Kilas Garut News-Polsek Cilawu Polres Garut Cek TKP musibah longsor di Kampung Cigandok RT/RW 03/10, Desa Karyamekar Cilawu.Minggu (11/9/2022).
Musibah tanah longsor tersebut diakibatkan curah hujan tinggi yang mengguyur Sejumlah Wilayah di Kabupaten Garut sejak Minggu Sore.
Kapolsek Cilawu AKP Duhri Menjelaskan, Diketahui Bencana tanah longsor di area pemukiman warga terjadi pada hari Minggu tanggal 11 September 2022 sekitar Pkl 22.00 WIB, akibat curah air hujan tinggi menyebabkan pondasi samping kanan rumah longsor dan bangunan rumah sebelah kanan menjadi roboh.
“panjang longsor sekira 8 meter lebar 2 meter dengan ukuran rumah 58 Meter persegi.”, ungkapnya.
Dikatakan Kapolsek, Satu Rumah milik Cungko (43) terdampak longsor, “tidak ada korban jiwa, hanya saja Kerugian materi diperkirakan Rp. 30 juta rupiah, untuk keluarga korban di ungsikan kerumah kerabatnya.”, pungkasnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











