Desa yang bermartabat dan sejahtera.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Kami Butuh Kepastian, 30 Hari Tragedi Virgo Transport 8 Keluarga 9 Korban masih Menanti Jawaban
Polres Garut Bongkar Produksi Teh Herbal Diduga Tirukan Merek Sehatku Herbal, Empat Tersangka Diciduk
BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD
Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan
Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan
Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas
Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz
Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kami Butuh Kepastian, 30 Hari Tragedi Virgo Transport 8 Keluarga 9 Korban masih Menanti Jawaban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Polres Garut Bongkar Produksi Teh Herbal Diduga Tirukan Merek Sehatku Herbal, Empat Tersangka Diciduk

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:17 WIB

BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!