Kilas Terkini

Lapas Garut Mendunia, Industri Sabut Kelapa Jadi Unggulan

KILASGARUTNEWS.id|Produk tirai berbahan sabut kelapa hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Garut kini menembus pasar internasional.

Kalapas Garut, Rusdedy, membeberkan strategi dan perjalanan panjang di balik sukses ekspor tersebut.

Menurut Rusdedy, meski Garut bukan daerah penghasil kelapa, inovasi tetap bisa berjalan berkat jaringan yang dimilikinya.

“Awalnya bahan baku sabut kelapa kami datangkan dari Lampung. Setelah uji coba berhasil, produksi berlanjut hingga bisa ekspor satu kontainer. Dari situ, mitra kami memindahkan pabriknya ke Garut,” jelasnya saat acara silaturahmi dengan Media di Cafe Integrasi Lapas Garut, pada Sabtu, 27 September 2025.

Untuk keberlanjutan produksi, Lapas Garut menjalin kerja sama dengan UMKM di Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran.

“Transportasi bahan baku lebih efisien jika diambil dari Tasik atau Ciamis ketimbang selatan Garut. Di sana jalannya lebih lancar, jadi logistik lebih terjangkau,” tambahnya.

Ia menuturkan, salah satu alasan memilih industri berbasis sabut kelapa adalah karena tidak membutuhkan keterampilan khusus.

“WBP cukup dilatih 2-3 hari sudah bisa memproduksi. Ini cocok, karena sebagian besar WBP latar belakang pendidikannya hanya SD atau SMP. Jadi mereka bisa langsung produktif tanpa syarat keahlian tertentu,” ujarnya.

Produk coir shade yang diproduksi WBP di Garut tidak hanya untuk pasar Spanyol, tetapi juga telah menembus Prancis, Belgia, dan Amerika Serikat.

“Target kami bisa ekspor 1-2 kontainer per bulan dari Garut,” ungkap Rusdedy.

Selain memberdayakan WBP, program ini juga membuka ekosistem usaha baru dengan melibatkan UMKM lokal.

“Bahan baku dari UMKM luar, lalu di Lapas Garut dilakukan finishing, pengemasan, hingga ekspor. Jadi manfaatnya dirasakan luas, bukan hanya di dalam lapas,” tegasnya.

Meski pasar internasional terus berkembang, Rusdedy berharap produk sabut kelapa ini juga bisa diterima di dalam negeri.

“Kita terus kampanye agar masyarakat lokal juga familiar dan mulai memakai produk ini,” pungkasnya.

Kilas Garut News

Recent Posts

Demi Lingkungan Sekolah Lebih Aman, SDN 1 Maroko Bangun TPT dari Hasil Penjualan Genteng Bekas

KILASGARUTNEWS.id|Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman terus dilakukan SDN 1 Maroko, Kecamatan Cibalong,…

10 jam ago

Enam Titik Lahan Terbakar di Rancabango Garut, Blok Cilopang Jadi Prioritas karena Dekat Permukiman

KILASGARUTNEWS.id|Kebakaran lahan terjadi di wilayah Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (5/9/2026). Kobaran…

10 jam ago

Pariwisata Tumbuh 13,2 Persen, Bupati Garut Dorong Event Diperbanyak untuk Dongkrak Ekonomi dan PAD

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang…

19 jam ago

Usai Resmikan PLTMH Curug Rahong, KASAD Lanjutkan Kunjungan ke Banyuresmi dan Serahkan Donasi untuk Masjid

KILASGARUTNEWS.id|Setelah meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Curug Rahong di Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu,…

1 hari ago

KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak Resmikan PLTMH Curug Rahong, Dorong Percepatan Infrastruktur Desa di Garut

KILASGARUTNEWS.id|Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melaksanakan kunjungan kerja resmi ke…

1 hari ago

PROKES Volleyball Academy Jadi Wakil Tunggal Garut di Kejurda Jabar U-19, Siap Ukir Prestasi di Bekasi

KILASGARUTNEWS.id|PROKES Volleyball Academy SMK Bina Bhakti Karangwangi, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, mencatatkan langkah membanggakan dengan…

3 hari ago