Kilas Sosial

LKS Al Usman Jadi Jembatan Kemanusiaan, Rifa Nurazizah Putri Warga Desa Cinunuk Wanaraja Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Garut

KILASGARUTNEWS.id|Tidak semua warga penyandang disabilitas memiliki kemampuan untuk menyuarakan kebutuhan hidupnya. Sebagian dari mereka bahkan harus bertahun-tahun bertahan dalam keterbatasan, hidup dalam kondisi ekonomi memprihatinkan, dan nyaris luput dari perhatian. Selasa (15/9/2026).

Kehadiran LKS Al Usman Sucinaraja Kabupaten Garut menjadi salah satu jembatan kemanusiaan yang terus bergerak mencari, mendatangi, mengasesmen, sekaligus memperjuangkan hak-hak masyarakat penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian dan perlindungan sosial.

Kali ini, perhatian tersebut tertuju kepada Rifa Nurazizah Putri (8), warga Kp. Muara Hilir RT 01 RW 01, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Rifa bukan sekadar hidup dalam keterbatasan. Sejak lahir, Rifa diketahui mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya. Ia juga memiliki gangguan pendengaran sehingga tidak dapat mendengar dengan jelas sebagaimana orang pada umumnya.

Yang membuat kisah Rifa semakin mengiris hati, ia merupakan seorang anak yatim.

Kini Rifa tinggal bersama kakaknya yang paling besar. Dalam kondisi keterbatasan fisik dan pendengaran, Rifa harus menjalani kehidupan dengan kondisi ekonomi keluarga yang sangat memprihatinkan.

Di tengah kondisi tersebut, kepedulian menjadi sangat berarti. Laporan mengenai kondisi Rifa diterima oleh relawan LKS Al Usman Sucinaraja. Tidak ingin hanya mendengar cerita, LKS Al Usman langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi Rifa secara nyata.

Petugas LKS Al Usman mendatangi kediaman Rifa, melakukan asesmen kondisi sosial dan kebutuhan dasar, kemudian menyampaikan kondisi tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten Garut untuk mendapatkan penanganan dan dukungan lebih lanjut.

Langkah tersebut kembali menunjukkan bahwa keberadaan LKS di tengah masyarakat bukan hanya sebatas lembaga sosial, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah dalam menemukan warga yang membutuhkan pelayanan sosial, terutama mereka yang selama ini belum tersentuh program bantuan.

Komunikasi dan koordinasi pun dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Sosial Kabupaten Garut, pendamping PKH, TKSK Kecamatan Wanaraja, serta Pemerintah Desa Cinunuk.

Setelah melalui proses koordinasi dan penanganan, bantuan sembako akhirnya datang untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup Rifa dan keluarganya untuk sementara waktu.

Bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi Rifa dan keluarganya, sembako itu memiliki arti yang jauh lebih besar: ada kepedulian, ada perhatian, dan ada harapan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi kehidupan.

Ketua LKS Al Usman Sucinaraja, Deden Kurnia, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Garut yang selama ini terus memberikan respons terhadap laporan masyarakat yang disampaikan melalui LKS Al Usman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Garut yang selalu merespons cepat setiap laporan yang kami sampaikan. Kami hanya menjadi jembatan agar warga yang membutuhkan dapat ditemukan dan mendapatkan perhatian,” ujar Deden.

Menurutnya, perjuangan terhadap penyandang disabilitas tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan informasi maupun kondisi geografis.

Mereka yang tidak mampu bersuara harus dibantu untuk menyampaikan kebutuhannya. Mereka yang tidak mampu berjalan harus didatangi. Dan mereka yang selama ini luput dari perhatian harus kembali dihadirkan dalam perhatian pemerintah.

“Rifa adalah salah satu contoh. Masih banyak saudara-saudara kita penyandang disabilitas di Kabupaten Garut yang membutuhkan perhatian. Karena itu, kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan seluruh pihak agar mereka mendapatkan hak pelayanan sosial yang semestinya,” tegasnya.

LKS Al Usman Sucinaraja berharap bantuan yang telah diberikan dapat menjadi jaminan hidup sementara bagi Rifa dan keluarganya, sembari terus mengupayakan langkah lanjutan sesuai kebutuhan Rifa, termasuk dukungan pelayanan sosial dan bantuan bagi penyandang disabilitas.

Bagi LKS Al Usman, perjuangan ini bukan tentang seberapa besar bantuan yang diberikan.Tetapi tentang seberapa besar kepedulian kita kepada mereka yang membutuhkan. Sebab, di balik keterbatasan Rifa, ada seorang anak yatim yang ingin menjalani hidup dengan layak.

Dikatakan Deden Kurnia, S.Pd , di tengah kesunyian hidupnya, kini ada pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan Rifa tidak boleh berjalan sendirian.

“LKS Al Usman akan terus hadir, bersinergi bersama Dinas Sosial Kabupaten Garut dan seluruh pihak, untuk memastikan warga penyandang disabilitas yang membutuhkan tidak lagi terabaikan”pungkas Deden.

“LKS AL USMAN SUCINARAJA Ikhlas Berbagi, Istiqomah Mengabdi”

(dk)

Kilas Garut News

Recent Posts

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

KILASGARUTNEWS.id|Duka mendalam menyelimuti keluarga dan warga Kampung Panyingkiran, RT 03 RW 07, Desa Situsaeur, Kecamatan…

28 menit ago

LKS Al Usman Sucinaraja Kembali Hadirkan Harapan, Muhammad Nabil Rafif Kini Bisa Mendengar Berkat Alat Bantu dari Dinsos Garut

KILASGARUTNEWS.id|Harapan kembali hadir bagi keluarga penyandang disabilitas di Kabupaten Garut. Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Al…

2 jam ago

Polres Garut Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kapal Virgo 8, Upaya Identifikasi Terus Dilakukan

KILASGARUTNEWS.id|Upaya membantu proses identifikasi korban kecelakaan Kapal Virgo 8 rute Surabaya–Banjarmasin terus dilakukan. Sidokkes Polres…

5 jam ago

Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar

KILASGARUTNEWS.id|Tragedi tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Garut.…

11 jam ago

Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data

KILASGARUTNEWS.id|Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Garut yang pernah menjadi korban kehilangan kendaraan bermotor. Polres Garut…

1 hari ago

Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor

KILASGARUTNEWS.id|Sejumlah warga Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengaku menemukan sejumlah kejanggalan dalam…

1 hari ago