KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka memperingati Harlah satu Abad PCNU mengadakan “Batsul Mazdil Diniyah” yang diikuti para tokoh ulama, dan internal unsur pimpinan Cabang. Mendigdayakan mahdiatul Ulama menjemput abad kedua untuk kebangkitan bangsa yang bertempat di Jalan Suherman, Kabupaten Garut,Jawa Barat.Kamis (9/3/2023).
Menurut Ketua LBM PCNU Kabupaten Garut,KH.Abdullah Syafi menyampaikan, Alhamdulillah pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut, barusan sudah melaksanakan Bathsul Masail Diniyah.” Tutur Abdulah Safei kepada awak media usai melaksanakan kegiatan tersebut.
Lanjut dikatakannya, intinya, satu membahas tentang pengertian khalifah dari kitab-kitab rumusan-rumusan dan sumber-sumber rujukan kitab yang muakkabaroh. Istilah Khilafah Imamah atau imaratul mukminin adalah kalimat-kalimat yang sama tujuannya, yaitu seorang pemimpin yang mengurus rakyatnya demi kemaslahatan dunia dan akhirat.
“Karena kita tinggal di Indonesia, kita tidak menggunakan kalimat Khilafah, tetapi kita menggunakan istilah presiden, atau gubernur, Camat, atau kepala desa” Kata KH. Abdullah.
Kedua,lanjutnya menjelaskan, masalah khilafah itu dari cara dari sumber-sumber kitab yang sistem pemerintahan, apa saja pemerintahan yaitu baik, kerajaan atau presiden yang yang mengikuti anjuran tuntunan Alquran, tuntunan sunnah, tuntunan ulama-ulama sistem yang mau apa saja itu dapat diterima dan yang namanya Khilafah.
Kalau kita memakai istilah Khilafah, kita Khilafah yang mana yang akan digunakan. Apakah Umar, Utsman Ali sebab, penegasan hasil Bathsul Masail Diniyah yang barusan adalah sistem apa saja atau pemimpin yang namanya apa saja, baik Khilafah presiden ataupun kerajaan”. Jelasnya.
Selama masih mengikuti Alquran, selama masih mengikuti sunnah itu bisa diterapkan di suatu negara, termasuk di negara Indonesia. Alhamdulillah kita sudah mengikuti anjuran Al Quran, kita sudah mengikuti anjuran sunnah yang mengangkat satu pemimpin baik, suatu negara atau satu wilayah provinsi atau kabupaten.
Adapun, menurut Abdullah, sistemnya kita Alhamdulillah di Indonesia aman-aman saja serta memakai sistem demokrasi yang yang hasil kajian para ulama yang mana semuanya kepada Alquran dan Allah.
Nanti akan dituangkan dalam, Apakah itu buku atau fatwa. Bukan tidak menghormati rekan memperjuangkan Khilafah, tetapi apabila di Indonesia kepresidenan, sebab di Indonesia kalau bicara masalah, tidak dilarang zakat, haji Alhamdulillah sudah di Indonesia.
“Adapun ada, jangankan sekarang, Abu Bakar tidak semua muslim semuanya orang turut, tapi ada tidak turut, termasuk pada kesempatan”. Katanya.
Mengenai jelang tahun politik,lebih lanjut KH Abdulla Safei mengatakan, Alhamdulillah sekarang kita akan masuk tahun politik. Alhamdulillah sekarang permintaan atau saran dari kami pengurus cabang khususnya lembaga Bathsul Masail Diniyah.
Politik kita boleh, bahkan kita harus berpolitik, tetapi dalam bidangnya masing-masing. Kita para ulama mengajak menganjurkan supaya kita terjun, supaya kita memilih, baik itu dewan atau pimpinan.
“Tetapi walaupun kita beda payung beda rumah, sebab kalau kita beres berpolitik itu kita kembali ke rumah masing-masing. Jangan kita (umat Islam) bisa diadu domba kan ! Karena beda pemilihan atau beda partai yang kita tahu itu sistem negara apapun selama masih mengikuti anjuran Alquran,selama masih Sunnah itu baik untuk di laksanakan.”Tegasnya.
KILASGARUTNEWS.id|Satuan Samapta Polres Garut bergerak cepat dalam merespons bencana alam banjir yang melanda wilayah Perumahan…
KILASGARUTNEWS.id|Satreskrim Polres Garut melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melakukan penahanan terhadap seorang tersangka…
KILASGARUTNEWS.id|Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 telah resmi ditutup…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tingkat Kabupaten…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi pembangunan di Kabupaten Garut tidak hanya berfokus…
KILASGARUTNEWS.id|Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut mengakibatkan luapan saluran irigasi hingga menyebabkan banjir di Kampung…